Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

   DESSY DAN TEMBOKNYA



 
        x x ! 
  Oleh : Dr.H.K.Suheimi

 



 
        „ „   
  Demikian asyiknya dessy dengan temboknya, sehingga
dibiarkan 

dan tak diacuhkannya saya yang berdiri di dekatnya
sambil memper¬

hatikan dan mengamati kerjanya. Dia terus bekerja
seakan-akan tak 

mengiraukan  lingkungannya.  Dengan  cekatan 
tangannya  mengaruk 

tanah liat yang becampur tanah hitam bagaikan adonan
kue. Sesudah 

sebelumnya, luluk tanah liat itu di lunyahnya dengan
kaki,  kemu¬

dian  adonan  tanah liat itu di karuknya  dengan 
jari-jari  tan¬

gannya, lalu di masukkan dalam cetakkan, dan selesai
sudah sebuah 

batu  tembok di cetak. 

 
        „ „   
  Setiap   selesai  satu, lalu di kumpulkan  dan  di 
letakkan 

diatas  gerobak, dengan sigap dan cekatan dessy 
mendorong  gero¬

baknya lalu menyusun batu tembok di barak-barak per
angin-anginan 

supaya  cepat  kering.  Setelah 15 hari  tanah  liat 
yang  mulai 

kering  itu  di jemur di tempat yang agak panas selama
 15  hari, 

kemudian baru di bakar di dalam tungku pembakaran
selama 4 hari 4 

malam.  setelah  itu barulah batu tembok bisa di 
pasarkan.  Jadi 

untuk dapat menghasikan sebuah batu tembok di butuhkan
 kira-kira 

40 hari.

 
        „ „   
  "Dihari libur ini, dessy bisa mencetak sampai 900
buah  batu 

tembok". Katanya sambil menyusun batu tembok yang siap
di kering¬

kan. Sekarang memang hari libur, tapi bukankah di
sepanjang jalan 

yang saya lalui tadi anak-anak seusia Dessy memakai
selendang dan 

baju kurung untuk memperingati Maulud Nabi Muhammad
s.a.w?.  Tapi    
ð 7   3                       
   
ð 7   3                       Šbagi  Dessy 
hari-hari seperti ini lebih  berharga  karena  dapat 

mencetak  batu tembok lebih banyak. Disaat-saat
temannya  berbaju 

kurung berbaju bersih pada saat itu pula Dessy
bergelimang dengan 

baju dinasnya yang sudah lusuh dan bergelimang dengan
tanah liat. 

Usianya  baru 15 tahun, tahun ini dia sudah duduk di
bangku  SMEA 

kelas  2.  Setiap pulang sekolah dessy masih bisa 
mencetak  batu 

tembok  sebanyak  400 buah, sedang di hari libur bisa 
900  buah, 

maka di hari libur sekarang 12 Rabi'ulawal, dessy
tampak  ceriah, 

karena terbayang sesudah mencetak 900 batu tembok yang
di  kerja¬

kan  dari pagi sampai dekat senja, tentu Dessy akan 
menerima  Rp 

3600,-, karena setiap satu batu tembok di hargai Rp
4,-.  Makanya 

setiap  hari  libur merupakan hari-hari yang 
mendatangkan  rezki 

baginya.  Pipinya  nampak berwarna merah,  entah 
karena  bekerja 

dekat  tunggu, entah karena dia sangat sehat karena 
bekerja  dan 

menggerakkan  semua  otot-ototnya dari pagi sampai 
petang.  Tapi 

sewaktu  jari-jari lentik itu mengocok dan mengaduk 
tanah  liat, 

saya teringat pantun seorang teman :

 
        „ „   
   
        „    
  Tanah liek bakapiek

 
        „ „   
   
        „    
  Ditumbuak badarai-darai

 
        „ „   
   
        „    
  Alun diliek alah diliek

 
        „ „   
   
        „    
  Banyak urang nan marasai

 
        „ „   
  Sewaktu  saya perkenalkan diri saya dan saya 
katakan  bahwa 

saya  tinggal  di Gurun Panjang. Dessy bertanya;  di 
mana  Gurun 

Panjang  itu  ?.  Saya jadi terheran-heran, kok  ada 
anak  gadis 

seusia  Dessy tidak tahu Gurun Panjang?, padahal 
tempat  tinggal 

dan  tempat bekerjanya di Sarojo dekat ipuah
Mandiangin,  sebetul 

nya  tidak  seberapa jauh dari Gurun Panjang, tapi 
kenapa  Dessy 

tidak tahu?. Lalu dengan polos dia menjawab :"Dessy
belum  pernah    
ð 7   3                       
   
ð 7   3                       Špergi  kemana-mana,
hari-hari Dessy di habiskan di tungku  pemba¬

karan tembok, dia tekun dan asyik dengan kerjanya.
Penghasilan di 

tungku ini akan Desy gunakan untuk pembayar uang
sekolah, katanya 

lirih, dan akan di tabungkan sedikit untuk nanti
digunakan  kalau 

Dessy  tammat  akan mengambil kursus komputer.  Dia 
bercita-cita 

ingin merubah nasibnya sedikit. Cita-citanya tidak
tinggi,  tidak 

setinggi  bintang  di  langit, cuma sekedar  bisa 
pembayar  uang 

kuliah dan pembayar kursus komputer. Dia tidak
bercita-cita  yang 

bukan-bukan.

 
        „ „   
  Salahkah sesorang apabila ia hanya menggantungkan 
cita-cita 

tidak setinggi langit? Salahkah sesorang apabila ia
hanya mempun¬

yai  cita-cita  yang sangat sederhana? dalam hidupnya?
 ia  tidak 

salah bukan?.

 
        „ „   
  Bagi  Dessy  hidup itu memang sulit tapi  harus  di 
terima. 

Orang  tuanya  juga seorang buruh pembuat batu  bata 
dan  mereka 

hidup pas-pasan sejak dulu. Dan pada suatu hari iapun 
memutuskan 

untuk  menerima  nasibnya  itu seperti apa  adanya. 
Dan  bekerja 

sebagaiman  dilihatnya  bapaknya berusaha  sebagai 
pembuat  batu 

bata.

 
        „ „   
  Tak  mudah  menjawab semua itu.  Seseorang  secara 
naluriah 

mampu  meletakkan  cita-citacita-cita  dan 
mimpi-mimpinya   pada 

tingkat  yang  wajar, karena hidup yang selama ini  di
 jalaninya 

dalam keluarganya sudah begitu sangat di kenalnya. Tak
seorangpun 

suka  bermimpi  yang tidak-tidak. Juga bagi  Dessy. 
Tak  mungkin 

mengantungkan angan-angannya setinggi langit, karena
apa yang  di 

milikki  keluarganya selama ini tidak memungkinnya 
untuk  menca¬

painya.

 
        „ „   
  Tak  boleh  berangan-angan yang tidak-tidak, sebab 
hal  itu    
ð 7   3                       
   
ð 7   3                       Šhanya akan membuat
kecewa, jangan mimpi". pesan seorang guru.

 
        „ „   
  Ia  sadar  tak mungkin kiranya ia mempunyai 
cita-cita  yang 

lebih tinggi dari itu saat ini

 
        „ „   
  Dessy  tidak kecewa, jauh didasar hatinya 
sesungguhnya  dia 

sudah menyadari, bahwa nasibnya tak akan jauh
berubah.

 
        „ „   
  Itulah  sebabnya ia kemudian memutuskan untuk
mencetak  batu 

tembok.  Pendapatannya tak banyak. Tapi dari
pendapatan yang  tak 

banyak  itu ia senatiasa berusaha menyisihkannya untuk
di  tabung 

sedikit demi sedikit

 
        „ „   
  Yang kita butuhkan dalam hidup ini,  tidak hanya
angan-angan 

yang  wajar, tapi yang paling utama adalah sikap hidup
 kita  se¬

hari-hari.  Kita  sering  lupa bahwa  hidup 
sesungguhnya  memang 

berlangsung harian. Dan kita tidak tahu apa yang akan
kita  alami 

di  sepanjang hari itu. Kita hanya mengharapkan semoga
 apa  yang 

kita  rencanakan  dapat berlangsung  dengan 
sebaik-baiknya,  Dan 

tidak kita sadari selama ini, banyak hal yang sering
kali terjadi 

di  sepanjang hidup ini tanpa kita duga atau 
perhitungkan  sebe¬

lumnya  sama  sekali? Itulah sebabnya mengapa  setiap 
hari  kita 

harus  memulainya dengan doa yang kita ucapkan pada
waktu  semba¬

hyang  subuh  dan di akhiri dengan syukur pada  waktu 
sembahyang 

Isya.

 
        „ „   
  Bagi  Dessy  saya do'akan, kiranya dia akan 
menempuh  hidup 

yang  jauh lebih baik. Melihat ke tekunan dan
kerajinannya,  saya 

punya  keyakinan, bahwa satu saat kelak beberapa tahun
 kemudian, 

mungkin Dessy akan memiliki beberapa buah tungku
pembakaran, atau 

menjadi  seorang manager, karena dia ingin belajar 
komputer  dan 

telah  belajar  dasar-dasar ilmu ekonomi dan managemen
 dasar  di 

S.M.E.A tempat sekolahnya sekarang.   
ð 7   3                       Š
 
        „ „   
  Untuknya   saya  hadiahkan  sebuah  Firman  suci_Nya
  dalam 

Al_Qur'an  surat  An Najm ayat 24,25 :"Atau apakah 
manusia  akan 

mendapat segala yang di cita-citakannya? (Tidak), maka
hanya bagi 

Allah kehidupan Akhirat dan kehidupan dunia".

 
        „ „   
  Setelah  bercita-cita  dan berusaha mencapai yang 
di  cita-

citakan itu, lalu diujungnya di iringi dengan do'a,
karena  hanya 

Dialah  yang  akan mengabulkan semua yang  di 
cita-citakan  itu, 

kepadaNyalah kita penuh berharap.



Sarojo  30 Agustus 1993                               
                                              


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke