Tolong dibaca aturan di footer dibawah --------------------------------------
DENDAM Oleh dr.H.K.Suheimi Dendam adalah penyakit yang sulit mengobatinya. Dendamlah yang merupakan induk dari berbagai-bagai penyakit. Sudah dimaafkan, tapi belum bias dilupakan kata seorang pendendam ketika bersalaman dengan orang lain . Demikian banyak orang terjerembab karena tak mampu menghapus dendam yang bersemi. Dan tak sedikit korban yang jatuh akibat dendam yang membara. Maka saya terenyuh ketika hari ini mendengar resonansi jiwa dari radio classy. Dengan sangat manisnya Adi berbicara di balik corong Radio membacakan untaian kata yang telah di jalin oleh Yanti. Dari sumber yang bagus. Kisah ini baik kita dengar dan perlu begini kisahnya Suatu ketika , ada seorang guru yang bijak ...meminta murid-muridnya untuk membawa satu kantung plastik bening ke sekolah,, Lalu , ia meminta setiap anak untuk memasukkan beberapa kentang di dalamnya , setiap anak diminta untuk memasukkan sebuah kentang , untuk setiap orang yang tak mau mereka maafkan,, Mereka juga diminta untuk menuliskan nama orang itu , dan mencantumkan tanggal di dalamnya,, Ada beberapa anak yang memiliki kantung yang ringan , walau banyak juga yang memiliki plastik kelebihan beban,, Mereka diminta untuk membawa kantung bening itu siang dan malam , kemana saja , harus mereka bawa, selama satu minggu penuh,, Kantung itu, harus ada di sisi mereka kala tidur , di letakkan di meja saat belajar, dan ditenteng saat berjalan,, Lama-kelamaan kondisi kentang itu makin tak menentu , banyak dari kentang itu yang membusuk ,dan mengeluarkan bau yang tak sedap,, Hampir semua anak mengeluh dengan pekerjaan ini,, Hingga akhirnya , waktu satu minggu itu selesai,, Dan semua anak , agaknya banyak yang memilih untuk membuangnya daripada menyimpannya terus menerus,, Besok sang guru bertanya ... bagaimana pengalaman kalian selama satu minggu ini?, Salah seorang diantara murid itu pun menjawab, Melelahkan sekali guru ... , hidup kami terasa berat dan terhimpit,, Dan masih banyak keluhan-keluhan lainny Dengan senyum yang penuh bijak... guru itu berkata... Ya ... itu merupakan sebuah perumpamaan yang baik tentang harga yang harus kita bayar untuk sebuah kepahitan yang kita simpan , dan dendam yang kita genggam terus menerus,, Getir , berat , dan meruapkan aroma yang tak sedap , bisa jadi , itulah nilai yang akan kita dapatkan saat memendam amarah dan kebencian,, Sering kita berpikir , memaafkan adalah hadiah bagi orang yang kita beri maaf,, Namun , kita harus kembali belajar , bahwa pemberian itu juga hadiah buat diri kita sendiri, untuk sebuah kebebasan,, Kebebasan dari rasa tertekan , rasa dendam , rasa amarah , dan kedegilan hati,,, Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suciNya dalam Al-Qur'an Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. (QS. 15:47) Padang 26 Desember 2006 __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================

