Tolong dibaca aturan di footer dibawah --------------------------------------
Tuhan telah menciptakan makhluknya dengan membawa fitrah2nya tersendiri dan semua fitrah itu bertujuan baik sekiranya digunakan sesuai pada jalan yang dikehendaki Sang Pencipta,sesuatu yang baik dalam penilian mata kasar belum tentu ianya benar2 baik ataupun sebaliknya. Kita selalu membuat penilaian secara kebiasaan tatapi Sang Pencipta lebihtahu hal yang sebenar. Kalau ditanya seseorang yang berilmupun pasti akan berkata bahwa dendam,khianat,menghina,mengutuk itu adalah sesuatu yang keji, soalnya adakah selamanya perbuatan itu keji? Kebanyakan manusia hanya memandang dengan mata kepala,mata yang bersifat terbatas, tapi adalagi mata yang luarbiasa yang hanya dapat dimamfaatkan oleh orang2 yang mengetahui dan mengamalkannya yaitu matahati yang boleh melihat apa yang matakasar tak nampak. Ada ketikanya timbangan itu boleh diterbalikan,contohnya,apabila seseorang itu menderma untuk suatu kebajikan,dalam hukum dia telah beroleh suatu kebaikan tapi ada yang akanberkata bahwa sifulan itu berbuat demikian adalah untuk menunjuk2 dan bermegah2 dan adakemungkinan benar. Kita lihat pula perilaku yang biasanya kita kata buruk yakni dendam,dengki,khianat,mengutuk dan menghina, sekiranya digunakan pada jalannya maka kita akan beroleh suatu kebaikan dan berpahala juga. Saya percaya sebatas ini pasti saudara tidak setuju bukan? Pada lazimnya apabila kita ingin membaca ayat2 suci yakni firman Tuhan maka orang2 yang beriman dikehendaki memulai dengan suatu kutukan dan penghinaan yaitu A u zubillahi minasyaithanirrajiim. maka pembacanya akan beroleh suatu kebajikan. Apa yang saya maksud disini, Sang Pencipta memprogramkan fitrah itu mempunyai tujuan2 tertentu tapi sayangnya manusia telah mempergunakannya dijalan yang salah apabila manusia gunakan untuk sesama manusia dan bukan kepada musuh berzaman yakni Iblis dan syaitan. Oleh yang demikian,marilah kita berbaik2 sesama manusia dan marilah kita bertekad untuk bermusuh berdendam sehingga keliang lahat dengan iblis laknatullah, karena inilah yang dikehendaki Sang Pencipta. Wallahuaklam. suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Tolong dibaca aturan di footer dibawah -------------------------------------- DENDAM Oleh dr.H.K.Suheimi Dendam adalah penyakit yang sulit mengobatinya. Dendamlah yang merupakan induk dari berbagai-bagai penyakit. Sudah dimaafkan, tapi belum bias dilupakan kata seorang pendendam ketika bersalaman dengan orang lain . Demikian banyak orang terjerembab karena tak mampu menghapus dendam yang bersemi. Dan tak sedikit korban yang jatuh akibat dendam yang membara. Maka saya terenyuh ketika hari ini mendengar resonansi jiwa dari radio classy. Dengan sangat manisnya Adi berbicara di balik corong Radio membacakan untaian kata yang telah di jalin oleh Yanti. Dari sumber yang bagus. Kisah ini baik kita dengar dan perlu begini kisahnya Suatu ketika , ada seorang guru yang bijak ...meminta murid-muridnya untuk membawa satu kantung plastik bening ke sekolah,, Lalu , ia meminta setiap anak untuk memasukkan beberapa kentang di dalamnya , setiap anak diminta untuk memasukkan sebuah kentang , untuk setiap orang yang tak mau mereka maafkan,, __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================

