Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------


  
  
  
  
  
  
   
   
   
  T A H U N  B A R U
   
   
  Oleh : Dr.H.K.Suheimi
   
   
   
        Untuk  menyaksikan peralihan Tahun baru old and New,  kami berbondong 
pergi ke B. Tinggi. Karena yang paling ramai  acaranya di  B.Tinggi,  semua  
orang tumpah kesana, ke  bawah  Jam  Gadang sambil melihat Jarum Jam Gadang. 
Menjelang jam 00.00 semua kepala menengadah menatap putaran jarum itu. Dan 
ketika jarum jam menunjukkan  angka  12   loncengpun berdentang 12  kali.  
Semua  mesin kenderaan di hidupkan, gas di tancap dalam-dalam. Semua kenderaan 
dimalam  itu  membunyikan klakson dan semua anak  muda  bersorak-sorak   meriah 
sekali memekak anak telinga mereka bersorak  sorai menyambut  kedatangan  tahun 
baru. Kembang  api  berkobaran, beberapa  anak  muda naik keatas tenda mobil  
berjoget  bernyanyi ria, sambil minum bir dan menyemprotkan bir itu kesana sini.
        Di sepanjng jalan sejak dari Padang tadi banyak saya  saksikan 
anak-anak muda berjoget ria sambil membakar kayu membuat  api unggun, 
disepanjang pantai Padang  tapi tak sedikit pula yang membakar ban usang. Di  
mana-mana ada suara musik dengan dum-dum yang keras-keras yang berasal dari  
mobil  yang  sengaja memakai load speaker  yang  besar  dan keras. 
        Tempat yang demikian sibuk, bising dan ribut oleh teriakkan-teriakkan  
dan juga pekak oleh bunyi klakson mobil,  tidak  cocok untuk  saya. Lantas 
malam itu kami pergi ke Magek  kampung  kecil tepatnya  di desa Ujung  tanjung. 
Saya awali Tahun baru di  Ujung  Tanjung ini di dekat pohon bambu dan di tepi 
hamparan sawah  yang menghijau. Disini, di tempat yang sunyi ini saya lepaskan 
pandangan  menyapu  alam  sekitar. Saya lihat rumpun  bambu  itu  masih seperti 
 dulu  tidak ada perubahan, saya  lihat  hamparan  sawah, masih seperti 
berpuluh-puluh tahun yang lalu. Dan saya  layangkan pandangan  ke  arah Gunung 
Merapi dan Singgalang  ,  tetap  kokoh berdiri  seperti dulu juga. Ketika saya 
kecil sekali, gunung  itu masih  seperti itu, tidak tidak ada yang berubah. 
Alam yang  saya saksikan itu tetap tenang, seperti biasa-biasa saja, tidak 
bergejolak  dan  tidak berubah, walaupun saat  ini  sebetulnya  sedang 
pergantian  tahun dari 1996 ke 1997. tapi alam tetap 
 tenang-tenang,  seperti  dulu setiap pergantian tahun, alam  selalu  tenang 
seperti tak ada apa-apanya. 
        Lalu saya bercermin , ternyata yang berobah adalah diri saya sendiri.  
Banyak sekali saya lihat perubahannya. Garis- garis  ke tuan telah banyak 
menoreh muka ini. Muka ini sudah mulai bersegi-segi. Segi yang tak diharapkan 
dan tak diinginkan. Ubanpun  sudah mulai tumbuh satu-satu, dan kepalapun jadi 
MBA (makin  batak aja) Matapun sudah mulai kabur, untuk membaca koran sudah 
harus  minta bantuan pada kaca mata.
        Badan  sudah  makin gemuk tidak sekuat dan  seperkasa  dulu. Saya lihat 
foto waktu kecil, jauh sangat jauh sekali perubahannya. Gigipun  sudah  mulai  
goyah, badanpun lemah.  Dan  setiap  tahun bertambah badanpun semakin payah. 
Artinya setiap pergantian tahun melambangkan perubahan-perubahn yang menuju ke 
ketuaan.  Menandakan  umur semakin berkurang, dan dalam menjalani  sisa-sisa  
umur yang tinggal, perlu kita berhitung. Umur makin berkurang  sedangkan dosa 
makin bertambah, apakah itu perlu dirayakan?, dengan ber hoya-hoya  bergembira, 
 merayakan kekurangan dan  kemunduran,  merayakan  perubahan  dan bertambahnya 
kerut-kerut di  muka.  Saya kira  ada  baiknya  dimalam pergantian tahun  kita  
merenung  dan becermin  sambil  memperkirakan sisa umur yang tinggal  dan  amal 
perbuatan  yang akan di kerjakan. Sambil  menghitung-hitung  diri sebelum  
sampai hari perhitungan kelak. "Hisablah dirimu  sebelum kamu di hisab". Pesan 
Rasul.
        Malam ini saya pandang alam berkuliling, mereka tabah mereka tak  ada  
yang  berubah. Pohon betung masih  seperti  dulu  sawah ladang  tak  ada 
perubahan. Gunung merapi dan  Singgalang  selama saya tahu tetap seperti yang 
dulu. se akan-akan berkata "Aku  ini masih  seperti yang dulu", dan sampai 
nanti sampai dunia  kiamat, agaknya  dia  akan tetap kokoh berdiri. Hanya kita  
saja  sebagai manusia  yang silih berganti datang dan pergi. Saya  ratapi  diri 
dan  saya  tangisi banyak hal yang  telah pergi dan  banyak  yang tekah  tiada. 
 Sebentar  lagi dan mungkin tak  akan  begitu  lama berikut  dengan diri inipun 
akan pergi  menghadap-Nya.  Sedangkan alam  sekitar  tetap tingal seperti dulu, 
 seperti  sebelum  saya datang ke dunia ini. 
        Maka  pada  setiap  pergantian tahun  ingin  saya  memanggil mereka 
yang memecahkan botol bir, yang membuat ke onaran dan yang mem  buang-buang  
waktu dan yang berbuat yang  bukan-bukan  untuk merenungkan, agar di peralihan 
tahun, justru kita merenung  bahwa tak  lama  lagi  semua yang  sedang kita 
nikmati  ini  akan  kita tinggalkan,  dan kita di seru untuk membawa bekal dan  
persiapan yang  sebanyak=banyajnya untuk menempuh hidup sesudah  mati.  Dan 
selalu  ingat bahwa setiap saat manusia itu dalam  keadaan  rugi, Orang yang 
rugi adalah orang yang waktunya berlalu tapi imannya tidak bertambah. Orang 
yang rugi adalah waktunya berlalu, tapi amalnya tidak bertambah, orang yang 
rugi adalah orang yang waktunya berlalu tapi kebenarannya tidak bertambah. 
Orang yang rugi adalah mereka yang waktunya berlalu tapi kesabarannya tidak 
bertambah. Semua kita merugi, kecuali  mereka  yang beriman dan beramal saleh. 
Untuk  itu  saya teringat surat  Al 'Ashr :
        "Demi  masa.  Sesunguhnya manusia  dalam  kerugian.  Kecuali 
orang-orang yang beriman dan beramal saleh. DAn berwasiat  dengan kebenanran, 
dan berwasiat dengan kesabaran".
   
  B Tinggi 1 Januari 1996 

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke