Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Alahmdulilah, sadonuoxcaman terkendali, semoga awak sadonyo aehat-aehat
sajo.
aWassalam 

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of suheimi
ksuheimi
Sent: Monday, January 01, 2007 7:22 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] T A H U N B A R U

Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------


  
  
  
  
  
  
   
   
   
  T A H U N  B A R U
   
   
  Oleh : Dr.H.K.Suheimi
   
   
   
        Untuk  menyaksikan peralihan Tahun baru old and New,  kami
berbondong pergi ke B. Tinggi. Karena yang paling ramai  acaranya di
B.Tinggi,  semua  orang tumpah kesana, ke  bawah  Jam  Gadang sambil
melihat Jarum Jam Gadang. Menjelang jam 00.00 semua kepala menengadah
menatap putaran jarum itu. Dan ketika jarum jam menunjukkan  angka  12
loncengpun berdentang 12  kali.  Semua  mesin kenderaan di hidupkan, gas
di tancap dalam-dalam. Semua kenderaan dimalam  itu  membunyikan klakson
dan semua anak  muda  bersorak-sorak   meriah sekali memekak anak
telinga mereka bersorak  sorai menyambut  kedatangan  tahun baru.
Kembang  api  berkobaran, beberapa  anak  muda naik keatas tenda mobil
berjoget  bernyanyi ria, sambil minum bir dan menyemprotkan bir itu
kesana sini.
        Di sepanjng jalan sejak dari Padang tadi banyak saya  saksikan
anak-anak muda berjoget ria sambil membakar kayu membuat  api unggun,
disepanjang pantai Padang  tapi tak sedikit pula yang membakar ban
usang. Di  mana-mana ada suara musik dengan dum-dum yang keras-keras
yang berasal dari  mobil  yang  sengaja memakai load speaker  yang
besar  dan keras. 
        Tempat yang demikian sibuk, bising dan ribut oleh
teriakkan-teriakkan  dan juga pekak oleh bunyi klakson mobil,  tidak
cocok untuk  saya. Lantas malam itu kami pergi ke Magek  kampung  kecil
tepatnya  di desa Ujung  tanjung. Saya awali Tahun baru di  Ujung
Tanjung ini di dekat pohon bambu dan di tepi hamparan sawah  yang
menghijau. Disini, di tempat yang sunyi ini saya lepaskan pandangan
menyapu  alam  sekitar. Saya lihat rumpun  bambu  itu  masih seperti
dulu  tidak ada perubahan, saya  lihat  hamparan  sawah, masih seperti
berpuluh-puluh tahun yang lalu. Dan saya  layangkan pandangan  ke  arah
Gunung Merapi dan Singgalang  ,  tetap  kokoh berdiri  seperti dulu
juga. Ketika saya kecil sekali, gunung  itu masih  seperti itu, tidak
tidak ada yang berubah. Alam yang  saya saksikan itu tetap tenang,
seperti biasa-biasa saja, tidak bergejolak  dan  tidak berubah, walaupun
saat  ini  sebetulnya  sedang pergantian  tahun dari 1996 ke 1997. tapi
alam tetap  tenang-tenang,  seperti  dulu setiap pergantian tahun, alam
selalu  tenang seperti tak ada apa-apanya. 
        Lalu saya bercermin , ternyata yang berobah adalah diri saya
sendiri.  Banyak sekali saya lihat perubahannya. Garis- garis  ke tuan
telah banyak menoreh muka ini. Muka ini sudah mulai bersegi-segi. Segi
yang tak diharapkan dan tak diinginkan. Ubanpun  sudah mulai tumbuh
satu-satu, dan kepalapun jadi MBA (makin  batak aja) Matapun sudah mulai
kabur, untuk membaca koran sudah harus  minta bantuan pada kaca mata.
        Badan  sudah  makin gemuk tidak sekuat dan  seperkasa  dulu.
Saya lihat foto waktu kecil, jauh sangat jauh sekali perubahannya.
Gigipun  sudah  mulai  goyah, badanpun lemah.  Dan  setiap  tahun
bertambah badanpun semakin payah. Artinya setiap pergantian tahun
melambangkan perubahan-perubahn yang menuju ke ketuaan.  Menandakan
umur semakin berkurang, dan dalam menjalani  sisa-sisa  umur yang
tinggal, perlu kita berhitung. Umur makin berkurang  sedangkan dosa
makin bertambah, apakah itu perlu dirayakan?, dengan ber hoya-hoya
bergembira,  merayakan kekurangan dan  kemunduran,  merayakan  perubahan
dan bertambahnya kerut-kerut di  muka.  Saya kira  ada  baiknya  dimalam
pergantian tahun  kita  merenung  dan becermin  sambil  memperkirakan
sisa umur yang tinggal  dan  amal perbuatan  yang akan di kerjakan.
Sambil  menghitung-hitung  diri sebelum  sampai hari perhitungan kelak.
"Hisablah dirimu  sebelum kamu di hisab". Pesan Rasul.
        Malam ini saya pandang alam berkuliling, mereka tabah mereka tak
ada  yang  berubah. Pohon betung masih  seperti  dulu  sawah ladang  tak
ada perubahan. Gunung merapi dan  Singgalang  selama saya tahu tetap
seperti yang dulu. se akan-akan berkata "Aku  ini masih  seperti yang
dulu", dan sampai nanti sampai dunia  kiamat, agaknya  dia  akan tetap
kokoh berdiri. Hanya kita  saja  sebagai manusia  yang silih berganti
datang dan pergi. Saya  ratapi  diri dan  saya  tangisi banyak hal yang
telah pergi dan  banyak  yang tekah  tiada.  Sebentar  lagi dan mungkin
tak  akan  begitu  lama berikut  dengan diri inipun akan pergi
menghadap-Nya.  Sedangkan alam  sekitar  tetap tingal seperti dulu,
seperti  sebelum  saya datang ke dunia ini. 
        Maka  pada  setiap  pergantian tahun  ingin  saya  memanggil
mereka yang memecahkan botol bir, yang membuat ke onaran dan yang mem
buang-buang  waktu dan yang berbuat yang  bukan-bukan  untuk
merenungkan, agar di peralihan tahun, justru kita merenung  bahwa tak
lama  lagi  semua yang  sedang kita nikmati  ini  akan  kita tinggalkan,
dan kita di seru untuk membawa bekal dan  persiapan yang
sebanyak=banyajnya untuk menempuh hidup sesudah  mati.  Dan selalu
ingat bahwa setiap saat manusia itu dalam  keadaan  rugi, Orang yang
rugi adalah orang yang waktunya berlalu tapi imannya tidak bertambah.
Orang yang rugi adalah waktunya berlalu, tapi amalnya tidak bertambah,
orang yang rugi adalah orang yang waktunya berlalu tapi kebenarannya
tidak bertambah. Orang yang rugi adalah mereka yang waktunya berlalu
tapi kesabarannya tidak bertambah. Semua kita merugi, kecuali  mereka
yang beriman dan beramal saleh. Untuk  itu  saya teringat surat  Al
'Ashr :
        "Demi  masa.  Sesunguhnya manusia  dalam  kerugian.  Kecuali
orang-orang yang beriman dan beramal saleh. DAn berwasiat  dengan
kebenanran, dan berwasiat dengan kesabaran".
   
  B Tinggi 1 Januari 1996 

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke