Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Assalamu'alaikum wr.wb.

Ciek lai, musajik atau surau alah patuik dijadikan pusat ekonomi atau 
menggerakan sisi ekonomi sesuai jo keadaan dilingkuangannyo. Contoh se ambo 
sabuik an ciek, di Eropa ( Perancis, Belanda atau Belg ia antara lain, banyak 
lingkungan gereja nan mampunyoi bisnis dalam hal pabrik keju, pabrik bir, 
pabrik anggur, dll). Seharusnyo musajik di awak bisa mancantoh ka nan elok ko. 
Baa kiro kiro sanak?

Manuruik pandapek ambo sangaik mungkin, salamo Majelis Taklim atau Dewan 
Kemakmuran Mesjid (DKM) aktif memfungsikan mesjid disamping sebagai tempat 
ibadah juga sebagai tempat sosial dan ekonomi. Majelis Taklim atau DKM bergerak 
dengan dana awal dari infaq, sadaqah, Baitul Mall dan zakat profesi jamaah. 
Dalam hal ini DKM juga membina dan memajukan pelaku ekonomi mikro di sekitar 
mesjid dengan membentuk kelompok usaha yang menjadi sentral home industry misal 
pertukangan, budidaya hasil pertanian, menjual sembako murah, mengadakan 
seminar/pelatihan manajemen dan pemasaran, kursus bahasa Arab, mengadakan 
bazaar rutin tiap tahun (diareal sekitar mesjid) dan mencari penampung untuk 
memasarkan produk ekonomi mikro tersebut. Hal ini telah dilakukan mulai dari 
tahun 1990-an oleh Majelis Taklim Mesjid Nurul Islam di Kawasan Muka Kuning, 
Batamindo Industrial Park. Semua itu dilakukan secara profesional dengan 
menggaji orang-orang yang bekerja untuk menjalankan semua lini usaha Majelis 
Taklim Mesjid Nurul Islam tersebut. Majelis Taklim Mesjid Nurul Islam membawahi 
Majelis Taklim semua perusahaan industri yang berada di kawasan Industri 
Batamindo Muka Kuning Batam. Bagusnya lagi setiap Majelis Taklim perusahaan di 
kawasan Muka Kuning tersebut memiliki Pulau Binaan yang didanai dari zakat 
profesi karyawan di Perusahaan tersebut, karena gencarnya kristenisasi dan 
pendangkalan Aqidah di Riau Kepulauan tersebut. Yang perlu komitmen dan 
konsistensi dari kita untuk memfungsikan mesjid sebagai tempat ibadah juga 
sebagai tempat sosial dan ekonomi. Selama yang diberi amanah bisa menjalankan 
amanah Jamaah dan tujuannya untuk mencari Ridha Allah, Insya Allah halangan dan 
masalah apa pun bisa diatasi bersama. Tapi sampai sejauh mana kita bisa 
menerima dan menjalankan amanah secara jujur dan adil??? Dan sejauh mana kita 
bisa memberikan kepercayaan kepada yang diberi amanah???
Siapa yang mau memulai???

wassalam 
Muhammad Syahreza
PT. NOK Indonesia
Plant Engineering Dept.
Telp. : 021-898 1041 Ext. 128/135
Fax. : 021-898 0764
e-mail : [EMAIL PROTECTED]

"voorprong van het achterlijkheid."
Orang bisa melompat maju tanpa perlu mengikuti irama pengalaman yang dialami
orang lain tapi dengan belajar meniru menggunakan kemajuan teknologi

Tahukah anda bahwa dunia sudah berubah? Tahukah anda negara lain sudah
berubah? Inginkah anda negara anda juga berubah? Sudahkah anda berubah?

Kita memang miskin sumber daya alam tapi bukan berarti miskin kreatifitas

Perubahan memerlukan upaya dan dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal
yang terkecil dan dimulai saat ini juga
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke