Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Itulah harapan kita semua kiranya tulisan demi tulisan ada manfaatnya
  apalagi bagi kita yg sibuk, sepertinya tak ada waktu utk membaca apalagi 
menrangkai kata
  ternyata tulisan-tulisan lama itu masih ada gunanya
   
  salam teriring do'a
   
  K Suheimi

hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Ass Wr Wb bapak Suheimi yth

Selalu asyik mambaco tulisan bapak.
Panuah kasan dan pasan.
Pilihan tulisan disasuaikan jo ota nan sadang angek dipalanta
Walau di tulih 10 atau 15 tahun nan lalu tetap sajo sasuai jo kaadaan kini
Tibo di lagu... jadi lagu abadi... bisa didanga sapanjang maso.
Sanang hati sasudah mambaco
Teredam raso sombong dan angkuah


Wass

Hanifah Damanhuri

suheimi ksuheimi wrote:
Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Di PUNCAK GUNUNG SALJU
Oleh: K.Suheimi 


LAIN rasanya berada di puncak Gunung Salju, terasa 
sepi dan mencekam, sunyi yang merasuk, dingin yang
menusuk sampai ke sumsum tulang. Termometer
menunjukkan suhu di bawah nol derajat Celsius. Di
ujung lereng yang sangat curam, di puncak gunung yang
tertinggi, di atas itulah pesawat Helicopter kami
mendarat. Hanya 7 menit saya mampu bertahan di luar,
kemudian sudah tidak kuat lagi. Jari-jari sudah
mulai kaku, untuk menekan tombol tustel saja rasa
ndak bisa lagi. Di puncak gunung salju itu, kaki 
kami terbenam di dalam es, menggigil kedinginan
dengan geraham yang gemeletuk, ujung hidung, ujung
telinga dan ujung jari kaki kaku sudah. 
Di puncak gunung salju yang sunyi itu, di dekat kota
Queens-town, di daerah yang mendekati Kutub Selatan,
walaupun di musim semi, namun saljunya tetap
membeku berwarna putih. Di puncak gunung salju yang
seperti ini, saljunya akan selalu ada, walaupun 
memasuki musim panas, disebut sebagai salju abadi. 
Apalagi ketinggian 3.000 meter di atas permukaan 
laut.
Di lereng-lerengnya yang terjal, sebagian salju itu 
tampak meleleh. Lelehannya berubah menjadi air terjun
yang sangat banyak dan sangat tinggi di
sepanjang lereng-lerengnya yang curam. Dari puncak 
gunung salju, pemandangan terasa lebih luas, apa-apa
yang tidak terlihat dari bawah jelas sekali dari 
puncak gunung ini. Menyaksikan panorama yang bukan
alang kepalang indahnya, dengan danau Waikapu di
bawah terbentang membiru dengan pulau-pulau dan 
rumah-rumah penduduk serta dikelilingi oleh
hijaunya padang rumput tempat domba-domba berkembang 
biak. Tidak pernah sebelum ini saya menyaksikan 
pemandangan yang sangat menakjubkan itu.
Menyaksikan semua itu ada 2 hal yang bergema di hati. 
Rasa syukur yang sedalam-dalamnya, atas rahmat dan 
karunia-Nya. Karena saya berhasil menjejakkan kaki di
puncak gunung salju. Tidak semua orang bisa berhasil
sampai ke sana. Kalau bukanlah karena limpahan
rahmat-Nya tentu saya tidakkan mungkin sampai ke
sana. Di puncak gunung salju itu cakrawala menjadi
luas, alam terbentang dengan sangat besarnya, di sana
terasa betapa kecilnya diri ini dan tidak berarti
serta tidak berdaya sama sekali. Terlafas kata-kata 
"Allahu Akbar" sewaktu menyaksikan betapa besar 
ciptaan-Nya ini. Ke mana pun mata dipandangkan 
yang tampak hanya kebesaran demi kebesaran-Nya. 
Di puncak gunung salju itu hati tergetar ingin
mendekat kepada-Nya. Ingin bersujud ke haribaan-Nya. 
Oh, alangkah indahnya jika Yang Maha Perkasa 
mengizinkan hamba yang hina dina ini menyembah
menghadap-Nya. Di atas Helicopter, sewaktu mau turun
dari puncak gunung salju, tampak puncak-puncak
gunung salju yang lain, juga terlihat kokoh, anggun
dan mengesankan. Di atas Helicopter hati ini 
terenyuh, ingin berbakti dan mengabdi kepada-Nya.
Puncak gunung salju, sekarang engkau telah 
kutinggalkan, namun sampai nanti engkau tetap anggun
dan kokoh, kendatipun aku telah tiada, kendatipun aku
telah meninggalkan dunia ini. Engkau masih dan akan
tetap begitu-begitu juga. Sejak dulu kala dan
sampai hari akhir nanti. Sedangkan aku hanya 
singgah sekejap, tidak lama, hanya 7 menit berada di
puncakmu.
Lalu saya berfikir untuk apa membanggakan dan 
menyombongkan diri, untuk apa suatu kesombongan itu?
Ada satu hal yang dirasakan oleh orang yang berada 
di atas suatu puncak, ialah cakrawalanya bertambah 
luas, dan dirinya terasa semakin kecil. Di puncak
sana orang tidakkan mungkin menyombongkan diri, di
puncak sana orang tidakkan mungkin pongah dan
takabur, serta menepuk dada mengatakan hanya dia 
yang paling berjasa. Di puncak sana, terasa diri ini
sangat kecil tidak berarti apa-apa. Dan kalau kita
sempat berada di puncak, itu hanya berkat rahmat dan
karunia-Nya jua adanya.
Untuk semua ini, di mana pun kita berada, Tuhan 
menginginkan agar kita jangan sampai sok-sok-an. Sok
itu adalah sigkatan dari sombong, ongeh dan ka
gadang-gadangan. Karena salah satu sifat yang sangat
dibenci Tuhan adalah sombong. Sebagaimana firman-Nya:
“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong
dan membanggakan diri.” (Surat Annisa’ ayat 36).



“Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang
rendah”. Begitu juga belas kasih yang tulus selalu
mengalir kepada orang yang rendah hati. Sangat jarang
belas kasih diberikan ke orang yang sombong

Kegagalan akan menghapus kebiasaan yang buruk.
Kegagalan, akan menghancarukan kesombongan, sehingga
menciptakan sikap yang rendah hati, dan akan
meningkatkan kecerdasan emosi

- 
- Mungkin anda memberikan sumbangan kepada orang yang
tidak punya. Kemudian anda akan merasa riya’ dan
sombong. Tiba-tiba ada suara yang samar-samar
berbicara : “jangan mencari pujian!” Ingatlah, itu
suara hati Sang Maha Mulia, Al Raqiib (Sang Maha
Pembaca Rahasia).
- Anda baru saja membeli mobil baru, ada suara hati
berbicara : “jangan sombong!” Ingatlah, itu suara hati
Sang Maha Kaya, Al Ghaniy (Sang Maha Kaya).

_
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================


 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke