Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------
Sukseskan Pulang Basamo Juni 2008


Mak Darul,
   
  Sebaiknya Mba Kuntarini ini di invite aja skln deh utk jadi anggota MPKAS. 
Thanks.
   
  Salam,
  Nofrins

Kuntarini Rahsilawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Date: Mon, 8 Jan 2007 06:45:40 -0800 (PST)
From: Kuntarini Rahsilawati <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: Fwd: Re: [Pecinta Keretapi] UNDGN RAPAT TERBUKA: Selasa, 9 Jan. 
2007 jam 17.00 wib di Komnas HAM
To: [EMAIL PROTECTED]

  Uda, 
  Ada tambahan : 
   
  1. Kalo di souvenir shops di seluruh penjuru Singapore  gantungan2 kunci yg 
dijual sama semua motifnya di semua toko dgn harga yg sama : SGD10/3pcs, maka 
di souvenir2 shops Sumatera Barat sebaiknya dijual DVD tarian Sumbar/kehidupan 
masyarakat Sumbar, sbg souvenir dgn harga yg sama dan murah. Tp dgn kualitas 
bagus......sehingga orang ngiler terkagum2 dgn contentnya.......Tujuannya 
adalah spy DVD itu marketable dan dibeli orang asing dgn hati ringan tanpa 
mikir, mengingat SETIAP traveller pasti akan share photo/DVD hasil handycam 
selama perjalanannya ke keluarga dan teman2nya, dan MOST LIKELY dia juga akan 
putar DVD souvenir tsb dgn teman2nya, atau bahkan memberikan DVD souvenir tsb 
ke kerabatnya sbg oleh2. Ini berarti promosi murah tapi kena sasaran, mengingat 
teman/kerabat seorang traveller biasanya punya minat travelling jg makanya dia 
mau betah nonton DVD souvenir :-D
   
  2. Utk mempopulerkan DVD tsb, tiap kali turis2 (asing maupun lokal) masuk ke 
resto yg ada TV/videonya, resto tsb wajib memutar DVD tsb spy turis tsb jadi 
tertarik, dan beli......
   
  Tambahannya ini dulu Uda, wangsit yg lain blm dateng :)
   
  Salam,
  Tari
   
  
Kuntarini Rahsilawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Uda, 
  Saya tertarik dtg tp saya baru bisa dtg diatas jam 7mlm. Saya coba catch up, 
tp kalo gak bisa juga, berikut masukan dari saya, dari sudut pandang tourist 
asing yg melancong ke Sumbar : 
  Dari Kerangka Acuan Pak Saaf yg Uda kirim, di point Masyarakat di daerah 
Wisata, ada tambahan :
  - Perbanyak Tourist Information di bandara, stasiun KA dan stasiun bis dan 
juga di tempat2 wisata/tourist destination
  -Bikin free brochure pariwisata yg ada map utk tourist destinations. Bikin 
rak yg mudah dilihat di arrival gate bandara utk tempat  brosur2 tsb, terutama 
arrival gate internasional,  sehingga tourist asing yg datang bisa langsung 
ambil brosur tsb. Menurut pengalaman, banyak tourists yg akan extend 
kunjungannya ke suatu daerah jika informasi brosur tsb lengkap, karena banyak 
destination menarik yang dia baru tahu ada di brosur. Contoh Singapore yg rela 
boros brosur...... tp berhasil membuat jumlah penduduknya jadi 6juta tiap 
weekend, padahal jumlah warganegaranya cuma 3juta!
  - Educate masyarakat sumbar sadar pariwisata. Bali jd seperti ini krn edukasi 
ke masyarakatnya mengenai pentingnya pariwisata. Hilangkan budaya nipu turis 
asing (kalo naik kendaraan umum, turis asing suka dinaikin harganya gila2an!) 
dan hilangkan budaya BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!
  - Bikin buku log pariwisata buat pegangan staf2 di tourist information, tp 
bisa juga dijual bebas. Lengkap berisi informasi kendaraan umum, harganya, 
tempat rental mobil dan kisaran harganya sampe daftar budget hotel dan hotel 
berbintang dgn kisaran harganya, jam berkunjung tourist destination berikut 
harga tiket, restourant unik daerah (kelas Dendeng Batokok) sampe restoran 
hotel dan cafe, dlsb....dlsb....selengkap-lengkapnya. Semuanya dilengkapi 
telepon dan peta & gimana menuju kesananya, karena biasanya yg nanya tourist 
information itu turis2 yg getting lost.....Jadi kalo staff itu ditanya, mereka 
lebih tahu daripada info di buku saku traveller, Lonely Planet!
  - Educate masy utk fasih bhs inggris, teruatama buat pelaku pariwisata. 
  - Bikin annual event schedule!!!
  - Marketing pariwiswata berperan sgt penting.........contoh Malaysia!! Budget 
jgn jadi penghalang. Kalo gak pny uang buat pasang iklan di penjuru dunia 
sedahsyat malaysia, rangkul international airlines utk bikin paket2 ke Minang 
dgn murah. Gak usah ada profit dulu gak apa2, yg penting turis2 asing pada 
datang dulu ke Minang. Media yg dipilih utk beriklan kudu pertimbangkan market 
media tsb, jadi jgn beriklan di majalah Minang! Itu sama juga 
boong.......Jangan ragu beriklan di koran2 daerah yg GDPnya relatif tinggi, 
kayak Manado, Kutai, dlsb. 
  - Rangkul orang kreatif yg bermutu, jgn asal murah. Kalo perlu bikin 
sayembara advertising buat publik, jd variasi iklan yg didapat bisa banyak dgn 
biaya relatif murah.  
  - Pasang iklan bisa di majalah2 khusus travelling di penjuru dunia, lebih 
kena ke target pasar, dan mungkin lbh murah dpd beriklan di Discovery Channel 
atau CNN spt yg dilakukan Malaysia, atau bahkan mungkin akan lbh murah dpd 
beriklan di TV swasta nasional....... 
  Ini dulu Uda...sebenernya masih byk......tp sudah malam :)
  Tolong ya titipan saya ini disampaikan saat rapat.....
  Terimakasih banyak sebelumnya....
  Salam,
  Tari
   

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke