PEMIKIRAN BARAT TERHADAP ISLAM SEBUAH ANALISA

Bagian 9


Etika, moral, pemikiran dan agama yang menyertai pembentukan imperium ini 
terfokus pada arah keyakinan atau ideologi (kualitas tinggi) dan ideologi 
(bangsa pilihan). sebuah akar justifikasi untuk menghancurkan bangsa-bangsa di 
semua benua yang dijajahnya dan menyebutnya sebagai "Indian-indian merah" yang 
di tempatkan sebagai bangsa yang berada di bawah penghancurannya. Di 
tengah-tengah mereka ada keyakinan-keyakinan bahwa "Indian-indian" ini adalah 
binatang-binatang buas yang tidak berakal dan tidak berfikir, memakan sebagian 
yang lainnya, memakan anak-anak dan isteri-isterinya.

Sebagaimana pendapat Munir al-Akash di dalam bukunya "Haqut Tadhiyah bil Akhor, 
Amrika wal Ibadatul Jama'iyah" (hak mengorbankan pihak lain, Amerika dan 
pembantaian massal) yang juga dituturkan oleh perkataan Olir Holmez (1855) 
dengan mengatakan bahwa "Pembantaian Indian-indian itu adalah solusi penting 
untuk beristirahat tanpa mengotori ras putih. Bahwa memburu binatang-binatang 
buas di hutan adalah tugas moral yang harus dilakukan demi menjaga eksistensi 
manusia."

Makna inilah yang digambarkan kepada kita oleh film-film koboy Amerika sejak 
awal abad lalu, yang mencerminkan realita dan kondisi umat kita yang berada di 
bawah agresi dan penjajahan di bawah penamaan-penamaan yang berbeda-beda 
sejalan dengan bahasa zaman dan pesan media kontemporer. Namun semua itu pada 
akhirnya berupaya untuk mengancam keyakinan-keyakinan (ideologi) kaum muslimin 
dan pemikiran mereka, serta meleburkan tatanan sosial dunia Arab dan Islam guna 
mengukuhkan penguasaan dunia oleh satu blok. Bukan hanya dari sisi politik 
saja, namun juga dari sisi peradaban (budaya), ekonomi bahkan agama.

Ini adalah persepsi yang memimpikan penundukan agama-agama dan menggiringnya 
menuju liberal, yang tiada maksud dari semua itu kecuali memproduksi teks baru 
dari Islam yang sesuai dengan kehendak mereka guna mengglobalkan apa saja yang 
disebut Amerika. Munir al-Akash menegaskan bahwa pada saat di Amerika Serikat 
ada iklim upaya menghidupkan kemuliaan agama yang didasarkan kepada sifir-sifir 
(pernjanjian lama), penulis buku (Prof. George Bush) kala itu adalah salah satu 
di antara para tokoh utama dan peneliti di dalam menggali teks-teks klasik 
sifir-sifir perjanjian lama. Nampaknya orientasi akademis Prof. Bush, telah 
menambah cuaca ketidaktahuan orang atas dirinya yang mengurung dirinya pada 
bidang yang digelutinya tidak diketahui oleh banyak orang

Untuk itu, tulisan-tulisannya beredar terbatas di antara pusat-pusat kajian 
ilmiah, agama dan lembaga-lembaga akademis. Hal inilah yang menjadikannya 
sebagai sumber dan referensi bagi sejumlah kajian akademis tertentu, yang 
kemudian setelah itu membentuk orientasi umum di dalam pemahaman ratusan dan 
ribuan para penuntut ilmu yang besar di pusat-pusat kepemimpinan yang menjadi 
calon pemimpin masa depan bangsa itu. Sehingga pemimpin amerika selanjutnya 
mempunyai pemahaman yang sama terhadap Islam dan Arab.

Itulah pemahaman salah tentang Islam yang saat ini dipeluk oleh kekuatan super 
power yang menguasai dunia. Untuk itu, sebelum kekuatan super power ini 
berfikir dan melanjutkan penerapan demokrasi di negara-negara dunia Islam, maka 
dia harus membebaskan diri dari kesalahan-kesalahan yang ada dalam pemikiran, 
pesan, orientasi dan pandangannya terhadap umat ini yang dibangun di atas 
referensi yang salah. Referensi yang dibangun untuk pemikiran radikal terhadap 
kaum muslimin.

Bahwa apa yang dihadapinya sekarang ini, berupa penolakan dan penentangan dalam 
bentuk demonstrasi atau perlawanan bersenjata di Irak atau peledakan oleh 
jaringan al-Qaidah di banyak tempat. Semua itu, tidak lain adalah penolakan 
terhadap sumber-sumber pemikiran ini, serta terhadap penerapan hegemoni, 
pendiktean dan penguasaan dengan kekuatan militer yang telah memakan ribuan 
korban jiwa. Dan sebaliknya kita kaum muslimin tidak memiliki masalah sejarah 
dan pemikiran yang menghalangi kita diterima untuk hidup besama orang lain. Dan 
kita tidak berupaya membinasakan orang lain sebagaimana yang mereka persepsikan.

Sesungguhnya hubungan antara krisis karikatur pelecehan Rasulullah Muhammad 
saw, juga pelecehan oleh Paus Benedictus XVI dan korelasinya dengan akar 
pemikiran tersebut menunjukan bagaimana sebagian orang Barat mengenal Islam 
dari sumber-sumber yang tidak benar dan tidak akurat. Kemudian mereka membangun 
persepsi mereka di atas contoh-contoh dan penggambaran seperti dari buku-buku 
yang melecehkan kaum muslimin. Krisis semacam ini juga menegaskan penyimpangan 
tuntutan-tuntutan sebagian kaum muslimin sendiri agar kita tidak melupakan 
khasanah kita bahwa agama kita mengandung toleransi dan etika kemanusiaan yang 
dibutuhkan manusia hari ini. Seakan-akan tuntutan ini ingin menjadikan kaum 
muslimin "Indian-indian merah", dan itu ada pemikiran "penggantian bangsa 
dengan bangsa dan budaya dengan budaya." 

Sesungguhnya kita kaum muslimin tidak akan mengadili bagi siapa yang menyerang 
Arab dan kaum muslimin sebagaimana yang dilakukan Yahudi Israil yang melakukan 
propaganda terhadap siapa saja yang memusuhi mereka dengan menyebutnya anti 
semit. Kita kaum muslimin tidak akan mendeklarasikan perang bersenjata sebagai 
balasan atas propaganda mereka terhadap Islam dengan berbagai macam panggilan 
negatif.

Namun kita harus dalam kesadaran penuh dengan apa yang terjadi dalam hati. 
Mereka mengkaji kita dengan baik, untuk itu kita harus mengkaji mereka dengan 
baik pula. Hal ini untuk menghadapi mereka lewat pemikiran dan informasi dengan 
tujuan memperkenalkan hakikat Islam yang berperadaban sesuai dengan yang kita 
imani. Barang kali yang patut mendapatkan perhatian adalah bahwa Prof. Bush 
tidak cukup hanya menyerang kaum muslimin saja tetapi juta menyerang dan 
melecehkan sekte-sekte non radikal agama Kristen timur yang diimani oleh warga 
Kristen yang mereka itu adalah saudara-saudara kita yang tinggal di banyak 
negara Arab dan Islam mulai dari Maroko hingga Indonesia. (bersambung)
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment, tidak dianjurkan.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke