Menukil kembali Catatan perjalanan :
Mengikuti Kunjungan Presiden Anwar Sadat Ke Jerusalem (7) Oleh : Zulharbi Salim Lion from Egypt Gad Shimron wartawan Radio Israel mengajukan beberapa pertanyan kepada saya. Sejak lama dia memperhatikan saya dan menduga-duga bahwa saya orang Indonesia, karena saya memakai peci khas Indonesia. "Apakah anda orang Indonesia?" "Benar, tidak salah lagi." "Apakah anda baru pertama kali mengunjungi Israel?" "Ya, benar" "Bagaimana sikap pemerintah Indonesia mengenai kunjungan Presiden Sadat ke Israel?" Agak repot juga saya memberi jawaban. Untung bahan-bahan yang diberikan Bapak Duta Besar, Fuad Hassan menjadi pegangan saya, ditambah dengan pernyataan Bapak Adam Malik melalui Radio Cairo. Saya jelaskan kepadanya bahwa Indonesia mendukung setiap usaha perdamaian dan anti penjajahan. Indonesia cinta kepada kemerdekaan dan karenanya menginginkan terciptanya perdamaian yang kekal dan abadi di kawasan ini. Dia tampak puas atas jawaban saya dan segera pamit untuk menanyai yang lain. Tidak lama kemudian, muncul Ehud Yaari dari Televisi Israel Herzlya. Dia memperkenalkan diri dan menanyakan apakah saya orang Indonesia? Dia memberitahukan kenal dengan Panglima UNEF di Timur Tengah, Mayjen Rais Abin dan pernah mewawancarainya. Dia sangat tertarik dengan Indonesia. Setelah kamera siap, wawancara berlangsung dengan santai tapi serius. Dia menanyakan beberapa hal tentang kebudayaan Indonesia, kemudian tentang public-opini Mesir mengenai rencana kunjungan Presiden Anwar Sadat ke Israel. Jawaban yang saya sama dengan jawaban yang saya berikan kepada Radio Israel. Ketika dalam pesawat, beberapa rekan wartawan dari Asia telah mengambil sikap sama bahwa apabila ditanya nanti, usahakan untuk tidak banyak memberikan komentar. Harus banyak mendengar dan mencatat. Karena sikap demikian, saya mulai balik bertanya tentang sikap mereka sendiri dan terjadilah wartawan meliput wartawan. Umumnya pendapat mereka mengenai kunjungan Presiden Anwar Sadat ke Israel merupakan suatu kunjungan luar biasa dan berani. Kunjungan Sadat ke Israel melebihi kepopuleran kunjungan Presiden Nixon ke RR China atau melebihi kunjungan Kruchev ke Amerika Serikat. Kunjungan yang bersejarah bagi Israel dan Mesir. Masyarakat Israel bersikap menyambut baik kunjungan Presiden Sadat di Israel dan menganggapnya sebagai seorang kesatria. Mereka dapat memahami dan menerima kenyataan dan mereka berikan julukan khusus sebagai Singa dari Mesir (Lion from Egypt). Kalimat shalom keluar dari mulut setiap orang-orang Israel. Artinya perdamian atau as-salam dalam bahasa Arab. Israel ingin perdamaian, ingin hidup tenteram berdampingan dengan tetangganya bangsa Arab. Pendapat ini dikemukakan mulai dari supir taxi, pedagang, pekerja hotel, pegawai sampai kepada Direktur Penerangan Luar Negeri Israel, wartawan-wartawan Israel, militer dan sebagian bangsa Arab Palestina. Harus pula dicatat bahwa tidak semua orang Palestina setuju dengan inisiatif Presiden Sadat. Mereka banyak yang menentang, terutama yang berada di luar Palestina. Mereka mencap Anwar Sadat sebagai pengkhianat bangsa Arab.(bersambung)
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008. ----------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ============================================================ UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >500KB. 2. Email dikirim untuk banyak penerima. -------------------------------------------------------------- * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config * Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di: http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2 dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas. ============================================================

