FYI
----- Original Message ----- 
From: Zulharbi Salim 
To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Is 
Sutan Marajo ; [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Sunday, February 11, 2007 6:27 AM
Subject: Mengikuti Kunjungan Presiden Anwar Sadat ke Jerusalem (5)


Menukil kembali Catatan perjalanan  :

 

Mengikuti Kunjungan Presiden Anwar Sadat Ke Jerusalem (5)

 

Oleh : Zulharbi Salim





Kelihatan dua orang Polwan (Polisi Wanita) Israel berseragam biru tua menyambut 
kami di terminal. Dengan  handy-talkie  ditangannya memberitahukan kepada 
petugas lain diluar terminal bahwa  rombon­gan wartawan dari Cairo sudah datang.

Tanpa  pemeriksaan, kami cuma diminta memperlihatkan  Paspor dan diberikan  
Pass-gate  warna hijau dan  diatas  kertas  hijau itulah petugas imigrasi 
membubuhi stempel "Visa  et  permis  de sejeur visite, 3 mois". Visa kunjungan 
untuk 3 bulan. Paspor  sama sekali  tidak  diberi cap, yang dicatat hanya  
nomor paspor  dan warga negara masing-masing.

Semula saya merasa cemas juga dan bertanya-tanya dalam hati, apakah kepada  
saya diberikan hak yang sama  dengan  yang  lain. Sebab, apabila diteliti di 
halaman 11 Paspor saya tertulis Paspor ini berlaku untuk seluruh negara di 
dunia, kecuali ISRAEL. Di pesawat saya  mencari informasi kepada  seorang rekan 
wartawan Mesir  yang menyertai rombongan. Apakah di Paspor anda ditulis 
dilarang  masuk Israel? Oh ya, sudah jelas! katanya sambil  meli­hatkan 
paspornya. Bagaimana nanti di Tel Aviv? tanya saya lagi. Oh, tidak menjadi 
soal, ini kan fasilitas luar biasa. Jadi  semua akan menjadi  luar biasa pula 
sifatnya, katanya sambil tertawa gembira. Tenteramlah hati saya, karena tidak 
akan terjadi apa-apa disana. Ternyata memang benar!

Kadang-kadang  sulit  dipercaya ucapan orang Mesir,  dengan cepat saja menjawab 
maa fi musykilah (tidak ada masalah).

Berbeda pengalaman. Wartawan yang datang beberapa jam  sebe­lum pesawat  
Presiden Sadat tiba, mereka  langsung  diangkut  ke tribune  khusus yang 
sengaja dibangun untuk wartawan  yang  akan meliput kunjungan Presiden Sadat di 
Ben Gurion Airport. Mereka sudah menunggu sejak dinihari.

Kepada rombongan wartawan dari Mesir, pelayanan serba istimewa diberikan, 
memang terbukti seperti yang dikatakan rekan saya diatas.

Di luar terminal telah disiapkan 10 buah mobil Mercedes Benz 240D. Kami diantar 
ke Diplomat Hotel sebuah hotel  berbintang  4 yang baru saja selesai di bangun 
di pinggir kota Jerusalem. Jarak Airport ke kota Jerusalem sekitar 51 km dan 
ditempuh dalam  tempo 45 menit.

Kita tidak melihat lampu-lampu yang menyala sepanjang  jalan menuju  kota 
Jerusalem, gelap gulita. Tidak  seperti  di  Cairo, terang benderang. Yang 
menerangi jalan raya  adalah  lampu-lampu mobil yang kami tumpangi. Sebagai 
petunjuk  jalan dikiri-kanan dipasang rambu-rambu  dengan sinar ultra 
violet/reflector  yang dapat dibaca dengan jelas. Jalan raya menuju Jerusalem 
berbelok-belok dan naik turun gunung. Rasanya seperti di Indonesia saja. Karena 
jalannya naik turun gunung, kecepatan rata-rata 70 sampai 100  km/jam.  Iringan 
mobil-mobil kami didahului  oleh  Jeep  CPM Israel, sebagai pengamanan dijalan 
dan pos-pos penjagaan (check-point).

Kesan  pertama  begitu  menginjakkan kaki  di Israel  (baca Palestina) adalah  
bersih. Gambaran saya tidak  sedemikan  rupa, paling tidak  sedikit lebih 
bersih dari  kota Cairo. Tampaknya kebersihan sangat diutamakan Israel, apakah  
dibersihkan  ketika akan dilalui tamu istimewa, Presiden Sadat.  Jerusalem 
sekarang mirip belahan kota-kota di Eropa, seperti Amsterdam,  Frankfurt, 
London dan Paris. Jalan tol licin dan bersih.(bersambung)
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke