FYI
----- Original Message ----- 
From: Zulharbi Salim 
To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; Is 
Sutan Marajo ; [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, February 12, 2007 7:13 AM
Subject: Mengikuti Kunjungan Presiden Anwar Sadat Ke Jerusalem (6)


Menukil kembali Catatan perjalanan  :

 

Mengikuti Kunjungan Presiden Anwar Sadat Ke Jerusalem (6)

 

Oleh : Zulharbi Salim





Diplomat Hotel

 

Sepanjang  jalan Ben Gurion ke Jerusalem, kami berbincang-bincang dengan  
supir, orang Yahudi keturunan  Arab,  menguasai bahasa  Arab dan Inggris dan 
komunikasi menjadi lancar. Pembicaraan ringan dimulai oleh wartawan "All Indian 
 Radio", Krishnan Kumar  bertanya  tentang keadaan di Israel. Keadaan 
biasa-biasa saja  dan aman, jawabnya. Kami berbicara bebas  dan demokratis.Yang 
penting jangan melanggar peraturan yang ada. Lalu  kemana kita hendak dibawa 
untuk menginap, apakah ke King David Hotel atau  ke Hotel lain? Tunggu 
sebentar, jawab supir. Dia  berbicara melalui  radio dengan mobil CPM di depan 
untuk menanyakan  dimana rombongan menginap. Jawabannya di Diplomat Hotel. 
Mereka berbica­ra dalam bahasa  Hebrew (Ibrani), bahasa resmi (nasional)  
Israel. Kami tidak mengerti sama sekali.

Setiap  saat  pembicaraan  antara supir  dengan supir  atau dengan Jeep CPM di 
depan selalu dimonitor. Keadaan ini mengingatkan saya kepada Taxi, Bus dan Tram 
di Negeri Belanda yang mempunyai hubungan dengan kantor pusatnya.

Satu  hal yang terkesan bagi saya bahwa  orang-orang  Israel tidak suka kalimat 
basa-basi (mujamalah, bahasa  Arab)  seperti terdapat  di Mesir. Di Mesir 
basa-basi, pujian,  sanjungan  sudah menjadi bahasa pergaulan dan banyak 
dipergunakan. Di Israel  lain halnya.  Mereka sudah terlatih dengan hidup serba 
cepat,  teratur dan disiplin. Sudah maju dan modern. Mereka boleh dikatakan 
hidup dibelahan benua Eropa atau Amerika. Memang, American style  sudah 
menjiwai kehidupan mereka, bahkan toleran. Berbeda dengan  kebanyakan 
orang-orang Mesir.

Jarak  51  km tidak terasa jauh dan kami  tiba  di Diplomat Hotel dipinggir 
kota Jerusalem jam 04.50 subuh,  yang  terletak dikaki sebuah bukit. Di Hotel 
sudah menunggu pejabat Pers  Kemen­terian Luar Negeri Israel. Setelah mengisi 
formulir dan beristirahat sejenak, kami dipersilahkan menempati kamar  
masing-masing. Jam  10.00 pagi waktu setempat sudah harus kumpul di Lobby  
untuk mendapatkan briffing mengenai program hari itu.

Diplomat Hotel berbintang empat mempunyai 500 kamar, full AC dilengkapi dengan 
TV berwarna dengan circuit system, telephon dan kamar manti sendiri. Mempunyai 
12 ruang sidang dan ruang Sidang Utama mempunyai 1200 tempat duduk. Hotel ini 
dibangun tahun 1976 dan termasuk hotel baru di Jerusalem.

Dekorator di Lobby cukup menarik. Ada lukisan miniatur  kota Jerusalem dengan 
relif Hebrew bercampur Arab.

Pada  tanggal  19 Nopember 1977, jam 09.00 pagi, saya  dan beberapa  rekan  
wartawan dari Jepang, India dan  Belanda  sudah berada di Lobby Hotel dengan 
maksud mengumpulkan informasi yang belum  banyak kami ketahui tentang 
Jerusalem, khususnya  tentang persiapan kunjungan Presiden Anwar Sadat.

 

Rupanya sejak pagi, beberapa wartawan dari TV Israel Herzlya telah menyiapkan 
camera TV dan lampu-lampu sorot  untuk  merekam setiap orang yang keluar masuk 
hotel, khususnya  tamu-tamu yang akan ikut menyambut Presiden Sadat.

Wartawan Radio Israel siaran Bahasa Arab dan Inggris menyerbu kami dan meminta 
keterangan dari kami yang datang dari  Mesir mengenai kunjungan Presiden Sadat 
dan komentar  public-opini  di Cairo. Mereka menanyakan kenapa Menlu Mesir, 
Ismail Fahmi mengundurkan  diri?  Repot juga saya pikir. Kami  yang semula 
hendak mengumpulkan dan mencari berita, malah menjadi sumber berita.

Wartawan-wartawan dari harian-harian Jerusalem Post,  Maariv dan Al-Anba 
menghujani kami dengan berbagai pertanyaan.(bersambung)

 
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke