Sebagaimana karakter yang ditulis Makmur Hendrik, once upon a time.....
Datuk Sipasan dan Pandeka Sangek menghadang Harimau Kumbang di Lintau,
mereka bertempur mati-matian sampai tengah malam dan hampir kalah-lah sang
Harimau Kumbang. Namun di detik-detik terakhir tak disangka-sangka muncul
Harimau Bukit Tambun Tulang..guru gadangnya Harimau Kumbang. Terkejut
setengah mati Pandeka Sangek dan  Datuk Sipasan...menyadari bahwa yang
datang adalah kekuatan dari masa lampau yang tak dapat mereka
kalahkan...Mereka memutuskan melarikan diri. Mereka terus melarikan diri ke
arah timur laut sehingga ketika waktu subuh datang ternyata mereka sampai di
New Jersey.

Dari New Jersey mereka naik terus ke utara sampai ke Calgary. Disana  mereka
berhenti dan bertemu dengan Geoffrey Crawford, seorang pendeta.....
"You must be  moslem since you are coming from Minangkabau Kingdom" kata
pendeta.
"Iyo bana tu, tuan Pendeta". Jawab Pandeka Sangek.
"Waang masuak narako kalau indak ikuik jo agamo den" kata Pendeta Geoffrey.
"Are you sure?" balas Datuk Sipasan.
"Iyo bana "...jawab Geoffrey.
"Have you ever prayed for us the moslem so that we can enter the Heaven
without following your religion?" tanya Pandeka Sangek.

"Indak pernah tuh.." Jawab Geoffrey.
"Hmm..Ok..Priest..We are in sort of difficult situation at the moment  and
we  have to go back to Lintau before the sun sets today. Nice to see you and
bye-bye" jawab Datuk Sipasan.

Lalu dua orang pendekar ini memutar arah mereka, bukan balik melalui
barat daya melainkan terus ke  north west mengikuti shortest path bumi...go
to Jerussalem, Mecca and then continue their journey back to Lintau.


cheers,
.ari




On 2/24/07, mantari_sutan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Dari kecil Amir begitu mengagumi Thomas Alfa Edison.  Itu bermula
ketika Guru SD Amir bercerita tentang penemu listrik.  Walaupun
ketika tiba di rumah, Ayah dan Ibunya merevisi, bahwa Edison
sebenarnya adalah penemu bola pijar.  Apa pun itu, Amir tetap
menganggap Edison adalah orang hebat.  Bahkan ketika di kelasnya ada
anak baru, pindahan dari Jambi bernama Edison, Amir sempat iri bin
bingik.  Kenapa ia dulu tidak diberikan nama Edison oleh ayah ibunya.

Menurut Amir kecil, kalau tidak ada Edison ia tidak akan bisa
menonton TV seperti sekarang ini.  Menyaksikan Film Si Unyil, Dari
Gelanggang ke Gelanggang terutama bagian relly mobilnya, atau
menyaksikan film Flash Gordon.  Ketika listrik padam di rumahnya,
kekagumannya pada Edison makin tak terbatas.  Benar-benar gelap
dunia ini tanpa Ediosn, begitu kira-kira.  Di perpustakaan SDnya,
Amir menemukan sebuah buku bergambar yang bercerita tentang Edison.
Di buku itu tertulis, kalau Edison memiliki puluhan paten atas
namanya.  Ketika di luar, orang berbicara tentang kepatenan.  Amir
dengan lantang akan berkata, dia tidak berhak disebut "paten".  Di
dunia ini yang berhak disebut paten hanyalah Edison.  Yang lain cuma
sok paten.

Di kelas IV SD, Amir menangis sedih ketika Guru Agama menceritakan
semua orang yang bukan islam akan masuk Neraka.  Berarti Thomas
Edison dan Om Sinaga tukang kredit Ibunya akan masuk Neraka. Edison
adalah orang hebat.  Om Sinaga adalah orang baik.  Suka memberikan
kipang kacang padanya.  Membantu ibu-ibu membelikan Panci, Seprai,
Lapiak lipek dan sebagainya.  Termasuk memberikan Imsakiyah
menjelang bulan puasa, yang dihisab oleh Bapak Arius Saikhi.  Amir
tidak terima kalau Edison dan Om Sinaga masuk neraka.

SMP dan SMA, Amir sudah mulai melupakan Edison.  Ia lebih tertarik
dengan wanita.  Juga lagu Metallica.  Sebenarnya dangdut juga.  Cuma
Amir sedikit gengsi.  Soalnya di majalah HAI yang ia baca, Metallica
dan kawan-kawanlah yang dianggap gaul di Jakarta.  Nike Ardilla dan
Deddy Dorres aja dianggap kampungan, apalagi Kalau Dangdutnya Anis
Marsela.  Begitu juga lagu Malaysia.

Dan, Amir pun kuliah di tanah Jawa.  Sekamar dengan Bang Rajab
asal Sidempuan.  Dari si Abang, Amir banyak belajar tentang dunia.
Di luar kuliah dan teman wanita.  Amir dan Rajab sering berbincang
tentang apa saja.  Akhirnya sampai juga pembicaraan tentang Thomas
Edison.  Ketika bicara tentang Edison, abang biasa saja
menanggapi.  "Tak adalah itu, kalaupun si Edison tidak ada lampu
pijar pasti ditemukan orang juga nya", begitu kata abang.  Paling
juga tertunda 5 tahun saja.  Tapi Amir memang Minang sajati: Iyo kan
nan di urang laluan nan di awak.  Baginya Thomas Edison tetap orang
hebat.

Amir pun mulai terlibat dalam pergulatan pemikiran dengan Bang
Rajab.  Banyak hal mereka sulit untuk sepakat.  Dari sedikit yang
mereka sepakati hanyalah soal ketidakadilan konsep penghuni sorga
dan neraka versi mutakhir kawan-kawan lain.  Bagi Rajab dan Amir,
kebajikan seseorang kepada manusia dan peradaban adalah sorga itu
sendiri.  Bukan yang lain.  Lalu Rajab dan Amir mulai berdoa, "Ya
Allah. Ya Tuhan kalau memang sorga akan kau berikan kepada manusia
ini.  Berikan juga untuk Thomas Edison, Abu Thalib dan Isaac
Newton.  Betapa mereka telah banyak berbuat kebaikan untuk dunia
ini.  Layaklah sorga-Mu itu sebagai apresiasi bagi mereka.  Kalaupun
mereka tidak pernah menjadi muslim,  Bukankah mereka juga mengakui
Tuhannya Ibrahim sebagai Tuhan mereka pula... Amin".

Amir dan Rajab segera menyalakan Sampoerna Mild.  Mengambil gitar,
menyanyikan lagu Isabella yang lagu Malaysia.  Diteruskan dengan
Manuk Dadali yang lagu Sunda.  Kemudian bercerita tentang pacar-
pacar mereka.  Mereka, udah loe apain aja....?

Wassalam,

UBGB





---------------------------------
Looking for earth-friendly autos?
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.

--- End forwarded message ---



Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur
pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list
di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke