HARI HARI TERAKHIR PAPAKU
   
  20 Juli 2000  sekitar pukul 16.00 WIB
  Adikku memberitau lewat telpon  
  “ papa stroke, pulanglah”
  Usia papaku waktu itu jelang 81 tahun
   
  Biasanya kalau papa sakit 
  Aku sering pulang sendirian
  Kali ini aku khawatir
  Ku ajak anak-anak dan suami
   
  Sesudah Magrib kami berangkat dengan mobil sewaan
  Besok paginya kami sudah sampai di Payakumbuh
  Di rumah kakakku yang tertua
  Kakakku ahli penyakit dalam
   
  Papa di rawat dirumah saja
  Waktu kami sampai
  Di sana sudah ada kakakku yang dari Jakarta
  Etekku  yaitu adik perempuan papa juga sudah hadir
   
  Ku lihat papa sudah dipasangi oksigen, dan infus
  Kondisinya agak kritis
  Semua yang hadir
  Menunjukkan wajah yang tegang dan pasrah
   
  Alhamdulillah besoknya masa kritis papa lewat
  Tabung oksigen di lepas tapi infus masih terpasang
  Kadang kakakku menyalurkan makanan lewat hidung papa
  Aku nggak berani menyaksikan
  Adikku lebih berani tapi dengan air mata terurai
   
  Kondisi papa semakin hari semakin membaik
  Infuspun akhirnya dilepas
  Kamipun sudah bisa berkomunikasi  satu arah dengan papa
   
  Karena tempat tidur papa luas
  Kami anak-anaknya sering menemani papa  
  Ikutan tiduran atau duduk disamping papa
   
  Suatu malam tanggal 23 Juli 2006 kalau tidak salah
  Papa minta duduk bersandar
  Tiba-tiba sepertinya papa melihat sesuatu
  Lalu papa menyalami suamiku yang berada disampingnya
  Kakakku yang baru masuk kekamar juga disalami.
  Kami bingung dan saling pandang
  Lalu kakakku bercanda …” taraso lai... takatoan indak… , duh gimana 
kita bisa tau ya ? “
   
  Aku yang duduk disamping papa mengajak papa mengaji
  Aku Tanya papa .. “ kita mengaji surat apa papa ? “
  “ AlFA …FAH … “  kata-kata yang kurang jeas yang diucapkan papa
  Aku sebut beberapa nama surat yang aku tau
  Papa menggeleng setiap ku sebut
  “ Berdasarkan nomor surat ya pa “, pintaku
  “ Surat satu “, papa langsung mengangguk.
  “ Alfatihah ?”, tanyaku
  Lagi-lagi papa mengangguk.
  Kami membaca Alfatihah
  Setelah selesai kutanya papa lagi
  “ diteruskan ke sutat berikut?”
  Papa menggeleng
  “ diulangi Alfatihahnya? “
  Papa mengangguk
  Akhirnya kami membaca Alfatihah berulang-ulang.
  Anak-anakku juga kuminta untuk mengaji Alfatihah bersama kakeknya.
  Kulihat papa tersenyum bahagia dengan suasana ini.
   
  Tanggal 24 Juli 2000  malam  hari
  Kakakku mengumumkan kalau masa kritis papa sudah lewat
  Sudah boleh kembali ke tempat masing-masing
  Kasihan anak-anak 
   
  Aku bilang ke suami “ kembalilah ke Bengkulu dengan anak-anak, aku mau jaga 
papa “
  Suamiku setuju dan besoknya berencana kembali ke Bengkulu
  Sekitar Jam 10 pagi suamiku dan anak-anak diantar kakak iparku ke Bukittinggi
  Bersama mereka kakakku yang dari Jakarta beserta etek juga ikut ke Bukittinggi
  Kakakku dan etek mau  mampir ke kampungku SungaiTanang
   
  Sehabis melepas suamu berangkat
  Aku kembali kekamar papa yang ditinggal sendirian
  Aku lihat papa atur sendiri tangannya 
  Papa angkat tangan kirinya pakai tangan kanan
  Papa taruh tangan kiri diperut lalu tangan kanan diatasnya seperti posisi 
sholat
  Aku terkejut lalu aku urai tangan papa
  Aku ambil telapak tangan papa
  Aku usapkan ke pipiku bergantian antara yang kanan dan yang kiri
  Ku tanya papa waktu kuusapkan tangan kiri
  “ Terasa pa? “
  Papa mengangguk
  Aku bingung, kata orang kaki atau tangan yang mati, tidak ada rasa
  Ku pegang kaki papa bergantian
  Ku Tanya lagi papa ketika ku pegang yang kiri
  “ Terasa pa”
  Lagi-lagi papa mengangguk
  Ku pegang lagi kaki papa
  Aku merasa kedua kaki papa dingin
   
  Kakakku masuk kamar
  Kuberitau kakakku tentang kaki papa yang dingin
  “Carilah Balsem, mungkinkarenan darah tidak mengalir, uni mau sholat dulu”
  Ku usap kaki papa dengan balsem
   
  Selesai kakakku sholat dia duduk disamping papa dan baca Alquran
  Aku dipanggil si mbak nani ke dapur
  Waktu aku akan keluar dari kamar
  Ku lihat papa menatapku tanpa berkedip
  Seperti tatapan mama ketika kulepas ke ruang operasi 
  Dan itu adalah tatapan terakhir 
   
  Di dapur kami bercerita tentang tatapan papa tadi
  Mbak nani juga bercerita ketika menyapu kamar tadi pagi
  Juga di tatap papaku tanpa berkedip
   
  Sedang asyik bercerita 
  Aku dipanggil keponakkanku
  “ Etek, mama manggil “
  Aku berlari kekamar
  Ku lihat papa lalu kusambar Alquran
  Entahlah entah masih ada atau tidak
  Aku baca surat Yassin mengiringi kepergian papa.
  Innalillahi wa innailaihi rajiun
   
  Kakakku bercerita dia sempat ketiduran ketika mengaji disamping papa
  Waktu terbangun dia lihat wajah papa berubah
  Saat itu Azan Zuhur lagi berkumandang dari Mesjid
  Dia pimpin dan  iringi kepergian papa 
   
  Bengkulu, 25 Februari 2007
   
   
   
  Hanifah Damanhuri
   
  NB. Bapak  Suheimi yth, kalau tidak keberatan mohon dijelaskan tentang surat 
Alfatihah… Kok papa lebih memilih membaca Alfatihah ya ? Papa senang baca …
  Yang aneh lagi … kematian mmang tidak bisa di duga ya.. walau oleh dokter 
sekalipun..
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   

 
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke