Ops, maaf .. lupa di-insert ka email .. Mudah2an coret-coretan sederhana ini bisa membuat kita saling bicara dan berdiskusi di milis ini dengan penuh arif bijaksana seperti yang diajarkan oleh kearifan budaya Minang ... mudah2 bermanfaat.
BICARA oleh : Riri Satria 1 Februari 2007 http://ririsatria.wordpress.com/2007/02/01/bicara-2/ Seringkali kita bicara sesuatu, tetapi menimbulkan kesalahpahaman bagi yang menerima. Apa yang kita maksud, belum tentu itu yang diterima oleh teman bicara kita. Tidak jarang, kesalahpahaman itu menimbulkan masalah, seperti pertengkaran, kemarahan, rasa sakit hati, dan sebagainya. Rasanya ini sesuatu yang sering terjadi dalam hidup sehari-hari. Ahli ilmu komunikasi mengatakan bahwa pemilihan kata-kata mempengaruhi 7% dari keberhasilan komunikasi, intonasi suara sebesar 35%. Apa yang terbesar mempengaruhi kesuksesan komunikasi ? Ternyata 58% dipengaruhi oleh body language, dan sebagian besar body language dipengaruhi oleh eye contact dengan teman bicara. Kearifan lokal dalam budaya Minang, kampung halaman saya, sudah wanti-wanti memperingatkan hal ini sejak lama. Hati-hati dalam komunikasi, kesalahpahaman bisa terjadi, dan dampaknya bisa fatal. Malangkah paliharo kaki, maliek paliharo mato, mangecek paliharo lidah, mudah kato takatoan, sulik kato jo timbangan, barundiang siang caliak-caliak, mangecek malam agak-agak, dek sipuluik santan binaso, dek muluik badan marano, haniang saribu aka, pikia palito hati, sabalum kato dikatangahan, bao bapikia lah dulu, bao bamanuang sakatiko, mako elok-elok manyusun kato. Terjemahan bebas : Melangkah pelihara kaki, melihat pelihara mata, bicara pelihara lidah, mudah kata terucapkan, tapi seringkali tanpa pertimbangan, kalau ngobrol siang hati-hati, kalau bicara malam lihat-lihat situasi, dek sipuluik santan binaso, (hanya sampiran), karena salah bicara kita celaka, lebih baik diam dan berpikir dulu, berpikir itu pelita hati, sebelum sesuatu diucapkan, berpikirlah terlebih dahulu, merenunglah sejenak, supaya hati-hati kalau bicara. Tetapi di atas segala-galanya adalah, kemampuan kita untuk memahami bahwa dalam komunikasi bisa jadi ada kesalahpahaman. Jika langsung terasa kesalahpahaman itu terjadi, maka yang paling diharapkan adalah sifat pemaaf. Kearifan masa lalu Minang mengatakan : Ado kato dan dikatokan, ado kato yang bakatai-katai, kato nan dikatokan adolah kato nan indak sangajo, disampaikan secara kabatulan sajo, kato nan bakatai-katai adolah kato asa kalaua sajo, indak paralu dihiraukan, palapang sajo hati jo kasabaran, sambia maagiah maaf untuak kakhilafan, itulah parilaku arif bijaksano. Terjemahan bebas : Ada bicara yang asal diucapkan, ada bicara yang tidak menyenangkan, bicara asal diucapkan adalah ketidaksengajaan, disampaikan secara kebetulan saja, bicara yang tidak menyenangkan asal ucap saja, tidak perlu dihiraukan, penuhi hati dengan sikap sabar, sambil memberi maaf untuk kekhilafan itulah perilaku arif bijaksana. ____________________________________________________________________________________ Bored stiff? Loosen up... Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games. http://games.yahoo.com/games/front Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008. ----------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ============================================================ UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >500KB. 2. Email dikirim untuk banyak penerima. -------------------------------------------------------------- * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config * Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di: http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2 dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas. ============================================================

