Website: http://www.rantaunet.org
==========================================

Mohon ma'af sabalun batutua, kapado Allah kito minta ampun.
 
kenapa ada sebagian kita cenderung untuk mengopeni kalau simbol masa
lalu kita terganggu kita bersemangat  untuk membenahinya, tapi kalau mau
mengurus masyarakat miskin kita biasa saja. kita disibukan oleh
kemegahan simbol nenek moyang kita. Sementara masih banyak orang-orang
yang menunggu uluran tangan kita. 
 
Apakah pay-out nantinya dana yang terbenam dengan hasil parawisata yang
dihasilkan (pengelolaan setengah hati). masih banyak yang urgen yang
harus dikerjakan.
 
kalau kita bisa bangun kampus bergengsi dan bermutu, mungkin pariwisata
pelajar akan banyak juga berdatangan.ekonomi juga akan maju karena
multiply-effect nya.
contoh; dulu ampek angkek canduang, padang panjang santrinyo ada dari
malaysia , brunei, thailand . tapi kini baa?.
 
kalau saya pikir wisata ini agak jauh dari berkahNya Allah, mungkin
karena ada campur maksiat mungkin ya (ditempat lain). Duitnya memang
banyak, tapi nguap begitu saja.rakyat kecil tetap melarat juga. apa saya
salah pandang mungkin. banyak ma'af.
 
Wass,  
 
Tuangku Batuah nan Sati.

________________________________

From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of benni
inayatullah
Sent: Wednesday, February 28, 2007 8:46 AM
To: Membangun Minangkabau nan Bergengsi
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] PARIWISATA SUMBAR BERDUKA --> Galang
solidaritasdan bantuan...


Ridha mungkin saya juga akan dianggap aneh bersama dengan Ridha..saya
melihat hingga saat ini kita masih terikat dengan simbol simbol yang
besar, katakanlah begitu. sementara substansi hal hal kecil yang
sesungguhnya butuh perhatian terpinggirkan.

saya kok kurang sepakat dengan pernyataan istano pagaruyuang ini
dikatakan simbol wisata minang. sejak kapan ? malah kebanyakan yang
mewakili wisata minang adalah jam gadang dan ngarai sianok. bukannya
saya mengecilkan arti keberadaan istana ini namun sependapat dengan
Ridha banyak hal penting lainnya yang lebih perlu kita perhatikan
bersama2. apakah itu pendidikan, kesehatan dan sebagainya.

saya takutnya kita dinilai orang hanya "bagaduru" apabila menyangkut
simbol2 yang menarik perhatian banyak orang secara instant. Padahal
objek wisata berupa heritage ini sudah berada dalam tanggung jawab pemda
dalam pengelolaannya termasuk perbaikan dari kerusakan. sudah ada
anggarannya tersendiri. alangkah lebih baiknya jika dana sukarela
diperuntukkan bagi mereka rakyat kecil yang tak tersentuh uluran tangan
pemerintah.

ini hanya pandangan saya saja  hanya unek unek, mohon maaf kalau sanak
ada yang tersinggung atau gak enak hati

Terakhir saya turut berduka atas meninggalnya salah seorang Staaf dinas
pariwisata semoga mendapat ampunan dan tempat layak disisi Alloh
SWT..dan mudah2an Pemda tidak pelit menurunkan anggarannya agar istana
dapat diperbaiki kembali.

salam

Ben

Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

        On 2/27/07, Yulnofrins Napilus wrote:
        
        Mungkin pandangan saya akan dianggap aneh, apakah tepat saat ini
        mengeluarkan dana besar untuk pembangunan istana yang megah?
        Sungguhkah pariwisata Sumbar luluh lantak bersama terbakarnya
istana
        itu? Tidakkah kita telah memiliki daya tarik wisata alam yang
selama
        ini dibicarakan?
        
        Jika memang masyarakat Minang mampu menggalang dana
besar-besaran,
        bukankah masih banyak bidang yang perlu memperoleh perhatian?
        Pendidikan? Kesehatan? Dan banyak lainnya.
        
        -- 
        Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
        (l. 1400 H/1980 M)
        
        Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
        
-----------------------------------------------------------------
        Website: http://www.rantaunet.org
        ============================================================
        UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
        - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan
reply.
        - Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui
jalur pribadi.
        - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
        1. Email ukuran besar dari >500KB.
        2. Email dikirim untuk banyak penerima.
        --------------------------------------------------------------
        * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan
konfigurasi keanggotaan, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-config
        * Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror
mailing list di:
        http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
        http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
        dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror
diatas.
        ============================================================
        


________________________________

The fish are biting.
Get more visitors
<http://us.rd.yahoo.com/evt=49679/*http://searchmarketing.yahoo.com/arp/
sponsoredsearch_v2.php?o=US2140&cmp=Yahoo&ctv=Q107Tagline&s=Y&s2=EM&b=50
>  on your site using Yahoo! Search Marketing.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=49679/*http://searchmarketing.yahoo.com/arp/
sponsoredsearch_v2.php?o=US2140&cmp=Yahoo&ctv=Q107Tagline&s=Y&s2=EM&b=50
> 
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >300KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke