Website: http://www.rantaunet.org
==========================================

Mohon maaf, kenapa kok mulai rencana disain dg Inkindo ya? Sepanjang 
pengetahuan saya, yg punya kompetensi untuk disain dan perencanaan tata 
ruangnya adalah para Arsitek. Kalau disain dan segala aspek fungsinya sudah 
confirmed, barulah orang2 Konstruksi melakukan penghitungan biaya (duit...!) 
dan project managementnya sampai teknis membangun. Mestinya IAI (Ikatan Arsitek 
Indonesia) dulu, baru Inkindo ntar... 
   
  Saya khawatir, kekurang pahaman ini terjadi dg Jam Gadang. Entah bgmn 
ceritanya, renovasi Jam Gadang diserahkan ke Asosiasi Perawatan Gedung. Mungkin 
melihat nama "perawatan" ini, langsung saja diserahkan ke meraka. Sehingga 
muncullah rantai lampu2 kayak pasar malam disisi-sisi Jam Gadang itu. Padahal 
di Jakarta, katanya Asosiasi Perawatan ini lebih kepada cleaning service. 
Renovasi Heritage seperti Jam Gadang ini mestinya, kalau gak salah, adalah 
orang2 yg punya kompetensi dibidang Revitalisasi Arsitektur...! Minimal lulus 
S2...!
   
  Skl lagi mohon maaf kalau salah terminologi atau saya yang salah pemahaman 
nih. Dunsanak2 yg ngerti Arsitek, Sipil, Konstruksi, dll. tolong bantu saya 
meluruskan hal ini. Bukan masalah Pemda Sumbar yang akan malu kalau salah 
merancang dan tidak fungsional. Tetapi sayang nanti kalau uang sudah ditanam 
sedemikian besar, hasilnya tidak optimal nanti. 
   
  Mungkin masih ada yg ingat Kubah Mesjid Muhammadiyah di Padang yg "ambruk" 
sampai DUA KALI...?? Katanya itu dibangun tanpa melibatkan Arsitek...!!
   
  Semoga berkenan. Thanks.
   
  Salam,
  Nofrins
  
ASLIM NURHASAN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Rencana Pembangunan Kembali Istano Pagaruyung Segera Disiapkan.  
(padangekspres.co.id, www.tanahdatar.go.id) Mar 02, 2007 - 03:00 PM 
Berita Kabupaten  Gubernur : Bangun Pusat Kajian Minangkabau

Gubernur Sumbar meminta Bupati Tanahdatar, Dinas PU dan Dinas Tarkim Sumbar 
menyiapkan rencana pembangunan replika Istano Pagaruyung dalam waktu seminggu. 
Sehingga rencana pembangunan yang juga dilengkapi dengan audio visual tersebut 
dapat dipresentasikan dihadapan perantau dan di Istana Negara.

Rencananya, hari ini Kadin bersama Ikatan Kontruksi Indonesia (Inkindo) akan 
membicarakan persiapan perencanaan pembangunan serta design bangunan yang akan 
didirikan,” ujar Gubernur Sumbar, Gamawan Fauzi usai mengunjungi lokasi 
kebakaran Duplikat Istano Basa Pagaruyung, Kamis kemarin (1/3). 

Sebelumnya, kata Gamawan dirinya ditelepon dari Sekretariat Negara Ridho 
Syaputro yang meminta agar rencana pembangunan Istano ini dapat dipresentasikan 
dalam waktu tiga hari kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ny Jusuf Kalla dan 
di hadapan perantau Minang lainnya. Sehingga dari presentasi ini bisa digalang 
dana untuk pembangunan kembali replika Istano Basa Pagaruyung. 

“Namun, kita bisa menyatakan tidak sanggup bisa mengerjakan dalam waktu tiga 
hari. Makanya, diminta waktu seminggu untuk bisa dipresentasikan,” kata 
Gamawan. 

Dalam presentasi nantinya, lanjut Gamawan, akan dilengkapi dengan compact disk 
(CD) sehingga terlihat secara audio visual. Semua perantau-perantau Sumbar 
rencananya akan berkumpul di rumah Wapres dan melihat bagaimana rencana 
pembangunan duplikat Istano Pagaruyung. 

“Kita mengharapkan jangan sampai pembangunan ini dihambat-hambat oleh hal-hal 
yang tidak perlu. Bupati, DPRD dan semua masyarakat diharapkan dapat bersinergi 
dan menjauhkan perbedaan pendapat. Jika masalah tanah yang selama ini selalu 
dipersoalkan, jangan lagi dihambat-hambat. Sekarang bagaimana kita dengan 
perbedaan tersebut dapat menyelesaikan pembangunan ini secepatnya,” harap 
Gamawan dihadapan masyarakat Tanahdatar yang juga berada di lokasi kebakaran 
Replika Istano Pagaruyung. 

Dari berbagai usulan, hasil pertemuan dengan bupati/walikota, LKAAM Sumbar, 
DPRD dan ahli waris, pembangunan replika nantinya bukan sekadar membangun 
bangunan utama. Tapi juga akan dibangun fasilitas pelengkap, seperti dibangun 
pusat kebudayaan Minangkabau mulai dari pusat pemikiran bagaimana kehidupan 
masyarakat Minangkabau dalam bentuk audio drama serta pusat pengkajian budaya 
Minangkabau. Selain juga tetap menjadikan objek wisata yang bertaraf nasional. 

Dengan begitu, lanjut Gamawan, semua potensi yang selama ini belum tergali 
digerakkan kembali. Dari peristiwa ini, tambah Gamawan, ternyata melengkapi apa 
yang menjadi tigo tungku sajarangan di Sumbar. Pasalnya, sebelumnya juga 
dibangun Pustaka Negara Bung Hatta di Bukittinggi yang menelan biaya hingga Rp 
45 miliar (simbol pendidikan), kemudian akan dibangun masjid raya yang menelan 
biaya hingg Rp 180 miliar (simbol agama) dan terakhir rencana pembangunan 
duplikat Istano Basa Pagaruyung (simbol adat). “Kita harus mengambil hikmah 
dari peristiwa ini. Momentum ini juga dapat dijadikan sebagai momentum agar 
kita tetap konsisten dan konsekuen dalam melaksanakan Adat Basandi Syarak 
Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK),” ujar mantan Bupati Solok ini. 

Gamawan juga melihat dari peristiwa ini semua masyarakat tergerak untuk 
membangun kembali bangunan ini. Hal ini terbukti dengan besarnya perhatian 
masyarakat bukan saja yang berada di Sumbar, tapi juga perantau-perantau 
Minang. 

“Jika ini terbangun nantinya, usaha kita bukan hanya sebatas itu saja. Setelah 
menjadikan bangunan sebagai pusat kajian, objek wisata, maka yang perlu kita 
pikirkan bagaimana akses menuju ke sana juga diperhatikan. Sehingga semua 
potensi tergerakkan,” terangnya. 

Tentang realisasi pembangunan Istano Pagaruyung yang hangus terbakar itu, 
gubernur yakin dengan semangat dan kekompakan masyarakat yang ada diberbagai 
daerah di tanah air dan luar negeri, rencana itu bakal terwujud. “Besok (hari 
ini, red) akan ada rapat teknis antara Inkindo dan Kadin untuk membuat 
perencanaannya. Saya minta sepuluh hari perencanaan sekaligus disainnya sudah 
selesai. Setelah itu, saya akan presentasikan didepan para perantau minang 
untuk menggerakkan pendanaannya, misalnya dalam bentuk badoncek,” ujarnya. 
Selain partisipasi perantau dan kabupaten/ kota serta APBD Provinsi, juga akan 
diupayakan pendanaan melalui APBN. 


Sampai saat ini, lanjut Gamawan, masih belum bisa diperkirakan berapa anggaran 
yang akan dikeluarkan untuk perbaikan, karena ini tergantung dengan apa yang 
akan dibangun. Terlebih lagi ada rencana pembangunan pusat kajian Minangkabau 
di lokasi tersebut. Kalau rencana secara garis besarnya, kata Gamawan telah 
dapat dirumuskan. 


Setneg Tunggu Laporan 

Sekretariat Negara minta agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera 
menyampaikan laporan tertulis peristiwa terbakarnya Istano Basa Pagaruyung pada 
Selasa (27/2) kepada Presiden RI di Jakarta dalam waktu yang sesingkat mungkin. 

Permintaan tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Menteri Sekretaris Negara 
(Sesmensesneg) H Rildo Ananda Anwar dalam pertemuan spotanitas tokoh masyarakat 
Minang di sebuah restoran kawasan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Kamis (1/3). 

“Saat ini Sekretariat Negara masih dalam kondisi menunggu laporan resmi dari 
pemerintah daerah Sumatera Barat terkait dengan kejadian kebakaran Istano Basa 
Pagaruyung dan langkah-langkah apa yang akan ditempuh untuk memulai sesuatu 
yang baru secara terintegrasi,” kata Rildo Ananda Anwar, didampingi Deputi 
Setwapres Bidang Politik dan Pemerintahan Djohermansyah Djohan. 


Semenjak terjadinya peristiwa tersebut hingga kini, kata Rildo, Sekretariat 
Negara juga sudah berupaya maksimal untuk menghimpun semua data terkait 
peristiwa itu dari beberapa laporan media masa baik lokal maupun nasional. 

Untuk menentukan langkah-langkah apa yang akan dilakukan oleh Sekretariat 
Negara, sangat tergantung dari laporan resmi yang disampaikan nanti oleh pemda, 
ujarnya. 


Terbaik dan Terbaru 

Sementara itu, tokoh masyarakat Minang di Jakarta, Fasli Jalal yang juga Dirjen 
Peningkatan Mutu dan Tenaga Kependidikan, Depdiknas mendukung kesungguhan 
Gubernur Sumbar untuk merumuskan konsep terbaik dan terbaru dalam mewujudkan 
kembali Istano Basa Pagaruyung. 

“Kita dukung penuh agar konsep gubernur bisa terbaik dan terbaru. Bukan sekadar 
hanya pengganti istano yang terbakar,” kata Fasli Jalal. Rencana pembangunan 
kembali istano itu, kata Fasli, kita harap disusun sesempurnakan mungkin, baik 
dari sisi disain yang terkait dengan kekhasannya maupun kualitas bangunannya 
sendiri. 

Menurut Fasli Jalal, Kejadian yang menimpa terbakarnya Istano Basa Pagaruyung 
hendaknya kita sikapi sebagai sebuah kesempatan besar bagi orang Minang untuk 
melakukan kontemplasi dan sekaligus sebagai sebuah koreksi diri bagi kita semua 
dengan asumsi adanya gejala tercabutnya orang Minang dari akar budayanya 
sendiri. 

“Dengan musibah tersebut, terbuka peluang dan kesempatan untuk kita kembali 
duduk secara bersama guna melakukan rekonsiliasi dari hati ke hati,” kata 
Fasli. Bersamaan dengan itu, staf khusus Wapres H Syahrul Udjud menegaskan 
bahwa peristiwa terbakarnya Istano Basa Pagaruyung di Batusangkar mampu 
memanggil jati diri kita masing-masing sebagai orang Minang. 

“Secara pisik memang bangunan yang terbakar. Namun secara filosofi kejadian itu 
sangat mempengaruhi psikologi kita sebagai orang Minang. Luar biasa hikmah yang 
kita peroleh dari kejadian ini. Terutama dalam rangka membangun mengukukuhkan 
kembali jatidiri orang Minang sebagai salah satu aset Negara Kesatuan Republik 
Indonesia,” tegas Syahrul Udjud.
   
  Aslim Nurhasan ST SATI
Limpapeh Luhak nan Tuo
Yayasan Seni, Budaya, dan Kesejahteraan Anak Nagari Minangkabau
[EMAIL PROTECTED], 0811103234

  



  
---------------------------------
  Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail Beta.Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >300KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

 
---------------------------------
Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask your question 
on Yahoo! Answers.
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >300KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke