Hallo salam kenal,
saya mau tanya anak saya Audrey usianya sekarang udah 3thn,sdh beberapa hari
sejak liat Erwin Gutawa main piano dia terus2an minta di les in piano apa anak
umur 3 udah bisa di suruh les piano? thanks sebelumnya.....
"Lala (gmail)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 Dear parents,
Anakku Yudhis (5) semangat banget belajar piano. Dia sendiri yang
ngejar-ngejar aku tiap pagi untuk belajar piano. Aku sih seneng-seneng aja,
yang penting anaknya senang. Tapi pagi ini, bapaknya tiba-tiba nulis di
jurnalnya anak-anak tentang luar biasanya belajar musik. Waktu aku baca, eh
bener juga nih.... mudah-mudahan share ini bisa berguna.
=====
Yudhis sudah cukup lama belajar main piano klasik (walaupun masih di
keyboard). Aku sering memperhatikan dan menemaninya. Tapi, baru pagi ini
tiba-tiba aku tersadar bahwa dari belajar piano itu banyak hal yang sedang
dipelajari anak-anak.
Yang pertama, dia harus belajar membaca not balok. Membaca not balok saja
sudah luar biasa karena dia harus belajar melihat dengan teliti posisi notnya
ada di garis yang mana. Belum lagi ada hitungan yang berbeda untuk setiap not.
Jadi, pada saat dia membaca notasi not balok, sudah terjadi pengolahan
stimulus kecerdasan visual ke kecerdasan logika.
Yang kedua, setelah memahami not yang dituliskan, anak-anak harus
mentransformasikan dalam bentuk aksi fisik menekan tuts piano menggunakan jari
satu sampai jari lima. Yang menarik, aksi fisik itu harus terjadi seketika
karena ada tempo yang juga harus dijaga. Jadi, tidak ada jeda antara
mencerna/memahami not balok dan menekan tuts piano sehingga anak terbiasa
mentransformasikan pemahaman ke dalam aksi.
Dari kegiatan membaca, mencerna, memahami, menekan tuts piano itu terjadi
latihan koordinasi yang luar biasa. Apalagi jika digabungkan dengan tempo dan
dinamika. Dan proses belajar itu lebih kompeks lagi saat harus
mengkoordinasikan permainan tangan kanan dan tangan kiri.
Stimulus beragam jenis kecerdasan itu tentu saja masih harus ditambahkan
dengan stimulus terhadap kecerdasan musikal yang pasti terjadi dalam proses
belajar piano.
It's amazing... Beragam stimulus kecerdasan sebenarnya diperoleh anak-anak
dari proses belajar pianonya... Belum lagi kebahagiaan anak-anak yang
diperolehnya saat belajar piano.
Sudah lama aku melihat anak-anak belajar piano, tapi proses kesadaran itu
baru datang hari ini. Aku jadi lebih memahami, mengapa ada riset yang
menunjukkan bahwa anak-anak yang distimulus dengan pengajaran bermain musik
memiliki kecerdasan yang lebih baik dibandingkan mereka yang distimulus dengan
komputer. Yah.. kompleksitas proses belajar musik memang dapat menjadi stimulus
yang luar biasa.
Aku angkat topi dan berterima kasih kepada ahli musik yang telah menciptakan
tangga-tangga dalam proses belajar musik yang menyenangkan sekaligus semakin
meningkatkan beragam kecerdasan anak.
Lala
http://www.sumardiono.com (Jurnal Homeschooling Yudhis & Tata)
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.