Hanya pagi dan malam?
Mungkin ngga kalau karena 'alergi' dingin?
Ada lendir bukan karena pilek, tapi karena rongga sinusnya memproduksi lebih
banyak lendir sebagai reaksi terhadap dingin.
Lendir turun ke kerongkongan, jadi merangsang batuk.

Dulu saya -waktu kuliah di Bandung- punya sinusitis yang tercetus alergi
dingin.
Kalau lendir turun ke tenggorokan ya jadinya batuk ngga jelas gitu.
Pas pindah ke Jakarta, jelas panas di sini, alerginya ngga muncul lagi.

Apakah kalau tidur malam pakai AC?
Kalau ya, bagaimana kalau temperaturnya dinaikkan sedikit supaya tidak
terlalu dingin.
Dan kalau pagi-pagi, AC dimatikan lalu biarkan sinar hangat matahari masuk
kamar.
Jeje diajak main sebelum mandi, mungkin?
Berjemur sebentar, kan matahari pagi belum terlalu panas ya.

Biasanya kalau anak saya batuk ngga diberi apa-apa sih selain lebih banyak
minum, supaya lendir di tenggorokannya 'terbasuh', tidak terlalu kental jadi
ngga terlalu mengganggu juga.
In my humble opinion, tidak perlu buru-buru ke spesialis paru.
DSAnya Jeje juga nampaknya tidak melihat ada masalah serius dengan batuknya
Jeje, ya?

Tes alergi menyakitkan lho, mom.
Orang dewasa saja bisa mengeluh sakit dan ngga nyaman (karena harus disuntik
beberapa kali dengan alergen berbeda).
Jadi dicoba-coba saja dulu, menghilangkan semua kemungkinan pencetus alergi
sambil melihat reaksi Jeje.
Kalau batuknya hilang, berarti mungkin penyebabnya ya yang sudah
disingkirkan terakhir kali itu.

Semoga membantu.
Salam,
Lita
http://lita.inirumahku.com

On 3/12/07, Multi Cipta Indotama Mandiri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  Dears Moms & Dads,

Ada yg punya pengalaman ngga waktu si kecil batuk? Jeje anakku 2 th, sudah
2 mgg belakangan ini batuk , tapi seringnya di pagi dan malam, tidak pilek
sih hanya batuk aja, suara btuknya sepertinya dia mau mengeluarkan dahak
tapi tidak bisa. Dugaan ku dan Spa nya juga krn alergi, bukan krn batuk flu
(krn tidak pilek ). Sebenarnya sejak 1 tahun lalu Jeje beberapa kali
mengalami batuk seperti ini, biasanya saya kasih obat batuk seperti
triaminic, lalu pernah juga Contumsi, dan terakhir mucopet , semua obat
tersebut sudah saya tanyakan juga ke Spa nya. biasanya 1-2 mgg batuknya reda
dan hilang. Tapi yg terakhir ini kok sepertinya agak mengkhawatirkan, krn
batuknya ga reda reda pedahal sudah 1 mgg saya beri obat mucopet ,batuknya
sih sudah 2 mgg lebih, awalnya hanya sesekali batuk. waktu saya bawa ke
dokter Febuari lalu sekalian vaksin, saya tanyakan ke Spa nya, Spa bilang
sih batuk karena alergi, kalau hanya sekali sekali batuk tidak perlu lah
diberi obat.
Menurut Moms & Dads perlu tidak ya saya bawa ke dokter spesialist paru
paru atau dokter spesialist alergi anak? ada yg tau dokter spesialist yg
bagus / pernah punya pengalaman seperti itu ngga ya? Please infonya donk.
Thank you
Mama JeJe

------------------------------


Kirim email ke