salam kenal mba lilis,
   
  waduh hebat yach,mba bisa ngambil keputusan untuk berhenti kerja,sama dengan 
aku...kemaren juga sempet dilema,mau berhenti kerja atau ngurus anak 
sendiri,karena aku dapet pengasuh engga cekatan,setiap hari anakku pasti benjol 
karena jatuh...tapi akhirnya mamaku saranin supaya aku engga usah berhenti 
kerja, tapi pengasuhannya diawasin langsung oleh mamaku...
   
  Ngomong2 anak mba sekarang mau makan engga?anakku kok susahhh bgt makannya..
  setelah baca mailis mba, aku tertarik banget untuk nanya cara2 ngurus anak yg 
benar,terutama soal pemberian makan anak. thanks 
"Lilis ." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Hallo Mommy Terrence,
   
  Anak saya (Velli) sekarang berusia 1 th 9 bulan.
  Saya dulu juga kerja sampai anak saya umur 1 th, waktu itu Velli juga deket 
sama pengasuhnya. Sering banget pengasuh itu dipanggil mama sama dia, walaupun 
saya dan pengasuh udah koreksi...tetep aja dia panggil mama.
   
  Sampai2 waktu pengasuh itu saya pecat, Velli sempat sakit demam tinggi 
(sampai 40 derajat) selama beberapa hari dan saya periksakan ke 2 dokter anak 
hasilnya Velli ngga apa2, jadi saya berpikir mgk karena dia kangen sama 
pengasuhnya. Atas saran mama saya Velli saya bawa pulang dan tinggal di rumah 
mama sementara supaya cepat lupa sama pengasuh tsb karena di rumah mama ramai 
sedangkan di rumah saya cuma ada saya, suami dan pembantu. 
   
  Pengasuhnya saya pecat karena waktu itu ketauan kalau pengasuh tsb ternyata 
malas memberi makan Velli. Itu saya baru sadari sesudah beberapa kali saya 
inspeksi mendadak pulang ke rumah dan makanan anak saya sudah hilang.... 
ternyata ada yang dibuang dan ada yg dimakan sama dia (ini saya ketahui waktu 
pengasuh itu saya interogasi waktu akan dipecat). Saya melakukan inspeksi 
karena curiga dengan berat badan Velli yang nambahnya sedikit banget dan Velli 
gampang banget kena batuk-pilek dan demam.
   
  Wah.... kacau banget deh perasaan saya waktu itu.
  Mau berhenti kerja rasanya sayang banget karena posisi saya di kantor bisa 
dibilang udah kepercayaan atasan, tapi liat anak gak keurus jg gak tega. Dilema 
banget........
  Saya ambil cuti 2 minggu setelah pengasuh Velli dipecat. Selama itu saya 
pernah coba ambil suster lagi dari yayasan tetap gak sreg dan cuma bertahan 2 
hari.
   
  Akhirnya saya putuskan untuk jaga Velli sendiri, saya udah gak percaya lagi 
sama yg namanya pengasuh/suster. Saya jadi mikir kalau saya kerja capek2 di 
kantor kan hasilnya buat anak ... trus kalau jadinya anak gak terawat buat apa, 
mending saya pinter2 mengelola gaji suami buat kebutuhan rumah plus jaga anak 
sendiri di rumah. Uang besok2 masih bisa dicari, sedangkan pertumbuhan anak 
dari hari ke hari tidak bisa diulang (ini yg jadi motto saya sekarang).
   
  Hasilnya sekarang Velli lengket banget sama saya, dan lagi sekarang dia bisa 
berkomunikasi dgn bahasa asing (saya ajak berbicara dengan bahasa mandarin dan 
inggris) walaupun masih belum sempurna. Disamping itu bisa dibilang dia skrg 
jarang banget sakit, kalau sakitpun biasanya karena tumbuh gigi... itu jg gak 
perlu dibawa ke dokter, cukup saya treatment sendiri sudah sembuh. Mungkin 
karena saya jadi lebih teliti dengan asupan gizi makanan yang dimakan serta 
takaran makannya.
   
  Seringkali saya masih merindukan buat kerja lagi, tapi saya tetapkan hati 
buat menjaga anak dulu.
   
  Ini sharing dari saya.... maaf kalau kurang berkenan.
   
  Regards,
   
  Mama Velli
    
---------------------------------
  Looking for earth-friendly autos? 
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.   

         

 
---------------------------------
The fish are biting.
 Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

Kirim email ke