Dear Mba Veny, (yg lagi desperado)
Jangan putus asa mba..., soalnya modal pertama kita sukses kasih asi yaitu
niat, dengan niat segala cara dan rintangan akan kita tempuh... supanya niatan
kita itu tercapai....
Kalo mba ada masalah danmau konsultasi seputar asi di RS carolus - salemba
ada klinik khusus ASI namanya LAKTASI mba bisa datang kesana pagi hari
senin-sabtu atau konsul dulu lewat tlp dilayani kok, susternya baik baik dan
membantu. Kalo mau datang ke sana anaknya juga diajak ya mba. Ini tlponnya kalo
mau tanya tanya3154187 direct ato 3904441 (RS nya). Disana kita diajarin
bagaimana cara massage payudaya supaya asinya lancar, terus gimana caramenyusui
yg benar, dll. Kalo memeng perlu bisa juga disutik hormon (ga ada efek samping
kok) untuk memperlancar asi.
Semoga bermanfaat dan ga desperado lagi ya mba
Salam,
Mama JeJe
dheC_III_wNingrum <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mbak Veny yang baik...
Soal ASI gak ada basinya deh... jadi pengen sharing. beberapa minggu yll saya
nanya di sini gimana caranya njadwal ASI krn Fathya putri saya mo ditinggal
kerja. Awalnya lancar-lancar aja... waktu latihan sebulan sebelum masuk kantor.
Saking lancarnya saya gak bikin stok hehe... secara kulkas saya kecil dan
freezernya kecil. Trus temen saya nanya... gak bikin stok? karena biasanya hari
pertama kerja itu rawan stress sehingga asi gak keluar. Karena panik kali ya...
waktu itu saya langsung bikin stok dan asi yang biasanya banyak malah gak
keluar... padahal Fathya minumnya banyak sekali. gak sebandinglah hasil
perahan sama minumnya Fathya.
Trus saya baca2 lagi, nanya kanan kiri dan tulisan2. (Ibunya Adnan ma Mamanya
Jeje... makasih ya, nularin semangatnya ), inti dari ngeluarin ASI itu klo kita
bisa rileks. Sekarang minggu ketiga saya kerja... Di freezer es bekunya gak
terlalu banyak, tapi semakin pede saya, tiap hari insya Allah cukup memadai
untuk dikasi ke Fathya besoknya.
Kunci selain rileks, ternyata tekniknya (klo sama tangan) juga harus
diperbaiki. Habiskan dulu yang di gudang, baru tubuh kita memproduksi lagi.
Padahal selama ini saya langsung meres dari sumbernya. Saya copy paste di sini
ya...
-=-=-=-=-=-
1. Letakkan ibu jari di atas kalang payudara dan jari telunjuk serta jari
tengah di bawah sekitar 2,5 ­3,8 cm di belakang puting susu membentuk huruf
C. Anggaplah payudara sebagai jam, maka posisi/arah ibu jari berada pada jam
12, dua jari lain berada di posisi jam 6. Ibu jari dan jari telunjuk serta jari
tengah saling berhadapan. Jari-jari diletakkan sedemikian rupa sehingga
"gudang" ASI berada di bawahnya. 2. Tekan lembut ke arah dada tanpa
memindahkan posisi jari-jari tadi. Payudara yang besar dianjurkan untuk
diangkat lebih dulu. Kemudian ditekan ke arah dada.
3. Buatlah gerakan menggulung (roll) dengan arah ibu jari dan jari-jari ke
depan untuk memerah ASI keluar dari gudang ASI yang terdapat di bawah kalang
payudara di belakang puting susu. Jangan menggesekkan ibu jari dan jari-jari
pada kulit karena akan menimbulkan rasa sakit atau nyeri.
4. Ulangi gerakan-gerakan tersebut (1,2,3) sampai aliran ASI berkurang.
Kemudian pindahkan lokasi ibu jari ke arah jam 11 dan jari-jari ke arah jam 5,
lakukan kembali gerakan memerah seperti tadi.
5. Lakukan pada kedua payudara secara bergantian. Begitu tampak ASI memancar
dari puting susu, itu berarti gerakan tersebut sudah benar dan berhasil menekan
gudang ASI. Jangan lupa untuk meletakkan cangkir bermulut lebar yang sudah
disterilkan di bawah payudara yang diperah.
Seluruh prosedur persiapan dan pemerahan dengan tangan membutuhkan waktu
sekitar 20-30 menit, meliputi:
- Massage, stroke, dan shake.
- Perah kedua payudara selama 5-7 menit tiap payudara.
- Massage, stroke dan shake.
- Perah kedua payudara selama 3-7 menit tiap payudara.
- Massage, stroke dan shake.
- Perah kedua payudara selama 2-3 menit tiap payudara.
Sebagai catatan, waktu yang dibutuhkan untuk memerah ASI di atas hanyalah
patokan saja. Bila pasokan ASI sudah baik/banyak, patokan tersebut dapat
diabaikan karena patokan waktu ini bermanfaat bila ASI hanya keluar sedikit
atau bahkan belum keluar sama sekali. Yang justru harus diperhatikan adalah
aliran ASI. Bila mulai berkurang alirannya segera ganti dengan memerah payudara
berikutnya.
Konsultan ahli:
dr. Utami Roesli, SpA., MBA., CIMI., IBCLC,
Ketua Yayasan Sentra Laktasi Indonesia
bisa kokkk....
----- Original Message ----
From: Veny Yosephine <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, April 16, 2007 9:22:18 PM
Subject: Re: [parentsguide] Re: tetap menyusui
HUa... saya iri sekali membaca email moms semua yang bisa kasih ASI ke baby
nya.
Saya udah desperate banget.
Asi saya ga keluar2.
Dikiiitt bener.
Saya pernah mompa 1 jam, hanya untuk 1 sendok.
Sedih.. sedih...
Ada saran ga moms..
Ma'af ya kalo topik ini basi bener...
Veny-maminyakaylaya nglagidesperatep engenkasihasitap igaberhasiljuga-
O
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check out new cars at Yahoo! Autos.
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.