hai mama ines,
saya merry, anakku ebel sekarang 1.5 thn; aku tertarik sih soal sosialisasi
anak dan kalau diliat emank saat ini kayaknya perlu banget biar anak lebih
cakap bersosialilasi dengan lengkungan saat ini lho!!! n aku pengen coba
masukkin ebel ke "pg" tapi tau kan sekarang paket yang ditawarin saat ini
kadang gak make sense gitu lho!! tapi aku minta informasi kalau ada home
schooling untuk daerah jakarta barat yach....please let me know...
thanks & regards,
mama ebel
ines <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ibu Lili,
Pemerintah mencanangkan PAUD (Pendidikan anak usia dini.. atau PADU ya..
pokoknya maksudnya pendidikan dini
hehehe) itu mulai playgroup (3th) di
kecamatan-2 mulai diselenggarakan. Setelah kelompok bermain, lalu naik ke TK.
Saya tidak tahu apakah masuk SD harus lulus TK, yang saya tahu.. anak bisa
masuk SD jika dia sudah berumur 6 atau 7 tahun dan siap masuk SD. Kesiapan itu
antara lain, sudah bisa bersosialisasi dgn sebaya, sudah mandiri dll
(ada SD
yg ga mau terima kalo anak belum bisa baca
dll, sifatnya akademis). Biasanya
bekal-2 untuk siap sekolah diperoleh di TK. Preschool (playgroup-TK) merupakan
pusat tumbuh kembang.. anak tidak dinilai dgn angka, namun dengan parameter-2
tumbuh kembang. Disini juga dilihat apakah anak tumbuh normal (seperti
kebanyakan) atau ada yang ketinggalan, atau mungkin ada yg melebihi standar
kebanyakan
pentingnya apa, supaya ortu tahu.. jika anaknya ada masalah
perkembangan, mungkin perlu penanganan lebih dll
Kalau saya browse, di negara-2 maju, bahkan playgroup dan TK-pun ada
kurikulum yang disusun dengan seksama, utk bisa mengetahui tumbuh kembang anak
dan memberikan stimulasi-2 agar mereka tumbuh dengan optimal (atau maksimal ?).
Jadi jangan disederhanakan hanya sekedar mewarna, menggambar dan bernyanyi
saja... (sekalipun tidak kurang sekolah yg prakteknya hanya tau ngajarin
ngambar, mewarna dan menyanyi..).
Jaman jebot, pendidikan dimulai resminya anak umur 6/7 yg ditandai dgn
masuknya anak ke bangku SD (jaman dulu dites ya..apakah tangan kanan lewat atas
kepala bisa menjangkau ujung kuping kiri...hehehe...lucu bener...).
Soal mau sekolah di rumah (homeschool) atau sekolah diluar rumah... terserah
ortu kali ya... mungkin ortu lain bisa share pengalamannya.. Saya punya teman
yang membuka kelas kecil di rumahnya, sbg media bagi anaknya (umur dibawah 4th)
untuk bersosialisasi bersama anak-2 lain. Tapi ibu ini serius sekali, jadi dia
belajar dan browse cari bahan-2 dan knowledge dari internet.. dia pelajari
benar. Jadi anak-2nya tdk masuk playgroup tapi langsung TK.
Saya sendiri bukan penganut homeschooling, saya masih ikutan aturan biasa..
bahwa belajar secara resmi ya dengan jalan mengirimkan anak ke institusi
pendidikan
saya tak punya kemampuan (dan keberanian) untuk yakin bisa
memberikan sepenuhnya kebutuhan belajar anak di rumah
Sekalipun saya bermain
dan belajar setiap hari bersama mereka, tentang aneka topik yg tidak mereka
dapatkan disekolah
Demikian bu Lili, sharing saya
Salam
Ines
(ibu 2 anak; 9 th dan 4 th)
---------------------------------
From: lili_mulyati [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Saturday, April 21, 2007 9:22 PM
To: [email protected]
Subject: [parentsguide] Playgroup & TK perlu nggak sich ?
Anakku yang no.3 udah umur 2.5 . Tadinya aku pikir aku mau masukkin
playgroup. Tapi setelah ku pikir-pikir lagi, mungkin sebaiknya dia home
schooling aja. Toh cuma sekedar belajar warna, nyanyi dan sejenisnya. Apalagi
playgroup yang bagus kan mahal. Kalo cuma playgroup biasa rasanya kok nggak
rela. Apalagi setelah lihat contoh anak tetangga yang masuk playgroup dekat
rumah, eh baru seminggu masuk, langsung stress.
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.