alo mama Faliha...

saya sih ngga refer ke alregi yg terjadi di kulit ato bagian tubuh (misalnya bersin2 dll)
yg bikin sy bingung itu alergi yg hubungannya ke gerakan motoriknya itu loh...
klo saya alergi ikan misalnya, yg terjadi kan saya akan jadi gatel2, atau bersin2... tapi saya ngga trus jadi tidur dengan badan melengkung ke luar atau jadi sering cegukan misalnya... (seperti yg mba febie bilang di email sebelumnya...) krn wkt minum masih asi doang-pun, anak saya klo tidur emang sering melengkung keluar badannya, dia juga sering kentut dll spt yg disebut di artikel tsb... (apa saya yg salah baca? atau saya ngga mengerti?)

yg bikin saya bingung sebenernya yg itu itu... :D

sorry klo malah tambah membingungkan... :D

salam
mamalangit

At 02:14 PM 6/13/2007 +0800, you wrote:

salam buat mama langit.....halooo

Dulu waktu anakku masih nenen ASI juga pernah punya alergi, tapi itu gara2 aku makan ikan laut/ ikan tawar, kuning telor n hati ayam. Kata dokter anakku, kalo anak itu punya alergi biasa keturunan dari ortunya n kebetulan aku punya alergi ama debu n cuaca dingin (suka bersin-bersin mulu). Jadi kalo anak mama langit alergi minum ASI....dicari tahu aja sumber makanannya dulu...mungkin dari ikan ato yg laen.

rgd,
Mama Faliha


"[restulangit]" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
terus terang sy bingung baca artikel ini...
ciri2 gerakan motorik berlebihan & beebrapa ciri2 lain alergi susu-nya kok sudah kelihatan di anak saya sejak dia masih asi ekslusif yah? jadi apa itu tandanya anak sy alergi asi?
hmmm.... :-\

-mamanya langit-
====================
Tabel 2. Gangguan perilaku dan motorik (gangguan neuroanatomis dan neurofisiologis) yang sering diperberat dan dikaitkan karena reaksi alergi atau reaksi simpang susu formula GANGGUAN NEURO ANATOMIS : Mudah kaget bila ada suara yang mengganggu. Gerakan tangan, kaki dan bibir sering gemetar. Kaki sering dijulurkan lurus dan kaku. Breath Holding spell : bila menangis napas berhenti beberapa detik kadang disertai sikter bibir biru dan tangan kaku. Mata sering juling (strabismus) . Kejang tanpa disertai ganggguan EEG (EEG normal)
GERAKAN MOTORIK BERLEBIHAN
Usia < 1 bulan sudah bisa miring atau membalikkan badan. Usia < 6 bulan: mata/kepala bayi sering melihat ke atas. Tangan dan kaki bergerak berlebihan, tidak bisa diselimuti ("dibedong") . Kepala sering digerakkan secara kaku ke belakang, sehingga posisi badan bayi "mlengkung" ke luar. Bila digendomg tidak senang dalam posisi tidur, tetapi lebih suka posisi berdiri. Usia > 6 bulan bila digendong sering minta turun atau sering bergerak/sering menggerakkan kepala dan badan atas ke belakang, memukul dan membentur benturkan kepala. Kadang timbul kepala sering bergoyang atau mengeleng-gelengkan kepala. Sering kebentur kepala atau jatuh dari tempat tidur. GANGGUAN TIDUR (biasanya MALAM-PAGI) gelisah,bolak- balik ujung ke ujung; bila tidur posisi "nungging" atau tengkurap; berbicara, tertawa, berteriak dalam tidur; sulit tidur atau mata sering terbuka pada malam hari tetapi siang hari tidur terus; usia lebih 9 bulan malam sering terbangun atau tba-tiba duduk dan tidur lagi, AGRESIF MENINGKAT, pada usia lebih 6 bulan sering memukul muka atau menarik rambut orang yang menggendong. Sering menggigit, menjilat tangan atau punggung orang yang menggendong. Sering menggigit putting susu ibu bagi bayi yang minum ASI, Setelah usia 4 bulan sering secara berlebihan memasukkan sesuatu ke mulut. Tampak anak sering memasukkan ke dua tangan atau kaki ke dalam mulut. GANGGUAN KONSENTRASI : cepat bosan thd sesuatu aktifitas bermain, bila diberi cerita bergambar sering tidak bisa lama memperhatikan. Tidak menyukai tempat yang sempit seperti box bayi atau ruangan kamar yang kecil. Sehingga sering minta keluar ruangan atau halaman luar rumah. EMOSI MENINGKAT, sering menangis, berteriak dan bila minta minum susu sering terburu-buru tidak sabaran. GANGGUAN MOTORIK DAN KOORDINASI : Pada POLA PERKEMBANGAN NORMAL adalah BOLAK-BALIK, DUDUK, MERANGKAK, BERDIRI DAN BERJALAN sesuai usia. Pada gangguan keterlambatan motorik biasanya bolak balik pada usia lebih 5 bulan, usia 6 * 8 bulan tidak duduk dan merangkak, setelah usia 8 bulan langsung berdiri dan berjalan. KETERLAMBATAN BICARA: Tidak mengeluarkan kata umur < 15 bulan, , kemampuan bicara atau ngoceh-ngoceh hilang dari yang sebelumnya bisa. Bila tidak ada gangguan kontak mata, gangguan pendengaran, dan gangguan intelektual biasanya usia lebih 2 tahun membaik. IMPULSIF : banyak tersenyum dan tertawa berlebihan, lebih dominan berteriak daripada mengoceh. Jangka panjang akan memperberat gangguan perilaku tertentu bila anak mengalami bakat genetik seperti ADHD (hiperaktif) dan AUTISME (hiperaktif, keterlambatan bicara, gangguan sosialisasi)

Kirim email ke