Moms, Terus terang artikel ini bikin bingung, suer deh, lha wong anak saya boleh dibilang gejala2nya ada mirip2 (waktu masih ASI), usia 1 bulanan udah gak mau digendong tiduran) dgn artikel itu namanya juga bayi. Ponakan saya juga. Ponakan saya satu lagi juga iya, sekerang dah mau 4 tahun, fine2 aja tuh. Nah saya copy pastekan jawaban Ibu Julia Maria di milist yang sebelah ya, biar moms di sini gak pada bingung...please baca ya. Percayalah pada insting Anda sebagai seorang ibu, and do the best.
Dear Ibu Lies, Terus terang, menurut saya berbagai artikel Dr Widodo Judarwanto, SpA ini sekalipun ditulis oleh seorang dokter tetapi tidak bertanggung jawab secara medik. Artikelnya justru menakut-nakuti orang tua, dan berbagai alasannya tidak masuk dalam tatalaksana diagnosa serta menyimpang dari bahasan ilmiah autisme ataupun ADHD. Bisa baca dalam artikel ini: http://wrm-indonesi a.org/rangkuman- diskusi/kesehata n-anda/makanan- penyebab-gangguan- otak-dan- perilaku- pro-vs-kontra. html Tolong copypaste semua alamat URL ini dan letakkan di URL adress yahoo, saya tidak punya bentuk words nya karena artikel itu milik We Are Mommies bukan milik saya. Jadi para SP mohon jangan ngejapri minta artikelnya pada saya ya...hehe Autisme sendiri baru tiga tahun dapat didiagnosa itupun membutuhkan kriteria tersendiri dan multidisiplin, dus bukan dengan artikelnya Dr Widodo Bu... ADHD sendiri baru dapat ditegakkan usia di atas 6 tahun. Tidak ada bayi yang dapat didiagnosa ADHD. Salam, Julia Maria van Tiel ____________________________________________________________________________________Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. http://tv.yahoo.com/

