Makasih buat sharingnya Mbak, Dennis ga terlalu nonton TV karena dia ga gitu
suka, paling dia nonton Barney, itu pun sambil menari-nari (ga diam aja), kalau
TV paling iklan motor yang dia liat sekilas sambil komentar "wow!!". Pas main
mobil or di jalan, aku & papanya jg komentarin mobil2nya, sekarang Dennis dah
bisa bedain jenis2 mobil juga, kayak truk, taksi, mobil box,bis,pick
up,ambulans, Honda, Suzuki, Toyota, dll.. cuma ya itu.. ga mau ngomong..kalo
disodorin telpon Dennis ga mau, tp kalo ga ada yg telpon dia suka pura2
ngangkat telepon.
Kalau diceritain dia juga dah ingat, kadang aku tanya, "Nis, ingat ga crita
Mama kemarin tentang Kodok yang sombong? kodoknya berusaha jadi gede caranya
gimana?" Trus Dennis akan menggembungkan pipinya kuat2 seperti gayaku waktu aku
crita ke dia, ya kayak gitu deh,atau kalau abis liat buku yang 'lift the flap'
gitu juga dia ingat di mana letak gambar yang tersembunyi, misalnya " Nis, di
mana ya yang perutnya sakit?" trus Dennis bakal buka jendela di gambar
ambulansnya (di dalamnya ada gambar orang sedang sakit perut),dst. Ya.. tp dia
masih blm mau bersuara juga, kalau diajak ngomong malah senyum2...tp aku yakin
kok Dennis pasti bisa ngomong, soalnya kalau dia ngomong papa gitu kan dah
jelas banget...cuma ya.. mungkin mesti lebih sabar aja sambil berusaha
stimulasi dia...Terimakasih untuk dukungan teman2 sekalian...
Yenny Mariawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mama Dennis,
Ikut nimbrung ya
setuju banget kalo perkembangan anak berbeda-beda. Saya sendiri sadar, walau
anak kembar di rumah (23 bulan), perkembangannya juga tidak selalu bareng sama.
Termasuk dalam hal ngobrol ini.
Biasanya sih saya selalu pesen ke orang rumah (termasuk yang jaga) untuk
selalu bawel ke mereka. Kalau ajak main, jangan diem aja, termasuk suka nyanyi2
buat mereka dan cerita2 dari buku atau karangan sendiri (yang sederhana dan
masuk akal tentunya :-) hehe..). Kalo saya kerja, mulai mereka sekitar 1 th
lebih sedikit, pas nelpon ke rumah untuk cek, saya suka minta telponnya dikasi
denger ke mereka. Trus saya mulai ngobrol pake gaya nanya2 ke mbaknya. Awalnya
sih, mereka suka diem aja (ngga bersuara sama sekali) atau telponnya didorong
menolak, jadi saya yang ngoceh sendiri :-) Lama2 mulai manggil2 di telp, walau
cuma ngulang2 "mami...mami...". Selanjutnya baru deh beneran jawab pertanyaan
saya pake "ya...engga...udah...belum..." Sekarang sih udah bisa ngadu kalo tadi
misalnya dicubit atau didorong saudaranya.
Saya juga setuju ama mbak Ira, nonton TV jgn kebanyakan. soalnya seumuran
begitu, kalo nonton tv kaya orang bengong. Anak saya pas nonton tv pasti ga
respon kalo ditanya apa2. makanya mending saya sodorin buku cerita deh. paling
ga,lama2 malah mereka bisa nunjukkin halaman2 buku tsb sambil cerita. Jovann
juga suka main mobil2an, biasanya sih kita komentarin mobilnya itu sambil
nemenin main, jadi dia terpancing ikutan ngomong. Sabar ya mbak, semoga cepet
bawel :-)
mom Luna & Jovann
----- Original Message -----
From: donna devitha
To: [email protected]
Sent: Wednesday, July 25, 2007 3:42 PM
Subject: Re: [parentsguide] Help, usia 22 bln blm bisa bicara
Dear Mbak Irarosa,
Iya mungkin memang dari saya sendiri, pembantu maupun suster kurang cerewet,
kadang kalau Dennis sudah asik main mobil2an saya diam aja ngeliatin dia main,
paling mainin rambutnya, kadang Dennis yang malah panggil2 dan cari perhatian.
Ya mungkin nanti mulai pulang kerja ini saya mau ngobrol sama Dennis lebih
banyak. Terima kasih Bu buat sarannya.
Irarosa Ardhi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear mama Dennis,
Dulu anak pertama saya jg bgitu sampai 2 thn dia cuma bisa ngomong mama,
papa, nggak... Tp dia mengerti klo diajak ngomong... Dulu saya khawatir sekali
krn melihat anak2 seumurnya kasakatanya sudah banyak sekali, saya byk bertanya
ke psikolog, dokter tumbuh kembang anak, dan jg sempat ikut speech therapy...
Ttp saya jd malah tambah bingung dengan banyaknya pendapat ahli yang beda2...
Jd klo menurut pendapat saya dari apa yang saya alami dan pendapat dari bbrp
ahli tsb... Selama anaknya bisa diajak tatap muka jika bicara, bisa
berinteraksi, tidak usah terlalu khawatir... Dulu saya sama khawatirnya spt
anda, tp alhamdulillah stlh 2 thn perkembangan kosakata anak saya pesat sekali,
bahkan bisa dibilang dia cerewet sekali. Bahkan melebihi teman2nya yang pada
saat itu sdh bisa bicara duluan. Kalo saran saya mungkin lebih sering ajak
Dennis ngobrol, jangan sering2 nonton TV, dan gunakan 1 bahasa dulu... Mungkin
klo mama Dennis kerja, suster dan pembantu di rmh harus disuruh
lebih aktif untuk ngajak ngobrol Dennis, krn suster atau pbt kdg2 suka males
ngajak ngobrol klo anak udah anteng main didiemin aja... Tp klo emang masih
khawatir ya cari pendapat org yg ahli.... Maaf ya kalo kepanjangan dan ada yang
salah... Mudah2an bisa jadi masukan buat mama Dennis... Dan mudah2an Dennis cpt
cerewet... Hehehe....
donna devitha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear all,
saya perlu bantuan nih, mungkin ada yang punya pengalaman atau kiat2. Anak
kami Dennis sekarang berusia hampir 22 bulan, dan kosa katanya tidak juga
bertambah hanya papa, dah dan ga, serta menirukan suara binatang (monyet,
kucing, tikus, harimau,dll.) dan mobil/motor, sementara saya lihat anak-anak
lain seusia Dennis sudah ngoceh macam2. Secara motorik Dennis sangat baik,
sangat lincah, suka menari, senam, main bola, loncat-loncat,dll. Dari usia 1
tahunan gitu Dennis juga sudah mengerti warna, huruf, angka, anggota tubuh,
buah, hewan,dll. sudah bisa mengontrol buang air kecil dan besar dan sudah
memberi tahu (Dennis tidak pakai diaper lagi).
Kami berdua memang bekerja, tapi saya kira saya tidak terlalu kekurangan
waktu dengan Dennis, karena saya berada di luar rumah pk.7 pagi sampai sekitar
pk17.30, suami jg pulang tidak malam (seblm pk 19.00 biasanya) dan Dennis
biasanya tidur sekitar 4-5 jam selama saya tdk di rumah, Dennis tidurnya malam,
jd kami masih bisa main2 cukup lama. Lagipula selama saya tidak ada, selain
suster dan pembantu, Dennis juga sering bersama oma2nya (bergantian ibu saya
dan mertua) juga opa2nya dan juga tantenya, hanya saja dia memang tidak banyak
ketemu anak seusianya.
Bagaimana ya supaya Dennis bisa cepat bisa bicara? Saya berniat untuk
menyekolahkannya tahun depan (memang maunya setelah Dennis cukup umur baru
sekolah), sebenarnya saya kurang suka kalau anak agak dikarbit untuk bisa
sesuatu lbh cepat(spt baca& berhitung), krn takut Dennis jadi kehilangan
kesempatan untuk jd lebih kreatif & bosan seblm waktunya, saya ajarkan huruf &
angka krn Dennis mulanya bertanya sendiri dari majalah dan koran, lama2 dia jd
hafal sendiri. Dennis sangat suka otomotif, dia juga suka musik & menari.
Bagaimana cara mengoptimalkan perkembangan Dennis tanpa mengkarbitnya? Pls
share..
---------------------------------
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel
and lay it on us.
Irarosa Ardhi Boediono
http://irarosa.multiply.com/
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell.
======================================================================================
Your Mail Has Been Scanned By IMSS Our Mail Server Only Receive 3MB of
Attachment
=======================================================================================
---------------------------------
Boardwalk for $500? In 2007? Ha!
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.