aku ikutan sharing nih... pengalamanku sama anak-ku ... ulang tahun 2 thn ... dia masih yang 'males' belajar ngomong... Umur 1.5 thn dia aku masukin ke taman bermain yang berbahasa inggris. Begitu 2 thn dia belum keliatan pengen ngomong... aku cari kelompok bermain yang kurikulum dan biaya sekolahnya sesuai kebutuhan. Dari beberapa sekolah, aku ngerasa semuanya kasih 'ilmu' yang mirip untuk anak 2 thn... yang membedakan biasanya bahasa dan fasilitas. Akhirnya aku pilih Bobo di pejompongan. Sekarang namanya Bintang Bangsaku. Sekelas cuma max 9 orang diasuh oleh 1 guru dan 1 asisten. Trus, kita dikasih free conselling dgn psikolog anak. Dari konseling itu... kesimpulannya anak-ku mungkin bingung bahasa. Dan semua orang dekatnya diminta untuk berbahasa 1 bahasa ke mahdi. Kami putuskan bahasa Indonesia. Termasuk tontonan. Untung ada spacetoon. karena keliatannnya mahdi suka dengan DVD lagu bahasa Indonesia... aku beliin dh DVD lagu bahasa Indonesia dan di mobil selalu disetelin lagu anak Indonesia. Alhamdulillah... 6 bulan kemudian... keliatan ada kemajuan... dan mulai umur 3 thn dia ceriwis banget tapi masih cadel... Paling nggak dia mau ngomong dan belajar ngomong. Sempet dia frustasi (nangis, marah) karena kita gak ada yang ngerti sama bahasa nya dia... Saya kasih solusi yang akhirnya dia lakukan kalu kita gak ngerti dgn omongan dia. Saya bilang 'Mas, kalau mama atau ayah atau siapa aja tidak ngerti dengan maksud kamu... coba kamu tunjukin benda yang kamu mau...Kalau marah aja, ya mama tetep tidak ngerti kan...' Sampai sekarang kalau dia minta sesuatu atau bilang sesuatu yang kita tidak ngerti... dia pake bahasa badan atau nunjuk ke benda yang dia maksud. Seperti pesan dari dokternya dan psikolognya... Sabar ya mbak... Mbak Yanti... jangan terlalu percaya dengan pesan bahwa terlambat bicara adalah keturunan. Pesan itu juga disampaikan mamaku waktu mahdi umur 2 thn belum mau belajar ngomong. Saya percaya dengan temuan para ahli bahwa cara ampuh meningkatkan skill anak adalah melalui stimulasi. Nah.. yang terjadi dgn mahdi... saya memberikan stimulasi yang salah untuk anak saya. Walaupun stimulasi mengenalkan berbagai bahasa diusia terlalu dini mempan untuk keponakan saya... tapi tiap anak beda. Kebetulan anak saya termasuk yang harus mengerti dulu mother language baru bisa diajarkan bahasa lain. Sekedar sharing dari psikolognya... ada pasien dia yang istilahnya udah stadium lbh parah sampai menolak ngomong karena bingung bahasa. Ibunya suka campur2 bahasa inggris, eyangnya bahasa belanda, susternya bahasa jawa. 22 thn masih belum terlambat... coba deh terapi sendiri dengan satu bahasa. Atau... coba ke psikolog anak... Dari crita pengalaman temen, sepertinya psikolog anak CIKAL bagus tuh. Dokter anak-ku juga wanti2 kalau mau ke terapi wicara. Jangan gampang percaya dengan diagnosa tumbuh kembang anak yang mendiagnosis anak setelah ketemu cuman 5 menit dan langsung bisa kasih vonis ... Diagnosa tumbuh kembang anak menurut beliau... perlu waktu (kalau tim-nya dia sih 30 menit minimuuummm banget) utk mengamati perilaku si pasien... baru bisa dibuat diagnosa nya dan what to do nya... Semoga sharing saya bermanfaat ya...
Damayanti Singgih <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mbak Dona, mungkin sampai saat ini denis blm bisa bicara krn faktor keturunan. mungkin bisa keturunan dari mbak or suami. coba deh ditanyakan ke ortu masing2.krn keponakanku umur 24 bln juga baru bisa ngomong 7kata....spt mama,papa,mimi,maem,pipis,dah,ngak. dia sdh diterapi di sydney.tp ngak ada hasil...kata kakak saya itu dah nasib...keturunan dari ibunya....ya mau gmn lagi... btw mbak donna saya masih penasaran dgn mie nya. kapan mbak ada waktu? hari minggu tgl 5 bisa? rgds Yanti --- In [email protected], donna devitha wrote: > > Makasih buat sharingnya Mbak, Dennis ga terlalu nonton TV karena dia ga gitu > suka, paling dia nonton Barney, itu pun sambil menari-nari (ga diam aja), > kalau TV paling iklan motor yang dia liat sekilas sambil komentar "wow!!". > Pas main mobil or di jalan, aku & papanya jg =================================================================== Telah terbit majalah PARENTS GUIDE edisi AGUSTUS 2007. "7 KIAT JITU AGAR ANAK CINTA BELAJAR" Tiap Anak punya kecintaan belajar, yakni semangat besar untuk menjawab rasa ingin tahu, yang membuatnya berminat mengerjakan tugas sekolah dengan kesadaran sendiri. Tapi kenapa banyak anak yang harus diingatkan untuk mengerjakan tugas-tugas dari sekolah? Kenali Ciri-ciri Anak Cinta Belajar dan Temukan pula 7 Kiat Jitu Supaya Anak Cinta Belajar di edisi Agustus ini. DOUBLE BONUS: Peta Ruang Menyusui (Nursery Room Map) di Mal-mal Jakarta dan Bandung + Sisipan untuk Anak 'KIDSTER' Segera dapatkan PARENTS GUIDE edisi AGUSTUS di agen majalah dan toko buku terkemuka di kota Anda =================================================================== Setiap pelanggan baru PASTI DAPAT HADIAH. Informasi berlangganan hubungi Emma (021) 527 7302, 5256792, 70408785 atau email: [EMAIL PROTECTED] Ayo bergabung dengan Parents Forum, berbagi informasi bersama Parents dari seluruh Indonesia hanya di: http://parentsguide.co.id/smf/ Daftarkan BLOG KELUARGA Anda hanya di PARENTS GUIDE BLOGGER COMMUNITY http://www.parentsguide.co.id/dsp_content.php?emonth=06&eyear=2007&pg=blog Abadikan Momen Terpenting Si Kecil dengan BLOG Karena BLOG itu Abadi! ==================================================================== Yahoo! Groups Links --------------------------------- Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows. Yahoo! Answers - Check it out.

