Dear all, apa susu pasteurisasi/sterilisasi ini baik buat bayi juga? setahu saya, tidak disarankan untuk bayi di bawah 1 tahun ya. Apa ini berarti, buat pengganti ASI (dengan sangat terpaksa) lebih baik susu formula? Juga, untuk anak yang alergi susu sapi, bagaimana ya?
Regards, Ariella ----- Original Message ----- From: sari kailaku To: [email protected] Sent: Monday, November 05, 2007 10:14 AM Subject: [parentsguide] susu segar vs susu bubuk Dear Smart Moms, ini saya nemu artikel (thanx to Mbak Lita Mariana, regards) yang ngebandingin susu segar (pasteurisasi dan UHT) dan susu bubuk, mudah-mudahan bermanfaat buat pencerahan bagi kita semua. Kalo mo baca langsung, klik http://lita.inirumahku.com/health/lita/secuil-tentang-produk-susu-sapi/ SUSU SEGAR Susu pasteurisasi Pasteurisasi adalah proses memanaskan makanan dengan tujuan membunuh organisme patogen (dapat menyebabkan penyakit) seperti bakteri, virus, protozoa, jamur (kapang), dan ragi. Tidak seperti sterilisasi yang mematikan semua mikroorganisme, baik yang patogen maupun yang menguntungkan. Pasteurisasi mengurangi jumlah mikroorganisme hidup hingga tidak lagi berisiko menyebabkan penyakit (dengan asumsi produk yang telah dipasteurisasi disimpan dalam keadaan dingin dan dikonsumsi sebelum tanggal kadaluarsa). Segolongan orang berpendapat bahwa kasein dalam susu pasteurisasi telah berubah menjadi beta-casomorphin-7, yang diduga ada hubungannya dengan autisme. Argumentasi ini didasarkan pada pengetahuan yang kurang layak tentang pencernaan kasein. Yang mengubah kasein menjadi casomorphin adalah sistem pencernaan manusia, bukan proses pasteurisasi susu. Dengan demikian sumber kasein, apapun bentuknya (susu pasteurisasi, keju, yogurt, dan lain-lain), hasil cernanya tetap sama. Sebagai tambahan, kasein tidak terdegradasi pada temperatur proses pasteurisasi, tapi terkoagulasi (tergumpalkan) pada saat dididihkan. Ini menjelaskan mengapa susu yang dididihkan memiliki konsistensi (penampakan 'kesatuan bentuk') yang berbeda. Dan karena itulah, sebaiknya susu tidak dididihkan. Untuk definisi pendidihan sendiri, silakan simak boiling (cek wikipedia), agar tidak rancu dengan pernyataan 'kalau begitu saat susu dipanaskan dengan pasteurisasi atau UHT maka kaseinnya rusak, karena susunya dididihkan'. Susu UHT (Ultra-High Temperature processing) Susu UHT tidak berbeda jauh dengan susu pasteurisasi. Sama-sama dengan panas (tapi temperaturnya berbeda), sama-sama memperhitungkan waktu pemanasan, yang keduanya bertujuan untuk meminimasi mikroorganisme patogen namun tetap menjaga keutuhan kandungan gizi (kerusakan sesedikit mungkin). Bedanya dengan pasteurisasi, UHT membunuh semua mikroorganisme. Karena itu, susu UHT dikenal juga dengan sebutan susu steril. Membedakan produk susu pasteurisasi dan susu UHT Kemasan Susu pasteurisasi biasanya dikemas dalam kotak karton dengan bagian atas menyerupai bentuk atap rumah (limas segiempat). Dulu untuk membuka kemasan harus dengan merobeknya (sistem cubit-tarik, pinch-pull). Sekarang kebanyakan sudah memakai tutup berulir, mirip tutup botol sirup. Sedangkan kemasan susu UHT biasanya berbentuk balok dengan bagian atas mendatar. Dulu untuk membuka kemasan, bagian tepi atas kotak harus ditarik lalu digunting. Sekarang kebanyakan sudah memakai tutup flip-top, dengan segel dalam berupa lembaran alumunium. Update 12 Maret 2007 Sekarang sudah ada beberapa merek susu UHT dengan kemasan kantong (biasa disebut susu bantal) dan botol (kecil maupun besar, biasanya botolnya punya lekuk supaya mudah digenggam). Perlakuannya tetap sama dengan susu UHT kemasan kotak. Tempat penyimpanan Susu pasteurisasi HARUS disimpan di lemari pendingin. Tak ada pilihan lain. Dengan begitu di supermarket anda tak akan menemukannya di rak biasa (tak berpendingin) bersama produk minuman atau susu lain. Sedangkan susu UHT dapat disimpan di rak biasa atau lemari pendingin. Umumnya di rak biasa, demi penghematan. Dan kalau ada yang diletakkan di lemari pendingin, itu adalah layanan ekstra untuk pelanggan yang suka produk dingin. Shelf-life Umur simpan susu pasteurisasi maksimal 1 minggu terhitung sejak tanggal produksi. Catatan penting, umur simpan ini dipengaruhi oleh temperatur penyimpanan (biasanya tertera di kemasan). Dengan begitu, semakin tinggi temperatur penyimpanan, semakin singkat umur simpannya (mencapai beberapa jam saja). Umur simpan susu UHT bisa mencapai 6 bulan hingga 1 tahun terhitung sejak tanggal produksi, tergantung proses dan produsennya. Dengan catatan, jika sudah dibuka, maka umur simpan (yang berbulan-bulan itu) tidak berlaku lagi dan sisa susu (jika tidak langsung habis diminum) harus disimpan di lemari pendingin. Kenapa umur simpannya berbeda? Karena perlakuan proses kedua jenis susu tersebut berbeda. Lihat lagi penjelasan sebelumnya tentang susu UHT. Merek Ini memang hanya dapat anda 'kuasai' jika sangat terbiasa dan teratur menyambangi supermarket serta pengamat-produk yang jeli. Beberapa produsen hanya membuat susu pasteurisasi dan tidak membuat susu UHT (misalnya merek D*amond). Begitu juga sebaliknya, ada pula yang hanya membuat susu UHT dan tidak memproduksi susu pasteurisasi (misalnya merek U*tra). Ada pula yang membuat keduanya, seperti I*domilk. Label Jika anda merasa tidak yakin, cermati labelnya. Ada merek susu UHT terkenal yang ternyata tidak mencantumkan bahwa produk tersebut diproses secara UHT (misalnya U*tra). Tapi tanggal kadaluarsanya jelas 'berkata' bahwa susu tersebut adalah susu UHT (karena berlaku setahun). Sedangkan produk susu pasteurisasi setidaknya punya keterangan penyimpanan (temperatur versus waktu) berupa diagram atau tabel sederhana. Susu bubuk Susu bubuk dibuat dari padatan susu yang dikeringkan. Cukup menarik untuk diketahui bahwa susu bubuk banyak ditemukan di negara-negara berkembang akibat biaya transportasi dan penyimpanan yang lebih murah (karena tidak memerlukan pendinginan) dibandingkan jenis susu yang disebutkan sebelum ini. *Hoho. jadi jelas bahwa bentuk susu bukanlah lambang kemakmuran, seperti mungkin disangka sebagian orang bahwa susu bubuk lebih baik, lebih bergizi, lebih higinis, dan (yang paling gak penting) lebih bergengsi (iye soale harganya -kebanyakan- lebih mahal, terutama jika dikeluarkan produsen semacam Wy*th)* "coba diinget-inget yang suka ke luar negeri...jarang kan nemu susu bubuk disana... Bahkan produk susu bubuk dari Ne***e pernah dilarang beredar di Amerika/Eropa..(apa itu ya yang dijual di Indo...;p)"SIK Semakin panjang proses, semakin banyak nutrisi yang rusak/hilang. Dan tentu saja proses dari susu segar hingga susu bubuk memiliki tahap yang lebih banyak daripada susu yang 'hanya' dipasteurisasi atau diproses secara UHT. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa susu bubuk ada di bagian bawah 'rantai kualitas' produk susu. "masuk akal..dari cair sampe jadi bubuk...butuh berapa lama dan berapa macam proses? kalo waktu kuliah (kebetulan ilmuku teknologi proses), bisa nyebutin banyak banget jenis kerusakan yang terjadi tuuhhh..."SIK Untuk mengatasi kehilangan nutrisi, produsen susu bubuk lalu menambahkan (fortify) berbagai vitamin, mineral, dan apapun itu (dari yang penting sampai yang belum ketahuan penting/tidaknya) ke dalam produk susunya. Dikurangi, lalu ditambal, kemudian dijual dengan iklan 'diperkuat dengan A, B, C'. Begitu kira-kira. "that's why banyak dokter mulai menganjurkan minum susu segar...buat anak kan bukan masalah cari yang termahal, tapi yang terbaik...Bahwa susu segar lebih murah, ya itu bonus buat kita...oya, berlaku juga buat susu ibu hamil dan ibu menyusui..."SIK Beberapa taut sumber: a.. Sejarah, konsumsi, produksi, dan komposisi susu (sayang Indonesia tidak masuk daftar; data terbaru tahun 2004) link http://www.foodsci.uoguelph.ca/dairyedu/intro.html b.. Standar konstruksi peternakan link http://www.foodsafety.gov/~ear/pmo01c.html a.. Got milk? Make sure it's pasteurized. link http://www.fda.gov/fdac/features/2004/504_milk.html b.. Food labeling (http://www.cfsan.fda.gov/~dms/fdnewlab.html) dengan pembaruan (http://www.cfsan.fda.gov/~dms/labtr.html) pada label yang mencantumkan trans-fat (hiks, baru diberlakukan penuh di negara maju). c.. Susu organik lebih menyehatkan? Jangan langsung percaya! link http://www.spiked-online.com/index.php?/site/article/1611/ a.. Organized organic crime. Sisi gelap perjuangan menuju 100% organik. Ouch. link http://www.junkscience.com/foxnews/fn032301.htm b.. Milk is milk. (http://milkismilk.com/) The simple truth. Blognya di sini. link http://www.milkismilk.com/blog.htm Semoga bermanfaat. -Bundanya Deyka- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

