Hai All Mom ....

 

Kaya'nya kita sering banget yach kesel gara-gara BS lah, pembantu lah...

 

Moms pernah lihat sinetron Cinta Indah di SCTV ga?

Yang BS-nya (namanya Indah) begitu tulusnya sayang sama anak yang
diasuhnya.

Yang kaya gitu, Cuma ada di sinetron kali ya......

 

Salam,

Mama Azel.

 

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Femmy
Sent: Wednesday, November 28, 2007 9:51 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [parentsguide] Makelar/Yayasan Nakal (info utk para moms &
dads di Surabaya)

 

Hai All,

 

Hal yang sama menimpa diriku, dari YAYASAN JAYA MANDIRI, dengan uang ADM
600 rb, saya mengharapkan dapat pembantu yang berkualitas, nyatanya jauh
panggang dari api ( he he berpantun)... dua kali ganti orangnya AMPUN:

udah malas, jorok, banyak tingkah dll dech...

 

Mereka pasang iklan di Nova : No telp :021 75911822.

ALamat : Didaerah  Cilandak

 

Asal pembantu : dari Lampung

 

Hati-Hati saja

 

Saya rugi 300 rb, karena saya nggak mau dikasih pengganti yang dari
Lampung lagi...sedangkan alasan mereka cuma ada yang dari Lampung,
padahal saya butuh cepat, ujung-uungnya untuk 2 pembantu yang hanya
bekerja 3 hari ( yang pertama 1 hari), saya harus rela hilang uang 300
rb... + cape hati + cape tenaga bolak balik ganti... ujung-ujungnya CAPE
DECH

 

wass

Femmy

 

 

        ----- Original Message ----- 

        From: Email Campur <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  

        To: [email protected]
<mailto:[email protected]>  ; [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  

        Sent: Wednesday, November 28, 2007 7:50 AM

        Subject: [parentsguide] Makelar/Yayasan Nakal (info utk para
moms & dads di Surabaya)

         

        RESEND

        ----- Forwarded Message ----
        From: Email Campur <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> >
        To: [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; [email protected]
<mailto:[email protected]> ; [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
        Sent: Monday, November 26, 2007 2:53:49 PM
        Subject: Makelar/Yayasan Nakal (info utk para moms & dads di
Surabaya)

         

        Moms & dads,

         

        Hati-hati mengambil suster atau semi pembantu di makelar Bu
Lukman, Jl. Kupang Praupan II/7, Surabaya (Bu Lukman lagi sakit dan
selalu digantikan oleh adiknya, nama Bu Siti atau Dilla anak dari Bu
Lukman atau asisten Bu Siti namanya Bu Nanik)

         

        Saya habis dikecewakan atau tertipu oleh makelar tersebut, smoga
sharing ini dapat berguna terutama bagi yang berdomisili di Surabaya.

         

        Persyaratan dari makelar ini adalah:

        *      Uang yang sudah diterima makelar tidak bisa diminta
balik.

        *      Uang administrasi Rp. 250.000, ada garansi 2 bulan.

        *      Gaji 1 bulan dari suster/semi pembantu diambil makelar,
ternyata kalau sudah jadi member. Kalau suster/semi pembantu tsb baru
bergabung dengan makelar ini akan melakukan pemotongan gaji 3 bulan di
depan.

        *      Kalau memang tidak cocok, tidak boleh dikembalikan, kudu
nunggu sampai ada pengganti.

         

        Penipuan yg telah dilakukan (atau kronologis nya) :

        *      Kita diberi orang dengan kualitas yang buruk (ntar ada
detailnya dibawah), eh pas minta ganti kita dikasih pengganti yg 3 bln
gaji pertamanya kudu dibayar ke makelar.

        *      Saya & suami tidak rela membayar 3 bln gaji dari
suster/semi pembantu yang jelas-jelas tidak kita ketahui kualitas
kerja/orangnya. 

        *      Karena kami keberatan, terpaksa disuruh pakai terus semi
pembantu yang buruk tsb sampai ada penggantinya (pengganti yg kami minta
adalah standard gaji maksimal Rp. 600ribu/bulan & pemotongan yg telah
disepakati yaitu 1 bln aja)

        *      Dengan terpaksa pula dibetah-betahin pakai semi pembantu
yang buruk/brengsek tsb karena kami udah bayar gaji dia 1 bulan di
depan.

        *      Persis minggu ke dua, pihak makelar telpon kalau ada
pengganti tetapi gaji minta Rp 700ribu/bulan. Saat itu tetap kami
datangi dengan harapan orangnya baik dan gaji bisa ditawar. Setelah
diinterview, semi pembantu tsb tetap minta Rp 700ribu karena merangkap
bersih2 rumah (padahal Senin sampai Jumat murni semi pembantu tsb tidak
bersih-bersih rumah karena anak & suster/semi pembantu dititipkan ke
rumah mertua). Sehari-hari paling hanya nyapu & ngepel aja.
Bersih-bersih rumah keseluruhan otomatis hanya Sabtu & Minggu aja yang
tentunya tidak bisa disambi dengan jaga anak kan. Sabtu kebetulan saya
libur dan ada mama juga yang bantuin.

        *      Persis 1 bulan, kami putuskan utk mengembalikan semi
pembantu yg lama ke makelar ketimbang muntah darah. Saat itu kami pasrah
perkara ntar ada pengganti atau tidak, semi pembantu tsb tetap
dikembalikan/tidak bisa dipakai.

        *      Jadi setelah semi pembantu (Diana) kita beritahu kalau
akan dikembalikan, saya telpon dulu ke makelarnya. Eh ternyata makelar
bilang ada pengganti dan mau kerja serabutan juga (walaupun br punya
pengalaman kerja 6 bln di desanya, gaji minta Rp. 600ribu tetapi mau
ditawar jadi Rp. 550 ribu), tp yg ini dipotong gaji 1 bln pertama aja
dengan alasan dari Jawa. Yg tempo hari dipotong 3 bulan itu karena dari
Mataram/Lombok.

        *      Karena pesan sana sini belum dapat juga, terpaksa
penggantian dari makelar ini kita ambil dan spt sebelumnya gaji bulan
pertama diambil makelar.

        *      Pengganti yang dikasihkan ke kami ternyata brengsek juga
(malah worst), baru 1 hari kerja minta pulang dengan alasan ingat
bapaknya di desa yang lagi sakit. Namanya Luluk.

        *      Kami langsung telpon makelar minta pengganti, tp dibilang
tidak ada & uang tidak bisa kembali :-( 

        *      Makelar juga sempet mewarning Luluk kalau akan didenda
jika ngotot minta pulang.

        *      Ketimbang anak ini nangis dan melaporkan yang enggak
enggak, kita tetap pulangin ke makelar dengan membantu Luluk memberitahu
keluarganya untuk jemput di rumah makelar. Makelar sih janji akan kasih
pengganti, tetapi kapan juga tidak bisa dipastikan. Gue cuman bilang,
silahkan makan uang haram dari kami Rp 250.000 + Rp. 550.000 = Rp.
800.000 karena hidup kalian tidak akan tenang. Jadilah gue nyumbang itu
makelar dengan berat hati. Saya dan suami udah tidak percaya dengan
makelar ini jadi someday jika mereka menelpon ngasih pengganti, kita
tidak bakal mau ngambil (atau itu hanya basa basi makelar)

         

        Kualitas suster / semi pembantu dari makelar ini (sayang sekali
kami tidak pernah dikasih KTPnya):

        1.      Nama: Diana, umur 24 thn, asal: Lombok-Mataram (foto spt
terlampir, wajah banyak jerawat) - tidak punya KTP alasannya tertinggal
di majikan sebelumnya di Jakarta)

        -         Tidak bersih alias jorok banget, bayangin aja lap
piring dijemur bareng ama keset/alas kaki, udah gitu kalau kasih susu
botol ke anak, tangan yg satunya garuk-garuk kaki, kepala atau mencet2
jerawat

        -         Makannya rewel/susah, daging sapi, ayam tidak mau.
Udang pun tidak mau. Maunya cuman ikan laut, tahu, tempe & sayuran.
Karena kami rantangan/catering ya merepotkan banget kalau pagi-pagi dia
masih masak-memasak......(kecuali kalau anaknya cekatan masih nututi
masak. Kerjanya lambat jadi menyapu & mengepel itu 1 jam sendiri. Bangun
tidur jam 5, trus jam 7 kita udah berangkat)

        -         Mandi minta jam 4 sore, alasan karena kaki
sakit/rematik padahal pas di interview, katanya gak pernah sakit parah
atau alergi.

        -         Orangnya mokong. Diajarin/dikasih tahu seakan-akan
didengar tapi ternyata tidak, seperti sengaja membuat kita marah. Gue
bilang sengaja, karena udah dikasih tahu gitu masih nanya-nanya lagi,
menyebalkan banget pokoknya.

        -         Kalau tidur susah bangunnya, sampai weker bunyi
berjam-jam pun tidak bangun. Nonton TV sampai ketiduran dan kita
banguni/gedor-gedor pintu juga gak bisa bangun (sengaja atau tidak kita
juga tidak tahu). Akhirnya sih bangun tapi lama nggedornya (sampai
teriak-2 segala). Coba dibayangin TV nyala sampai jam 2 pagi, apa tidak
kebacut itu. Diperingati sekali masih bandel, ya terpaksa aja TV gue
ambil biar kapok. 

        -         Suka jajan tetapi berhutang di penjualnya (terutama
pas siang hari di rumah mertua. Untungnya cuman 1000-2500 sehingga
digantiin mertua), kalau malamnya mencuri makanan, spt snack, kue kering
atau buah-buahan di rumah kami. Padahal pas sarapan, lunch & dinner
tidak dibatasi di tempat kami, pembantu atau suster ngambil-ngambil
sendiri baik nasi maupun lauknya. Majikan dan pembantu menunya sama krn
kita memang catering. 

        -         Yang gak kuat lagi: pintar berbohong/membalikkan
fakta. Masak dia bisa bilang ke pembantu mertua kalau suster tapi
disuruh bersih-bersih. Kami juga bisa mengelus dada, orang jorok seperti
dia kok masih bisa ngaku-ngaku suster.

        -         Orang ini masih di rumah makelar Bu Lukman jadi
hati-hati aja kalau dikasih orang ini.

         

        2.      Nama: Luluk, umur 17 thn, asal: Tulungagung (tdk sempet
foto krn baru 1 hr kerja)

        -         Karena tidak pernah ke kota , pikirannya terus ke
desa/ke ayahnya katanya sakit parah tdk bisa jalan (nyatanya tidak
parah-parah banget kok stlh kami berusaha menghubungi tetangganya,
memang sakit hipertensi tp msh bisa jalan. Keluarga Luluk di Tulungagung
tdk punya nomer telpon)

        -         Tidak bisa kerja sama sekali...... Nyapu, ngepel juga
tidak bersih...... Katanya pernah kursus suster tapi gak bisa jaga anak.

        -         Waktu interview bilang tidak punya KTP, ternyata KTP
disita makelar dan sesuai info dari Luluknya sendiri ternyata dia belum
pernah diajarin/kursus, jadi cuman dibeliin baju suster ama makelarnya
:-(

         

        Saya terpaksa menuliskan info ini biar tidak ada lagi yang
tertipu. Cukup saya aja deh.

         

        Tuhan ampunilah umatmu itu dan segera sembuhkan kejengkelan saya
terhadap makelar brengsek ini.

         

        Thanks buat para moms and dads yang sempatkan membaca atau
menyebarluaskan email ini. Silahkan japri jika ada yang ingin ditanyakan
lebih detail.

         

         

        Salam,

        Mamanya Agus

         

         

        
________________________________


        Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http:/www.yahoo.com/r/hs>  

         

         

        
________________________________


        Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo
Mobile. Try it now.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51731/*http:/mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At
9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ> 

         

         

        
________________________________


        Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo!
Mail. See how.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51732/*http:/overview.mail.yahoo.com/>  

 

Kirim email ke