Yth Ayah & Bunda
  Terimakasih telah berbagi dengan saya. Masukan Anda semua sangat berharga 
bagi saya. Saya ingin menambahkan beberapa hal:
    
   Saya memang bercita-cita agar anak pertama saya adalah anak lelaki yang 
nakal. Maksud saya aktif. Yang saya pikir, anak-anak yang aktif, biasanya 
cerdas.  
   Walaupun nakal, anak saya itu selalu bikin gemes orang. Di tempat umum, di 
rumah, di manapun, dia selalu menarik perhatian dan menarik simpati. Bikin 
kangen orang. Saya merasa juga dia banyak bakat setidaknya bakat musik, 
kinestetik/motorik, empati, role playing, dan photogenic. Karena fotonya 
lucu-lucu saya sengaja buatkan account di friendster atas nama dia. 
www.friendster.com, search: [EMAIL PROTECTED] Salahsatu fotonya sudah digunakan 
untuk cover majalah Auladi (www.klik-auladi.com) edisi desember 2007. maksud 
saya, saya lebih banyak bersyukurnya karena apa yang menjadi harapan saya 
dikabulkan Allah Swt.  
   Pola asuh saya adalah merangsang kinerja otak, rasa, dan gerak. Saya hanya 
memantau sekali saja ketika dia melakukan kegiatan beresiko misalnya naik turun 
meja rias atau naik-turun sepeda motor. Saya pantau sekali hingga saya percaya 
bahwa next time dia akan melakukannya lagi dan saya tahu dia mampu dan itu 
aman. Meskipun istri saya sudah saya kasih tahu, tetap saja kecemasan atas 
keselamatan anak ini menghantui pikirannya.  
   Setiap bertemu orang lain baik itu lebih muda, sebaya, anak lebih tua, dan 
orang dewasa, anak saya dapat beradaptasi dengan baik. Dia saya latih untuk 
tidak takut orang dan binatang. Sehingga kalau melihat kucing, ayam dll, akan 
berusata mengelus punggung/kepalanya.  
   Bagi saya, luka-luka kecil pada anak saya akibat kegiatannya, bukan masalah 
dan tidak akan menurunkan penilaian saya atas kinerja istri saya dalam mengasuh 
anak. Saya yakin istri saya sudah berusaha semaksimal mungkin mengurus anak, 
sayangnya, istri saya sering dilanda dengan kecemasan. Bagi saya beberapa kali 
jatuh, tergores, dan benjol adalah pembelajaran bagi dia (paling terjadi 
sebulan sekali). Saat ini saya sendiri cukup bersyukur anak saya cukup kuat, 
tidak cengeng, dan tidak mudah menangis.  
   Setelah menerima masukkan dari seluruh responden, saya semakin mengerti apa 
arti penting privasi bagi istri saya.
   
   
   

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke