Hallo mbak Gia mau ikutan sharing aja nih, ini management keuangan RT kami Kebetulan saya juga masih kerja
Kalau kami, punya list kebutuhan bulanan yg pokok dan wajib : Seperti : Bayar Listrik, Bayar Air, Biaya keamanan, TV Kabel, Internet, Bayar Kartu Kredit, Bayar Telepon/ HP, Bayar Anak Sekolah,Biaya Asuransi,Biaya kasih orang tua dan mertua, Biaya belanja 1 bulan (rata2x belanja per hari X 31 hari), biaya budget jalan2x, Additional utk biaya tak terduga (misalnya klo ada kondangan or beli kado). Ntar klo udah melakukan transaksi he he he he kita coret dan coret aja. Itulah mbak kegiatan tiap bulan. Klo uang belanja, biasanya saya beli bahan pokok beras, gula, susu, teh, kopi, itu bulanan. klo sayur dan lauk pauk, bisa mingguan or 2X seminggu ke pasar tradisional (yg murah sih), trus di simpan di freezer. Nah penghasilan suami dan istri dan penghasilan tambahan yg lain, di jumlahkan. Trus di kurangkan oleh pengeluaran rutin tersebut diatas, klo ada sisa itulah tabungan kita. Kalau beli baju or beli kebutuhan tidak rutin, biasanya kami ambil dari tabungan. Maaf klo tidak berkenan Salam Tatik --- In [email protected], "Giri Ayu Wardhani" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear parents, > > Mohon sharingnya nih...bagaimana sih manajemen keuangan dalam keluarga > yang terdiri dari suami - pencari nafkah, istri - ibu rumah tangga, > dan satu orang anak (bayi 3m3w). Sebab semenjak saya hamil 5m saya > memutuskan untuk berhenti bekerja. N sampai sekarang masih menjadi > IRT. > > Upah yang diterima suami tiap bulannya biasanya diserahkan pada saya > semua. Bagaimana pengaturan pos2 pembelanjaan, tabungan, dsb. Saya kok > agak kesulitan u konsisten dengan perencanaan bulanan ya? > > Maaf jika hal ini pernah dibahas sebelumnya. Jika iya sudah pernah > dibahas, mohon di infokan dimana saya bisa search. Makasih parents... > > Salam hangat, > Gia, IRT >

