Mama Rafe, salam kenal ya yg masih bingung soal sekolah anak...
Aku mau sedikit sharing saja mengenai hal ini.
Kebetulan anakku adalah anak yg aktif sekali. Dan nggaaaak berhenti2
ngomong....
Saya pribadi mau menyekolahkan anak sejak dini, tapi suami kurang setuju
karena dia berpikir anak2 jangan dibebani dulu dengan belajar krn dia lihat,
sekola2 yg ada bebannya terlalu berat n akhirnya malah bikin stress seperti
keponakan kami yg ogah belajar akhirnya.
nah, aku justru membaca kalau anak2 itu otaknya berkembang paling baik di
umur sampai 5 tahun, so aku ngoto sama suami. akhirnya aku hunting sekolah yg
bagus untuk ifa krn aku mau maju tempur nih ke suami (gila jg kl dipikir2 y...)
aku cari beberapa playgroup yg berdiri sendiri sampai sekolah internasional
deh..
ternyata, ada beberapa hal yg aku pelajari salah satunya adalah tentang
hal-hal yg diajarkan di sekolah (sering disebut kurikulum), cara mengajar
sampai kualitas guru.
Aku sempat ke salah satu sekolah internasional di bilangan cilandak yg pas
aku ke sana n ngobrol dgn ibu2 yg menunggu anaknya keluar sekolah yg aku tanya
kenapa memasukkan anaknya ke situ, tetrnyata hanya krn ada teman mereka (ya
arisan atau teman ngumpul) yg menyekolahkan anaknya di situ. Tapi kelihatan bgt
kl mereka memang sangat stylish jadi kayaknya tergantung sekali dengan
kelompoknya.
akhirnya aku cancel untuk mengirim anakku ke sana krn sepertinya suasananya
"dingin" antara guru dgn murid.
akhirnya aku menemukan sekolah yg boleh dibilang tidak begitu terkenal di
kemang pratam (aku taunya jg cm dari spanduk)
tapi........pas aku datang ke sana, semua guru ramah2 n keliatan mereka juga
dekat antara guru.
kurikulum yg dipakai memang bagus kalau menurut aku. apalg harganya paling
murah dengan yg memakai kurikulum sejenis..
nah, aku kirim anakku trial n ternyata responnya luar biasa!! suamiku jg pas
melihat trial langsung setuju (krn ditambah rayuan anakku yg pigin sekolah...)
dia semangat banget untuk balik lagi ke sana. n yg gak disangka2, aku pikir
di kelas bakalan jadi heboh krn dia nggak bisa diam, tapi ternyata dia exiting
banget untuk belajar!!
principal di sana mengatakan n wanti2 ke aku untuk juga menjaga suasana n
cara mengajar di rumah agar anakku tidak merasa belajar itu adalah sesuatu yg
membebani. krn, kalau di sekolah, para guru otomatis diharuskan untuk kreatif
dlm mengajar, jd anak2 tidak akan bosan.
nah, ortu jg harus membantu agar di rumah tidak mengajarkan dengan cara2 lama
yg bikin anak akhirnya bete dengan "belajar".
sekarang anakku sudah kelihatan selalu antusias untuk tahu segala sesuatunya
(katanya sih ini resiko kalau disekolahkan di tempat yg mendukung proses
belajar)...s
sampai2 aku bingung menjawab pertanyaannya yg aku rgak nyangka akan
ditanyakan anak umur 4 tahun " mami, knp sih bintang itu adanya di langit yg
tinggi? knp nggak detaruh di sini aja biar kita ggak usah pakai lampu..?" dan
banyak sekali pertanyaannya...
aku senang dia punya kreativitas berpikir spt itu n kyknya hrs terus menambah
baca2 biar nggak kalah set sama anak...
semoga sharingnya membantu ya...
Ani
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.