Hai semua, ada blog bagus neh ttg pendidikan dan parenting. Baru sih, tp 
kayanya isinya patut jadi pertimbangan
http://givingthebesteducation.blogspot.com dan 
http://thesmartmother.blogspot.com
thx

mommy andrew <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               
jd pengen share aja
 sy jg uda berusaha sebaik mgkn pahami mereka
 kdg kalo uda jam nya makan, sy n suami slalu ngalah, biarin deh mrk makan dl, 
takut mereka telat makan
 ke supermarket selalu tany, mrk ada butuh apa utk di beli
 1 yg sy inget bener, lebaran 2007 lalu....saya ajak 1 prt sy ke bali
 prt sy ada 3, 1 yg lumayan rajin.... sy pilih dia utk diajak ke bali 
 sblm sy uda tanya apakah ga apapa kalo lebaran ga plg tp ikut liburan ke bali, 
nanti pulang kampungnya setelah lebaran..jd ga bis apas hari h nya.
 dia ijin tanya keluarganya dl di kampung, sy persilahkan sambil ksh waktu dia 
utk pikir2x
 akhirnya dia blg, keluarga nya ga papa dia plg ga pas hari h lebaran
 jd dia ok utk ke bali dgn keluarga sy
 uda neh, di bali, liburan dgn senangnya. dia pun sy msh ksh uang jajan utyk 
beli oleh2x keluarganya.
 sampai balik jkt
 ga lama kmdian, 2 prt lama sy yg lainnya balik.... si rajin ini ijin pulkam 
krn 2 prt lainnya uda dtg
 sy pikir wajar aja, sy ijinkan krn emang uda tau dia akan pulkam jg setelah 
liburan.
tnyata oh tnyata....bbrpa hr kmdian dia sms........ga akan balik, minta maaf, 
kalo dia cuma pengen liburannya aja.
 yahhhhhhhhhhhh, sy kecewa bgt
 sy baik2x ke dia, koq dia gtu ke saya.
 yah gtulah prt ............ dibaikin salah, ga di baikin lebih salah lagi.
  
 kyk skrg pnya sus baby........sama,.......sy uda tolerir bgt secara dia pemula
 mandiin bayi salah,s ampe anak telinganya kmasukan air n berlendir, n bau 
busuk, bawa ke dr......sy maapin
 gendong baby salah....sy yg gendong
 malam, sy yg begadang..ga minta dia bgn utk ganti popok/pampers
 sy asi ekslusif, dia ga cuci botol n siapin susu
 apa lagi yah
 sy bawain dia temen utk jd mbaknya anak ku yg pertama jd bisa saling tolong 
dgn dia....eh, dia malah menghasut si mbak..." ngapain jaga anak, tp gaji 
pembantu..mending cabut aja, krj jd suster, bla bla bla bla......"
  lah koq teganya........
 kdg sy ga abis mikir dgn  mereka yg keliatan baik di dpn tp di belakang kita 
malah...yah walahualam....
 skrg sy ganti itu sus, yayasan stok kosong
 mau bilang apa...nasib
  
 cathy 
 
 On 3/4/08, M Yusuf <[EMAIL PROTECTED]> wrote:      Febbie at 03/03/2008 09:25 
wrote:
>
>Tp aku rasa Tuhan tau mana yang terbaik buat kita2 semua, kembali 
>lagi "Pray and Hope" jangan sampai lupa. Yang penting kita sudah 
 >usaha sebisa dan sebaik kita thdp our baby, thdp PRT or Babysitter kita.
>
>Perlakukan PRT or Babysitter kita juga sebagai manusia,
>ajak curhat bila perlu,
>pahami kebutuhan mrk,
>pahami perasaan mrk.
 
***Salut sama mbak Febbie,...
Saya kira emailnya positif sekali.
Kita (saya dan istri) selalu mendasarkan pada ilmu 'prioritas'.
Karena sumber daya (waktu, tenaga, uang dll) kita terbatas.
Makanya kita prioritaskan apa yang menjadi prioritas.
 Dan kita tidak bisa berharap sempurna.
(di dunia mana ada yang sempurna ?)

Terima kasih
M.Yusuf.web.id
 ----------------------------------------------------------
Rasulullah SAW bersabda,
"Menghemat dalam nafkah (belanja) adalah separuh pendapatan,
mengasihi (menyayangi) orang lain adalah separuh akal
dan bertanya dengan baik adalah separuh ilmu."
 - [HR Ath-Thabrani] -
----------------------------------------------------------



 




 
     
                               

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke