Dear, aku ikut sedih dengernya karena anakku seumur banget :( aku search2 di internet, ada yg nulis sharing tentang penyakit ini.. mungkin berguna pengalamannya..
--- Temans, saya mau sharing pengalaman, nudah-mudahan kita bisa lebih aware akan penyakit ini.Dua Minggu lalu anak saya Sarah (2 tahun 10 Bulan), start hari Senin malam demam tinggi, sekitar 39derajat; selasa, saya bawa ke dokter anak dan di nyatakan kena virus lima hari, dan katanya hari Jumat akan turun sendiri panasnya. Gejala panas pada hari-hari pertama (senin - rabu) mirip typus, karena demam hanya pada malam hari. Tetapi masuk kamis, panas mulai timbul pada siang hari, dan panas nya semakin menjadi-jadi berkisar 39 - 40 derajat, dikasih puyer turun panas juga ngga mempan, akhirnya diberikan obat penurun panas via anus. Hari Jumat, cek darah, Trombosit Normal (350rb an), cuma ada paratypus nya 1/80 (agak ngga normal, tapi sedikit), kulit agak sedikit bercak, bibir merah, mata merah sedikit, cuma kita pikir itu karena panasnya saja. Si anak ngga lemas - biasa saja. Hari Sabtu (hari ke 5), Sarah saya ajak ke Dokter lain untuk cari second opinion, dan waktu itu Dr bilang kemungkinan kena virus Kawasaki, tapi karena hari itu Dokter nya akan berangkat ke LN, jadi saya balik ke Dokter anaknya Sarah. Hari Sabtu itu juga Sarah masuk RS dan di berikan antibiotik untuk Typusnya. Setelah 2 hari diberikan panasnya masih tetap ada, Hari Selasa (Hari ke 7) saya ajak Sarah untuk Echo Jantung, karena Kawasaki itu menyerang Jantung. Tapi dinyatakan oleh si Ahli Jantung bahwa Jantung Sarah Normal. Malam nya cek darah lagi, Trombosit naik menjadi 470 (Normalnya max 400), dan laju endap darahnya tinggi (sekitar 70) - Normal <10. Memang pada kawasaki, Trombositnya naik bisa menjadi 700 - 1000 an pada hari ke 9 - 11, dan laju endap darah juga tinggi. Jadi diputuskan untuk diberikan obat IMUNE GLOBULIN karena kawasaki hanya mempan dengan oabt ini dan tidak mempan dengan segala jenis antibiotika lainnya, Obatnya mahal sekali per botol sekitar 3.5 jt, anaku pake 5 botol. Setelah diberikan obat ini , Puji Tuhan, panasnya lgs turun, kulit dan matanya ngga kemerah-merahan lagi. Waspada Virus ini, karena Virus ini Virus yang jahat, pengobatannya tidak boleh lebih dari 10 hari, karena bisa menyerang JANTUNG, biasanya menyerang anak balita. Yang berbahaya, karena TIDAK semua dokter paham betul akan penyakit ini, dan kelainan pada darah biasanya baru timbul setelah hari ke 9 - 11. Ada beberapa Gejala klinis yg biasanya menyertai penyakit ini (Tapi belum tentu semua gejalanya terjadi) - Deman tinggi 40 - 41 derajat - Bercak kemerah-merahan pada kulit - Bibir pecah2 - Lidah merah seperti strowbery - Mata merah - Telapak tangan dan telapak kaki merah (biasanya kulit mengelupas) - Pembengkakan kelenjar getah bening leher KOMPLIKASI Sekitar 40% penderita mengalami komplikasi jantung, yang biasanya timbul pada minggu ke 2-4: - Peradangan arteri koroner (arteri yang membawa darah ke jantung) - Aneurisma (pelebaran bagian dari arteri koroner) - Perikarditis (peradangan kantung jantung) - Miokarditis akut (peradangan otot jantung) - Gagal jantung - Kematian otot jantung (infark miokardium). ~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~ Evariny Andriana "Melahirkan tanpa sakit" http://www.hypno-birthing.web.id/ ----- Original Message ----- From: R.A Kencana Martokoesoemo To: [email protected] Sent: Wednesday, June 04, 2008 7:05 PM Subject: [parentsguide] Help: Penyakit Kawasaki Dear Smart Parents Keponakan saya 2th 8bln tadi jam 4 sore divonis terkena kawasaki oleh dokter,setelah dirawat di RS selama 1 minggu. Terus terang keluarga besar kami sangat syok mengetahui hal itu dan sangat terpukul setelah mengetahui bahwa efek penyakit tersebut adalah kerusakan pada jantung. dan dokter mengatakan bahwa semakin muda usia anak tersebut terkena virus kawasaki maka akan semakin parah kerusakan pd jantungnya. saya sedih sekali...saya selalu terbayang bayang wajah keponakan saya yg lucu dan selalu ceria nantinya akan mempunyai penyakit jantung, dia sdh seperti anak saya sendiri...rasanya spt mimpi selama ini dia jarang sekali sakit,aduuuuh ingin rasanya berbagi dgn nya agar dia tdk menderita. kami saat ini bingung semua, apalagi abang ipar saya sdg bertugas di Palestina.kakak saya sendiri sdh pasrah. mohon saran SP's apa yg hrs kami lakukan, dan apakah mantan penderita kawasaki bisa hidup normal? terima kasih Kencana

