Sharing ya..... Di satu sisi, memang sepertinya kita akan "direpotkan" jika pemerintah akan menerapkan aturan itu. Tapi klu kita bisa berfikir obyektif dan positif thinking......sepertinya ada benarnya pemerintah menerapkan aturan itu. Karena saat ini dilapangan byk terjadi masalah2, seperti : 1. Anak SD kls satu byk yg usianya "dipaksakan" oleh ortunya. Blm genap 6 thn, sang ortu minta anaknya diterima di SD. Padahal sang ortu tidak menyadari akan "pemaksaannya" itu. Ujung2nya si anak yg menjadi "korban". Karena secara mental usia kurang dari 6 thn blm siap utk menerima pelajaran dan peraturan yg diterapkan di SD. Blm lagi klu ada "masalah" yg menyertai si anak, seperti rentang konsentrasi yg pendek dsb.
2. Dengan kondisi yg seperti itu, ujung2nya sekolah yg harus "beradaptasi dan menyesuaikan diri" dengan kondisi anak. Seharusnya anak/ortu yg harus menyesuaikan diri terhadap sekolah. Ujung2nya, akhirnya terjadi pergeseran system di sekolah tsb. Yg bertujuan supaya anak2 yg blm siap duduk di SD bisa mengikuti pelajaran dan peratutan sklh. Nah.......klu sudah begiti, pasti ada lagi ortu yg mengerti system sekolah, yg protes terhadap sklh yg sdh merubah system tsb. Akhirnya tujuan awal suatu sekolah tidak akan tercapai. Saya yakin, mungkin akan ada proses dalam peralihan peraturan itu. Dengan tidak langsung diterapkan tahun ini saja, saya menganalisa pemerintah masih mempertimbangkan hal2 yg menjadi kendala nya. Regards, YUSRI email: [EMAIL PROTECTED] Sent from my BlackBerry� wireless device -----Original Message----- From: "myra1577" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sat, 26 Jul 2008 05:41:41 To: <[email protected]> Subject: [parentsguide] usia masuk SD tahun 2009 minimal 7 tahun Sebelumnya sy menulis ini gak ada maksud u/ menkut-nakuti atau membuat cemas. Hanya ingin menyampaikan informasi yang sy tau aja (mungkin ada yang udah tau juga ya..) Tadi saya baru aja pulang dari pertemuan orang tua murid di sekolahnya anak-anak. Disana pemimpin sekolah, berbicara tentang banyak hal. Salah satunya adalah adanya kemungkinan pemerintah akan membuat aturan baru untuk tahun ajaran 2009, bahwa usia minimal masuk SD adalah umur 7 tahun. Aturan ini tadinya akan diberlakukan pada tahun ini, tapi kemudian di batalkan (alasannya tidak di ketahui). Bukan dibatalkan sih, katanya cuma diundur ke tahun 2009. Walaupun menurut pemimpin sekolah semua ini baru berupa kemungkinan, tapi yang harus menjadi catatan & pertimbangan orang tua adalah bagaimana kalo peraturan itu jadi diterapkan? Mengingat sekarang ini kan pastinya banyak sekali lulusan TK yang berusia 6 tahun (bahkan mungkin ada yang kurang). Saya pribadi yakin kalo peraturan ini jadi di terapkan pasti akan menimbulkan protes yang cukup besar dimana-mana. Tapi ya� bukan rahasia lagi kan kalo pemerintah sudah menetapkan suatu aturan mau protes bertebaran dimana-mana kek, kecil kemungkinan peraturan itu akan berubah. Realitanya seperti itu kan..? Pemimpin sekolah anak memberikan beberapa info alternative apabila peraturan ini jadi diterapkan. Salah satunya adalah masuk SD swasta. Karena berdasarkan informasi yang pemimpin sekolah anak-anak dapatkan, sekolah swasta masih mau menerima siswa yang berusia kurang dari 7 tahun (Kl peraturannya jd diterapkan ya..) dengan syarat membawa surat rekomendasi dari TK asal yang menyatakan bahwa anak kita telah lulus dari TK tersebut & juga membawa surat keterangan dari psikolog yang menyatakan bahwa anak kita sudah cukup matang untuk memasuki jenjang SD. Sementara untuk sekolah negeri, menurutnya ada kemungkinan tertutup bagi usia kurang dari 7 tahun. Karena sekolah negeri merekan kan mengikuti aturan pemerintah. Alternatif lainnya adalah mengulang 1 tahun lagi di TK. Dan menurut pemimpin sekolah anak-anak kalo itu terjadi, sekolah sudah mengantisipasi tentunya materi TK B untuk anak yang mengulang dengan materi anak TK B yang baru naik dari TK A akan di bedakan. Menurut saya banyak selain alternative-alternatif lain selain 2 alternatif yang sudah disebutkan lagi. Sekali lagi saya bukan ingin menakuti-nakuti, tapi saya justru ingin mengajak rekan-rekan untuk sharing. Siapa tau dengan sharing akan terbuka beribu-ribu alternative yang tadinya tidak terpikirkan oleh kita semua. Jadi kita tidak hanya pasif & pasrah menerima peraturan pendidikan yang terus berubah-ubah, seolah-olah anak-anak kita ini hanya di jadikan kelinci percobaan. Biar gimana mereka adalah anak-anak kita kan, kita sebagai orang tuanya pasti lebih tau mana yang terbaik untuk anak kita. Saya & suami sendiri sudah sejak lama memutuskan ketika anak-anak kami masuk jenjang SD nanti Insya Allah sudah sangat mantap untuk ber-HS. Jadi ada atau tidak ada peraturan ini pun sebenarnya tidak ada efeknya untuk saya ya? Tapi saya sangat sadar gak semua orang tua memilih pilihan HS untuk anak-anaknya. Saya pun tidak bias memaksakan pilihan saya ini untuk semua pihak. Karena yang cocok & terbaik u/ anak-anak sy belum tentu cocok & terbaik u/ keluarga lain. Jadi mari kita saling sharing ya� Walaupun aturan ini belum ada kepastian untuk di terapkan, atau kalo pun sudah pasti di terapkan kan masih 1 tahun lagi. Tapi gak ada salahnya kan kalo kita mulai dari sekarang untuik memikirkan? Draipada nanti kita Cuma bias terkaget-kaget, panic lalu akhirnya hanya bisa pasrah deh. Gimana moms? Sharing yuk� Myra http://ke2naischool.blogspot.com http://ke2nai.blogspot.com

