Hik.....hik....hik....... Keliru say, temen mu itu. Sakamoto dan Kumon sama sekali berbeda, baik dari tujuan akhirnya dan tekhnik pengajarannya. Sakamoto memang sama2 dari jepang dan ditemukan oleh org jepang, tapi oleh orang yg berbeda dan dari latar belakang yg berbeda pula.
Justru sebaiknya, dari hasil pengalamanku dan temen2ku, komun itu lama kelamaan akan membosankan utk sebagian besar anak. Karena setiap hari harus mengerjakan PR. PR itu sebanyak 10 lembar. Dan akan dinyatakan berhasil jika mampu dikerjakan dalam waktu kurang dari 10 menit. Apalagi jika harus ditambah dengan PR dari sekolah nya. Lama2 anak akan merasa jenuh. Regards, YUSRI email: [EMAIL PROTECTED] Sent from my BlackBerry� wireless device -----Original Message----- From: "Sita Sidharta" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Tue, 5 Aug 2008 18:23:14 To: <[email protected]> Subject: Re: [parentsguide] (tanya) Sakamoto Kalau nggak salah, teman saya bilang Sakamoto itu lanjutan dari Kumon, maksudnya biasanya Kumon buat yang lebih kecil trus nanti kalau bosen bisa ganti ke Sakamoto. Anaknya dia sekarang baru 4 tahun masuknya Kumon, nanti kalau dah SD mau pindah ke Sakamoto apa gimana gitu. Ntar tanya lagi deh detailnya. sori gak bantu... sas ----- Original Message ----- From: Briggita Indri E. Sariwating To: [email protected] Sent: Monday, August 04, 2008 4:36 PM Subject: [parentsguide] (tanya) Sakamoto Mom & Dad.. aku mau pencerahannya dong tentang metoda Sakamoto. Bedanya dengan Sempoa dan Kumon apa ya.. (plus minisnya gitu) barangkali para mom & dad ada yang pernah tahu atau anak2nya ikut metoda Sakamoto ini. Terima kasih atas pencerahannya. Thanks juga untuk ibu moderator.. salam, - briggita -

