Gue akan bawa masker untuk mereka.. Daripada nunggu kebijakan ga turun2.. As a customer segala bentuk permintaan termasuk memakai masker kan ga boleh ditolak oleh perusahaan.
Other alternative: Perusahaan mengeluarkan sedikit recehnya u membeli sistem prepaid (shub dgn tingginya tinkat kecurangan di negara tcinta ini). Jd customer sendiri yg akan mengisi bahan bakar. Smacam kartu flash dr bca or ezlink-nya spore. Mesin pom bensin spt atm. Masukin kartu, pilih, paid, isi deh.. Powered by Telkomsel BlackBerry� -----Original Message----- From: "Halida Kelana" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Thu, 30 Oct 2008 12:13:39 To: <[email protected]> Subject: [parentsguide] Fwd: Dibalik senyum pekerja -----Original Message----- *From:* ALAN Eric *Sent**:* 29 Oktober 2008 11:21 *To:* HENDRA Hendra; HASIBUAN Markus (Rainer); HADIYANTO Agus; SAVITRI Diah; SARASWATI Nita (Novita); FIENAN Achmad; KURNIAWATI Shinta (Prina); DELVIANTI Delvianti; KRISNA Balamurali; INDARTI Ratna; KURNIAWAN Stepanus (David); KUSWADI Riana; YACOB Yacob; HALIM Hervania; LAURENSIA Yuni; WAHYUNINGSIH Yuni; TJAHYONO Anita; KUSUMASARI Dwiana; GUMILAR Gun (Gun) *Subject:* Dibalik senyum pekerja Kus, ini mungkin bisa mencermin kan pengorbanan kerja g disini.... G harus terlihat menikmati bekerja disini.... padahal g mederita disini.... *) kira kira siapa yah yang bisa menyuarakan penderitaan kita supaya yang di atas sadar.... Ketika mengisi bensin, saya sering kali ngobrol dengan petugas pom bensinnya. Kebiasaan saya memang suka mengobrol dengan siapa saja. Sering kalinya saya hanya ingin menambah wawasan saja dari hal-hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh saya sebelumnya. Kembali ke soal perbincangan saya dengan beberapa petugas pom bensin. Hal yang beberapa bulan ini saya tanyakan ke mereka di berbagai tempat pom bensin adalah apakah mereka tidak pusing mencium bau bensin setiap hari dan kenapa mereka tidak memakai masker penutup hidung agar mengurangi uap bensin yang terhirup. Hal tersebut saya tanyakan, karena saya saja yang berdiri sebentar sambil ngobrol, sudah langsung pusing karena menghirup bau bensin tersebut. Mereka, kurang lebih sepuluh orang, yang saya tanyakan semuanya menjawab bahwa sebenarnya mereka juga pusing. Mereka merasakan dada yang sesak. Dan makin parah lagi kalau pas mereka sedang sakit, katakan saja flu, perasaan sakit di dada semakin menjadi. Ketika saya tanyakan kenapa mereka tidak memakai masker, jawaban mereka semuanya sama yaitu karena kebijakan perusahaan. Perusahaan melarang mereka memakai masker karena demi pelayanan ke pelanggan. Mereka diwajibkan untuk tetap tersenyum ketika melayani pelanggan. Mereka bilang, kalau mereka pakai masker, mereka tidak bisa lagi menunjukkan senyum mereka ke nasabah dan itu akan dianggap tidak sopan karena tidak menghargai pelanggan. Hazrah kazrah! Saya terkaget mendengar jawaban mereka. Jawaban mereka semuanya seragam. Jawaban mereka pun semakin diperkuat dengan iklan Pertamina di televisi yang mengutamakan senyum petugasnya ketika melayani pelanggan. Ironisnya, dibalik senyum yang mereka berikan, ada derita yang harus mereka tanggung dengan mencium uap bensin setiap hari yang dapat memberikan gangguan yang serius kepada kesehatan mereka, khususnya paru-paru dan otak mereka. Saya sebagai pelanggan lebih senang melihat mereka memakai masker penutup hidung, ketimbang mereka melayani dengan senyum tapi saya tahu dibalik senyumnya, mereka menanggung derita yang tidak ringan. Melalui tulisan ini, saya mengajak kita yang peduli terhadap nasib para pekerja pom bensin untuk menyerukan kepedulian kesehatan petugas pom bensin agar pertamina dan pemilik pom bensin melengkapi petugas pom bensin dengan masker penutup hidung. Saya sebagai pelanggan pom bensin lebih peduli kesehatan petugas pom bensin ketimbang senyuman mereka ketika mereka mengisikan bensin ke kendaraan saya. Saya sudah mulai merasa tidak nyaman karena tahu dibalik senyuman petugas pom bensin ada derita yang harus mereka tanggung akibat menghirup uap bensin. Semoga melalui tulisan ini, nasib kesehatan petugas pom bensin bisa diperbaiki dimulai dengan memakai masker penutup hidung. catatan: Sekedar tambahan catatan, untuk pom bensin yang buka 24 jam, diterapkan tiga shift kerja. Kurang lebih mereka bekerja seharinya sekitar 8-9 jam. Jumlah jam yang cukup lama untuk menghirup uap bensin terus menerus. Silahkan di forward tulisan ini, khususnya ke mereka yang anda pikir dapat mempengaruhi untuk merubah kebijakan agar para petugas pom bensin dibolehkan memakai masker penutup hidung. The information transmitted is intended only for the person or the entity to which it is addressed and may contain confidential and/or privileged material. If you have received it by mistake please notify the sender by return e-mail and delete this message including any of its attachments from your system. Any use, review, reliance or dissemination of this message in whole or in part is strictly prohibited. Please note that e-mails are susceptible to change. The views expressed herein do not necessarily represent those of PT Astra International Tbk and should not be construed as the views, offers or acceptances of PT Astra International Tbk.

