Hai moms, ikutan nimbrung pendapat ya...walaupun saya gak ahli di bidang susu sapi...hehehe...tapi kebetulan kenal dengan dokter yang bersangkutan dan beberapa ahli dan pemerhati gizi yang beraliran sama dengan beliau.
Semua sependapat bahwa: (1) susu yang dibutuhkan manusia, ya hanya ASI...dari usia 0-24 bulan (masa pemberian yang optimal dilihat dari manfaat asupan gizinya); (2)ketika anak (manusia) berusia 2-3 tahun, enzym2 tubuh yang berfungsi untuk mencerna susu sapi mulai perlahan2 berkurang dan menghilang (kalau ASI sudah ada enzym pencernaannya sendiri)...akibatnya, enzym2 lainnya dalam tubuh yang berfungsi untuk mengurai, mis. karbohidrat dan protein, akan saling berebut untuk mengurai susu sapi tersebut...akibatnya lagi, karena enzym2 tersebut pada berebutan dan jadi bingung, walhasil susu sapi tidak terurai dan terserap dengan sempurna oleh tubuh manusia; (3) kalsium yang ada di dalam susu sapi sebenarnya tidak cocok untuk tubuh manusia (non-bioavailability)...dan kalsium tidak bisa diserap oleh tubuh tanpa teman2 lainnya seperti magnesium -- makanya dinegara peminum susu terbanyak seperti amerika tingkat osteoporosisnya tetap tinggi; (4) susu sapi mempunyai kandungan gula dan lemak yang tinggi, sehingga menjadi salah satu sumber, kolesterol, tekanan darah tinggi dan obesitas; (5) promosi dan pemasaran susu sapi, baik dalam bentuk bubuk (formula) maupun fresh (UHT dan pasteurisasi) banyak yang menganggap bahwa itu adalah propaganda para produsen susu sapi...ditambahin DHA, AA, taurin, spingomyelin, lactobacilus, dll...kemudian ada susu formula lanjutan untuk anak2 (yang sebenarnya tidak bermanfaat karena hanya merupakan salah satu marketing strategi para produsen sufor karena mereka tidak diperbolehkan untuk memasarkan sufor untuk anak dibawah 1 tahun), susu remaja, susu diet, susu ibu hamil dan menyusui, susu ibu untuk langsing kembali setelah melahirkan, susu untuk diabetes (pada susu sapi mempunyai kandungan gula tertinggi), susu untuk menurunkan kolesterol, susu untuk menguatkan tulang dan mencegah osteoporosis, susu untuk bikin kita rileks dan tidak stress...wah, kira2 para produsen susu itu bakalan menciptakan susu jenis apalagi ya...? Kalau dipikir2, masuk akal gak sih kok manusia disuruh minum susu sapi dari lahir sampai menjemput ajal...? Kalau mau tahu lebih lanjut tentang pro-kontra minum susu sapi, bisa lihat di website www.nomilk.com. Anyway, mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan dengan tulisan saya, sekali lagi ini hanya sekedar penyampaian info saja...hehehe...kalau kayak gini kan jadi ketahuan ya: ASI is forever the best...!!! Salam ASI! Mia Sutanto, Konselor Laktasi Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Menyusui: Anak Sehat, Keluarga Bahagia [email protected] www.aimi-asi.org

