Dear Caishie,

Wah Caishie, saya juga jadi sedih saat membaca tulisan anda, karena saya tahu 
sebenarnya semua ibu pasti ingin memberikan yg terbaik buat buah 
hatinya...begitupun anda tentunya. 

Masalah ASI sedikit, ASI kurang dan ASI tdk keluar mmg kerap jadi momok dan 
permasalahan bagi ibu2 yang baru melahirkan...dan Caishie, anda tidak sendirian 
loh dgn kondisi ini, hampir 80% ibu2 yg konseling dgn saya mengeluhkan 
permasalahan ini juga.

Makanya edukasi serta penyampaian info yg tepat soal ASI dan menyusui bg ibu2 
hamil sangat penting ya...misalnya, 1 diantara 1000 ibu yg mengalami kelainan 
hormon serta fisiologis payudara mmg tdk bisa menghasilkan byk ASI...nah, 
shrsnya dsog dan bidan paham soal ini shg stp kali bumil kontrol kehamilan 
pemeriksaan payudara mrpkan salah satu standar prosedur. Kemudian, posisi 
menyusui serta pelekatan mulut bayi dan kondisi mental sang ibu juga sangat 
mempengaruhi lancar tidaknya ASI keluar, terutama di hari2 pertama stlh 
kelahiran...seandainya semua tenaga medis yg membantu dan mendampingi bumil 
sblm, pd saat dan stlh proses persalinan mempunyai ilmu laktasi tentunya hal 
tsb akan sgt membantu bg si ibu.
Itu semua hanya pengandaian ya Caishie, tp pd kenyataannya msh blm spt itu.

Caishie, orang bijak bilang pengalaman adlh guru yg plg baik...hal itu saya 
rasakan sendiri kok. 4,5thn lalu ketika melahirkan anak pertama saya msh bego 
ASI...walhasil dia sempat kena sufor diawal kehidupannya (suster menakut2i sy 
krn ASI blm keluar dibilang bayi akan dehidrasi dan berat smkn turun -- pdhl 
bayi baru lahir mmg hampir selalu turun BB-nya dan mmg di hr pertama ASI blm 
klr ttp kolostrum sdh, dan kolostrumlah, yg jmlhnya dlm sehari hanya sktr 20ml, 
 yg plg dibutuhkan oleh bayi baru lahir)...walaupun stlh itu bisa full ASI 
kembali (dgn perjuangan yg lumayan berat krn anak sy sempat kuning dan payudara 
bengkak serta puting lecet).sebaliknya, krn sdh mendapatkan ilmu ASI yg 
memadai, serta mencari dan mendapatkan dukungan semua pihak (suami, keluarga, 
teman, rekan kerja, tenaga kesehatan, rumah sakit) utk bisa ASIX, alhamdulillah 
anak ke-2 (7,5bln) pemberian ASI-nya berjln dgn sgt lancar...dimulai dgn proses 
IMD dan rawat gabung pd saat di rs.

Caishie, mudah2an anda akan kembali semangat utk mencoba memberikan ASI bg 
calon adiknya Fawwaz nanti ya...dan semoga seperti saya, pengalaman kedua akan 
mjd lbh baik dari yg pertama.

Salam ASI!
Mia Sutanto, Konselor Laktasi
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)
Menyusui: Anak Sehat, Keluarga Bahagia

[email protected]
www.aimi-asi.org



Kirim email ke