mungkin ini sebagai salah satu program pemerintah :MENCIPTAKAN LAPANGAN PEKERJAAN BARU.
So, kalo gaji prt minimal UMR kan banyak tuuh yg mau jadi PRT. selain itu, bila ada UU nya, berarti kan gaji PRT juga musti di potong pajak penghasilan duonk....!!
PRT juga  warga negara, wajib bikin NPWP, at the and, kenaikan gaji prt menyesuaikan UMR tsb akan dibayarkan untuk pajak.... anyway... hanya asumsi saya aja...
 
hv a nice day...

 


Dari: Jane Prisca <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 22 Januari, 2009 15:03:43
Topik: RE: [parentsguide] Re: KEBIJAKAN BARU PRT...(??)

Salam Damai, parents!

Saya tertarik neh sama urusan ini, mudah2an ada yg baca yang berurusan sama UUD PRT ini, hehehehe.

Saya percaya: pembantu, begitu juga penyalur, apalagi parents (baik/buruk) semua relatif. Relatif dari karakter, relatif dari kemampuan, relatif dari pekerjaan, bahkan relatif dari banyak hal.  Jadi untuk menyikapai hal ini, lebih baik kita bersuara pada  lembaga yang mengurusi hal ini. Supaya mereka yang merumuskan segala perbedaan ini. Maaf bukan mau menggurui, maaf juga kalo kurang berkenan. 

Soalnya saya baca jadi giman githu...PEACE

Warm regards,

Moms Ge & Lio


--- On Thu, 1/22/09, Lina Warni <[email protected]> wrote:
From: Lina Warni <[email protected]>
Subject: RE: [parentsguide] Re: KEBIJAKAN BARU PRT...(??)
To: [email protected]
Date: Thursday, January 22, 2009, 1:53 AM

Benar sekali….. Apabila nantinya Undang2 ini akan disahkan, haruslah telah memenuhi aspirasi dari berbagai pihak yang terkait dengan PRT. Penyalur, PRT dan pastinya Majikan. Sepengalaman saya, hanya ½ saja PRT yang benar2 bekerja dengan niat baik seperti halnya kita bekerja dikantor saat ini. Padahal semua sudah kita tanggung. Kalo mereka salah, gak dimarahin krn kita coba mengerti saja. Kurang baik apalagi ya kita ?..

 

Makan sehari-hari mereka sudah layaknya dirumah sendiri. Apa saja yang ada… Malah kita Majikan kadang lebih banyak ngalah. Kebutuhan dipenuhi, sakit diobati, kamar tidur tersedia, istirahat apalagi. Coba aja perhatikan, kalo kita dah ke kantor, mereka hanya nonton, tidur, sambil ngemil makanan yang ada.. Ntar kalo habis pasti jawabannya dimakan anak kita.. Bener gak sih…

 

Apalagi sekarang. Zamannya PRT punya HP, sms-an melulu karena banyak penawaran dari operator dengan sms & telp gratis.. HP gak pernah lepas dari tangannya walaupun lagi bersih2, masak, setrika dll. Anak saya yang lagi mandi, dibiarkan kedinginan dikamar mandi sementara PRT di kamar lg terima/baca sms dan bls tuh sms.

 

Pengalaman saya yang terakhir, Pembantu saya ijin pulang 4 hari. Karena pada lebaran kemaren dia balik lagi ketmpt saya, jadi kali ini walaupun ijin pulang lagi saya ijinkan saja karena ktnya akan balik. Karena kasihan, agar dia bisa pulang bawa uang untuk Ortu, walaupun  baru terima uang gaji 7 hari yang lalu, gaji bulan ini saya bayarkan lagi penuh. Artinya dia baru baru bekerja 7 hari untuk bulan ini. Saya juga kasih ongkos tambahan. Eee. Ternyata dianya pindah tmpt lain. Sebeel gak siih.. (Padahal kita sdh merasa jgn2 gak balik, tapi karena kasihan uang dikasih juga. Untung saya gak beliin juga oleh2 utk ortunya hik.hik.hiks. .).

 

DPR juga harus ingat, bahwa tidak semua orang yang memiliki penghasilan yang tinggi, namun mereka sangat butuh PRT. Perhatikan saja masih ada perusahaan yang menggaji Sarjana (S1) dengan gaji yang kalo kita piker “apakah cukup untuk hidup berkeluarga?” Padahal mereka juga butuh pembantu untuk jaga anaknya, beresin rumah agar bisa bekerja.

 

Banyak yang perlu dibahas dari berbagai sisi dan pandangan. Jangan sampai UU PRT hanya akan membuat para PRT diatas angin dan makin melunjak..

 

Jadi curhat2an lagi nee.. Cape ’ dech..

 

Salam

lina

 

 


From: parentsguide@ yahoogroups. com [mailto:parentsguid e...@yahoogroups. com] On Behalf Of Muthi
Sent: Thursday, January 22, 2009 12:16 PM
To: parentsguide@ yahoogroups. com
Subject: [parentsguide] Re: KEBIJAKAN BARU PRT...(??)

 

Aku sih merasa definisi UMR itu apa? termasuk biaya makan? kamar tidur ? atau apa... peraturan yang sangat abu2.
Setuju klo dibuat peraturan yang jelas dan fair, untuk PRT dan juga semestinya untuk majikan.

Klo cuman PRT doank dan juga para penyalur yang dilindungi.. . trus hak-hak majikan gimana? siapa yang belain?
Prakteknya sekarang adalah banyaaaaak deh para majikan yang baik hati,
dan juga yang bertanggung jawab di dzolimi sama para PRT ini dan penyalur

Kemana ayo kita mengadu? ke polisi? pengadilan? atau curhat-curhat dimilis2 aja?

Thanks,
Muthi
081314431821
YM: muthi_nuriah
www.muthiatunnuriah .com
www.halamanmuthi. blogspot. com

Pada 22 Januari 2009 09:47, MERRY CHANDRA <mariamerrychandra@ yahoo.com> menulis:




Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!

Kirim email ke