Hai Moms, butuh sharingnya dong..
Rabu kemaren Angga (17m) jatuh dari tempat tidur pas lagi diawasi Akung nya.
Sayangnya Akung nya gak tahu kayak gimana jatuhnya. Yang jelas dia nangis keras
banget, dan gak biasanya nangis kayak gitu. pas ku tidurkan di tempat tidur
kupegang kok tulangnya gerak2, langsung ku bawa dia ke dokter umum terdekat.
Sama dokter dipegang2 katanya gpp. Tapi untuk memastikan ku bawa ke dokter anak
keesokkan harinya. Sama dokter anak mau dibuatkan surat pengantar rontgen.
Dipencet2 bahuya utk mengetahui yg mana yg akan dirontgen. Pas dipegang2 dia gak
nangis atau bilang sakit (dia udah bisa bilang mana yg sakit). jadi sama dokter
nya disuruh observasi dulu dilihat apakah masih sakit, kalo iya dirontgen dan
dokter tetap membuat surat pengantar rontgen. Akhirnya kutunggu sampe
siang..kulihat sih gpp jadi aku bawa dia utk dipijat sore harinya. Eh...besoknya
bahunya bengkak, akhirnya segera kubawa ke RS Pasar Rebo utk dirontgen. Hasil
rontgen keluar, dan ternyata tulang bahunya yg kiri patah :(.. Segera
kudaftarkan ke orthopedi di RS itu juga. Sama dokternya gak diapa2in, cuma
dilihat hasil rontgen nya, dipegang bentar trus dikasih resep (Elkana-vitamin,
Pondex-pereda nyeri, dan Thrombopob) dan dilarang mengangkat tangan kirinya.
Merasa heran kutanyakan kenapa, katanya karena bayi itu tulangnya bisa kembali
sendiri, dan tulang yang patah pun bukan tulang yg terlalu aktif bergerak. Dan
seminggu lagi disuruh kontrol kembali.

Sekarang 5 hari dah berlalu, anakku pun mulai aktif banget, hampir gak ketauan
kalo tulangnya patah. anehnya dia sering merangkak tapi gak merasa sakit
bahunya. padahal dia susah banget minum obatnya. Tapi tulangnya belum kembali ke
posisi semula. Masih menonjol keluar.

Ada gak di antara ibu2 disini yg memiliki pengalaman serupa? Mohon sharingnya
yah...


Kirim email ke