hai mbak, kalo saya sih mungkin dlm keadaan spt itu, akan coba juga pengbatan tradisional kayak tukang patah tulang (urut gt). kalo dsini namanya kemkem. dukun patah tulang. tp, klo disana msh manjur kah gak tau saya...krn gak banyak lg yang ahli di bidang itu scr tradisionl
saya pernah konsul ke klinik fisioterapi, mereka juga menangani kasus tulang. mbak, bisa coba konsul ksna tuk memastikan keadaanya, trus nti dipilh mana pengobatan terbaik yg mbak ikuti atau, coba konsul ke dokter tulang yg laen, tuk second opinion kacian kan kecil udah menderita gitu, karna memang msh kecil tulangnya juga msh muda biasanya lebh mudah diobati. smg cepet sembuh ya mbak maaf bila tidak membantu tks Salam, Ocy (Mama Agnes) ......................................... ingin punya penghasilan tambahan, disini infonya: www.dbc-network.com/index.php/?id=ochiemanize mau belanja kebutuhan ibu dan anak, disini tempatnya: www.toko-online-mamanciho.blogspot.com ________________________________ Dari: Prahayuningdiah <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Selasa, 5 Mei, 2009 22:22:41 Topik: [parentsguide] Patah tulang selangka (tulang bahu) Hai Moms, butuh sharingnya dong.. Rabu kemaren Angga (17m) jatuh dari tempat tidur pas lagi diawasi Akung nya. Sayangnya Akung nya gak tahu kayak gimana jatuhnya. Yang jelas dia nangis keras banget, dan gak biasanya nangis kayak gitu. pas ku tidurkan di tempat tidur kupegang kok tulangnya gerak2, langsung ku bawa dia ke dokter umum terdekat. Sama dokter dipegang2 katanya gpp. Tapi untuk memastikan ku bawa ke dokter anak keesokkan harinya. Sama dokter anak mau dibuatkan surat pengantar rontgen. Dipencet2 bahuya utk mengetahui yg mana yg akan dirontgen. Pas dipegang2 dia gak nangis atau bilang sakit (dia udah bisa bilang mana yg sakit). jadi sama dokter nya disuruh observasi dulu dilihat apakah masih sakit, kalo iya dirontgen dan dokter tetap membuat surat pengantar rontgen. Akhirnya kutunggu sampe siang..kulihat sih gpp jadi aku bawa dia utk dipijat sore harinya. Eh...besoknya bahunya bengkak, akhirnya segera kubawa ke RS Pasar Rebo utk dirontgen. Hasil rontgen keluar, dan ternyata tulang bahunya yg kiri patah :(.. Segera kudaftarkan ke orthopedi di RS itu juga. Sama dokternya gak diapa2in, cuma dilihat hasil rontgen nya, dipegang bentar trus dikasih resep (Elkana-vitamin, Pondex-pereda nyeri, dan Thrombopob) dan dilarang mengangkat tangan kirinya. Merasa heran kutanyakan kenapa, katanya karena bayi itu tulangnya bisa kembali sendiri, dan tulang yang patah pun bukan tulang yg terlalu aktif bergerak. Dan seminggu lagi disuruh kontrol kembali. Sekarang 5 hari dah berlalu, anakku pun mulai aktif banget, hampir gak ketauan kalo tulangnya patah. anehnya dia sering merangkak tapi gak merasa sakit bahunya. padahal dia susah banget minum obatnya. Tapi tulangnya belum kembali ke posisi semula. Masih menonjol keluar. Ada gak di antara ibu2 disini yg memiliki pengalaman serupa? Mohon sharingnya yah... Apakah wajar artis ikut Pemilu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers. http://id.answers.yahoo.com

