Saya bukan background chemistry siy,jd ga ngerti jg tapi dari awal cerita anak 
rewel bukannya sugar rush?gosip2 the botol gulanya kan 10sdm bener ga?
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Meilya Sandra <[email protected]>

Date: Thu, 7 May 2009 03:49:44 
Subject: [parentsguide] Teh Botol Sosro


  
Klarifikasi langsung dari sosro akan lebih bagus.
 Berikut isi emailnya:
 Waspada, Teh Botol Sosro Racunnya Teh
 
 Marini tidak mengerti kenapa anaknya bertingkah aneh malam itu, terus-terusan 
rewel. "Rasanya dia tidak sakit apa-apa." Sudah tiga dokter yang dia temui, 
semuanya menunjukkan gejala kecanduan yang akut. Tapi kecanduan apa, anaknya 
belum bisa bicara, bagaimana dia bisa cari tahu?
 
 Sampai akhirnya dia menemukan berita mengenai kandungan berlebihan hidroxylic 
acid (atau nama resminya dalam format IUPAC adalah dihidrogen monoksida) di 
dalam Teh Botol Sosro dari internet. Ia langsung ingat, anaknya tadi siang baru 
saja menghabiskan tiga botol teh yang dibungkus dalam berbagai kemasan dan merk 
ini. Celaka!
 
 Ya, selama ini orang menganggap Teh Botol Sosro dibuat dari daun teh alami 
seperti yang diiklankan. Nyatanya itu semua bohong, daun teh hanyalah sebagian 
kecil dari bahan utama. Hidroxylic acid lah yang bertahun-tahun telah dipakai 
sebagai bahan utama teh botol sosro, sehingga menyebabkan teh ini terasa lebih 
enak daripada merk-merk lain.
 
 Scientist dari seluruh Universitas terkenal di Amerika sepakat, tanpa kita 
sadari hydroxylic acid sudah menguasai industri makanan. Dengan adanya 
hydroxylic acid, rasa pahit yang sering muncul bila kita memakai pemanis buatan 
bisa hilang tidak bersisa. Nyaris tidak ada makanan dan minuman olahan yang 
tidak disentuh bahan ini. Dalam batasan wajar memang bisa berguna bagi tubuh 
kita, dan tubuh kita punya mekanisme untuk menetralisir kelebihan zat ini. 
Namun begitu melebihi ambang batas, tidak ada satupun manusia yang bisa 
selamat. 
 
 Gejala kelebihan hydroxylic acid meliputi pusing, diare, pecahnya sel-sel 
tubuh (plasmolisis) , bahkan jika konsentrasinya di dalam tubuh naik 
signifikan, bisa menyebabkan rusaknya sel batang otak (neurolisis) dan kematian 
mendadak. Hal ini telah memusingkan banyak petugas medis di dunia. "Sedetik 
saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang," jawab 
Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN. Kalau sudah begini, 
pengobatannya bisa sampai jutaan rupiah. Lalu mampukah orang-orang seperti 
Marini menyembuhkan anaknya?
 
 Yang membuat masalah ini jadi runyam adalah tidak adanya regulasi pemerintah 
tentang penggunaan hydroxylic acid dalam industri. Pemakaiannya tercampur baur. 
Data menunjukkan bahwa sebagian besar industri berbahaya memakai Hydroxylic 
acid. Reaktor nuklir, pabrik pupuk, pewarna tekstil, semua memakai bahan yang 
termasuk kategori senyawa kuat ini dalam konsentrasi tinggi. 
 
 Bahkan beberapa tahun belakangan hydroxylic acid juga dipakai sebagai agen 
reaktif dalam pengangkatan minyak bumi. Dengan bantuan hydroxylic acid, 
sumur-sumur tua bisa kembali berproduksi.
 
 Saat dihubungi, Humas PT Sosro tidak berkomentar banyak. "Kami sudah 
menggunakannya secara bertanggung jawab. Seluruh lini produk Teh Botol Sosro 
sudah lewat pengawasan badan POM". Masalahnya, berapa kadar hydroxylic acid 
dalam makanan yang bisa dianggap bertanggung jawab? Kenapa selama ini terkesan 
ditutup-tutupi dari sorotan publik? Saat pertanyaan itu diajukan, "Brak!", 
telepon dibanting. 
 
 Hydroxylic acid adalah simbol keangkuhan industri besar makanan. Penggunaannya 
tidak melalui transparansi yang jelas. Bahkan bahayanya tidak pernah diumumkan 
ke masyarakat.. Tutup matanya pemerintah terhadap isu ini wajar jika 
menimbulkan kecurigaan, berapa besar dana gelap yang sudah mengalir untuk 
menyembunyikan bau busuk isu hydroxylic acid? Merk apa saja yang sudah nekat 
memakai hydroxylic acid demi mendapatkan keuntungan besar?
 
 Kini anak Marini masih tergolek di tempat tidur dengan menangis. Marini 
bingung, apa yang harus dilakukan sekarang. Untuk mengobati kecanduan anaknya, 
dia tidak punya biaya.. 
  
---------------------------------------------
 Save a tree... please don't print this e-mail unless you really need to...
 ---------------------------------------------
 This message and any attachments (the "message") are confidential and intended 
solely for the addressees.
 Any unauthorised use or dissemination is prohibited.
 Messages are susceptible to alteration. SAIPEM Group shall not be liable for 
the message if altered, changed or falsified.
 If you are not the intended addressee of this message, please cancel it 
immediately and inform the sender.
 --------------------------------------------- 
  



------------------------------------

===================================================================
Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi MEI 2009

WANTED! DSA = DOKTER SAYANG ANAK

Praktik kedokteran membutuhkan komunikasi efektif antara dokter spesialis anak, 
orang tua dan anak. Selain membuat pasien anak lekas sembuh, karir dokter pun 
semakin melesat. Simak kiat-kiat berkomunikasi efektif dengan dokter dan 9 Tips 
Agar Si Kecil Tak Takut Dokter di majalah Parents Guide edisi Mei 2009.

Simak juga bahasan menarik lain :

- Step By Step Persalinan Waterbirth 

- Melahirkan di Rumah Sakit Sekelas Hotel (plus tarif persalinan) 

- Parents Story: Anakku Lumpuh Seumur Hidup 

- Tompi: "Tangisan Daka dalam Laguku" 

SIMAK JUGA MAJALAH HIPOO UNTUK SI BALITA

Tema HIPOO edisi Mei 2009 ini "HOME SWEET HOME"

Ikuti HIPOO CARNIVAL Bazaar. Art Craft. Mini Studio. Kids Performance. Games 
Entertainment. Talkshow: "Cara Sederhana Mempersiapkan Anak Belajar Membaca." 
Pembicara: Roosie Setiawan (Reading Bugs -- Komunitas Read Aloud Indonesia). 
Sabtu, 30 Mei 2009. Pukul 09.00-12.00 WIB di CASA ROSSA School: Jl Kemang Timur 
Raya No 28 Jaksel. Tiket Rp 30.000.

Segera dapatkan PARENTS GUIDE edisi MEI 2009 di agen majalah dan toko buku 
terkemuka di kota Anda. Baca daftar isinya di 
http://www.parents.co.id/dsp_tocfeb07.php

INFO TIKET DAN LANGGANAN MAJALAH HUBUNGI: Emma di (021) 70408785, 527 
7302Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke