Dear Milia's mom, Saya pikir komentar anda tentang anak autis yang diterapi ini bisa normal kembali gak perlu ya? Dan hal yang tidak aneh bahwa semua orang tua akan mengusahakan anaknya bagaimanapun caranya supaya bisa normal dan tidak ada orang yang ingin anak yang dilahirkannya tidak sempurna kan???? Anak autis ada bbrp stage dan setahu saya bisa diterapi untuk menormalkan walau tidak sesempurna anak normal?????
Anak saya normal tapi saya sebagai orang tua merasa tersinggung dengan kalimat anda di bawah ini. Rgds, Monica 2009/5/26 [email protected] <[email protected]>: > > > Dear Momnya Nayla, > > Kalau setau saya niy, pernah ngobrol sama seorang bunda yang anaknya autis. > Bukan alergi yang menyebabkan autis, Tapi anak autis biasanya alergi > terhadap jenis makanan tertentu. > Misalnya : salah satu jenis protein pada susu (ape ya namanya aku jadi lupa) > Jadi jika sang anak autis ini salah makan, maka nanti akan menimbulkan > reaksi terhadap gerakan tubuhnya > Jadi kayak orang lagi mabok kena narkoba gitu. (pentalitan, pecicilan, > ketawa2 ga jelas, dll). > > Cara mengidentifikasi anak autis salah satunya adalah dengan kontak mata. > Jadi jika saat usia dini sang anak sama sekali tdak memiliki kontak mata > dengan sang bunda. > Itu hanya salah satu ciri ya, tapi bunda juga jgn panik dulu kalau misalnya > anaknya dipanggil ga nengok2, bisa juga krn sang anak lagi fokus dengan hal > lain. > Jangan buru2 di cap AUTIS. :S > > Autis itu bawaan sejak dari lahir, tidak bisa muncul tiba2 dan tidak bisa > disembuhkan. > Maksudnya : awalnya anaknya normal, trus tiba2 kok jadi autis, kayaknya aneh > aja deh. > trus lebih aneh lagi, kalo ada anak yang di diagnosa autis trus diterapi ini > itu akhirnya bisa normal kembali. > ck ck ck ck... > > Salam, > K.K > Maminya Milia (3thn, 4bulan) > > >

