Dari lubuk hati yang paling dalam, Saya memohon maaf yang sebesar2 nya jika ada kalimat Saya yang menyinggung.
Disini Saya bukan seorang dokter ato psikolog atau apapun, yang bisa berkomentar dengan baik dan benar mengenai anak autis. Yang Saya sampaikan hanya berdasarkan pengalaman pribadi Saya bersama beberapa Ibu yang memiliki anak autis, ataupun anak yang didiagnosa autis (ternyata tidak autis).

