Apa kita harus ke Lembaga Internasional yaaa? Spt halnya penerbangan kita 
sempet di banned ga boleh terbang ke beberapa negara krn kerjaannya jatuh mulu, 
mgkn pemerintah diperkuat dgn lembaga int'l harus memberlakukan sanksi bagi 
dokter dan RS yang melakukan malpraktek.. Lumayan berat kan dokter yg da 
tahunan belajar, mahal2, ga kepake.. Plus RS da invest milyard - trilyun, 
tutup.. Walaupun mrk bisa aja ganti nama, tp jajaran direksi dll kan da msk 
blacklist..

Kl pihak RS dan dokter tdk mau melepas sedang kita sdh ga sreg, kl saya mgkn 
akan cepet mengeluarkan.. Biar saya yg tanggung akibatnya.. Rasanya lebih baik 
menyalahkan diri sendiri drpd menyalahkan pihak yg ga bisa disalahin jg.. 
Aduuuh.. Saya ga selese2 mikirin hal ini.. 

Mdh2an hal ini tdk terjadi pada keluarga kami dan keluarga teman2 sekalian.. 
Amien..

Love: Mommy Omera n Kanzara 

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]

Date: Mon, 1 Jun 2009 02:40:53 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [parentsguide] HATI-HATI DENGAN DOKTER MEDAN TERUTAMA RS.GLENI 
INTERNASIONAL !!!


Ya ampun,kemana harus mengadu? Nyawa orang dibuat taruhan. Saya kenal dan 
berteman dengan banyak dokter, mungkin krn relasi baik maka segalanya lebih 
lancar.
Apakah oknum dokter yang berbuat seperti itu?
Apakah cara pendidikan di indonesia yang salah?
Apa sebenarnya isi kode etik dokter?
Apakah rumah sakit nya yang membuat peraturan sedemikian rupa?
Apakah akademi perawatannya yang salah?
Sudah begitu banyak korban.
Tetapi tidak terlihat ada tindakan dan perubahan yang nyata. Harus berapa 
banyak lagi korban yang berjatuhan?

Turut Prihatin.
Max's Mom
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]

Date: Sun, 31 May 2009 06:04:48 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [parentsguide] HATI-HATI DENGAN DOKTER MEDAN TERUTAMA RS.GLENI 
INTERNASIONAL !!!



Haduuuh..
Sampe sesak nafas bacanya..
Tulis aja di koran, lembaga perlindungan konsumen, dll biar ditutup itu dokter2 
bermaalah tsb dicabut ijin prakteknya dan managemen RS tsb lebih bertanggung 
jawab lg dalam menangani pasien2nya..

Saya sekarang, kl mo berobat, pasti saya nanya sedetail2 mengenai apa dan 
bagaimana plus kl msh aga kurang yakin, aku crosscheck dulu dgn sodara/temen yg 
dokter..

Duh jaman sekarang, bener2 ga bermoral, jadi kita yg harus hati2.. Ikuti 
instinc kita drpd nyesel..

Turut berduka yaa..
Do'a kami selalu..

Love: Mommy Omera n Kanzara 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Linda Pickwick <[email protected]>

Date: Sat, 30 May 2009 16:31:21 
To: <[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>
Cc: parentsguide<[email protected]>
Subject: [parentsguide] HATI-HATI DENGAN DOKTER MEDAN TERUTAMA RS.GLENI 
INTERNASIONAL !!! [1 Attachment]


Wah... serem juga nih yaaaa



Just Got This Email.......................

HATI-HATI DENGAN DOKTER MEDAN TERUTAMA RS.GLENI INTERNASIONAL !!!





Hati2 dengan dokter dimedan & pelayanan dirs.gleni internasional



Kejadian ini menimpa anak perempuan saya yg berumur 2 tahun 3 bulan.



Tanggal 12-04-2009

anak saya muntah2 dan lemas, kami bawa ke RS. Gleni.

Kami minta dr.johannus wibisono.spa untuk periksa. Katanya anak saya kurang
cairan & mungkin ada infeksi pencernaan, jadi harus diinfus.

Disamping itu kami selaku orang tua diminta untuk segera selesaikan
administrasinya dulu baru bisa berobat. Benar-benar bingung dan kesal…

Tapi apa boleh buat segera kami selesaikan administrasi-nya agar anak kami
segera dapat dirawat.



Sebelum diinfus anak saya masih bisa sadar dan juga masih bisa meminta
tolong ama kami. “Papa, tolong…” karena kebetulan saat itu yang berada
paling dekat adalah papanya. Dan saat itu juga dia bilang gak mau dokter
(mungkin juga dia mempunyai firasat). Setelah anak saya diinfus gak
berselang berapa menit, anak saya kejang & terus berangsur tak sadarkan
diri. Kami pun bertanya kepada perawat disana kok dia kejang

dan nampaknya tertidur? Kata perawat biar dia istirahat saja dan kejang itu
gejala biasa… (kebetulan dokter telah meninggalkan ruangan dengan meminta
perawat untuk mengambil sample darah). Tapi tak lama dia kejang lagi sampai
matanya belalakan dan mulut-nya mulai menggigit, buru-buru tangan saya
dimasukkan agar tidak tergigit lidah-nya, kesusahan bernafas. Tetapi suster2
diruangan diam saja, sampai mertua saya berteriak baru dilakukan tindakan
memompa secara manual. Karena tidak bisa maka akan dipasang alat, tetapi
suster disana tidak bisa membuka alatnya, sampai suami saya yang membantu
membuka.



Bagaimana kinerja kerja & profesionalisme petugas medis dirs.gleni yang
terkenal & termahal dikota medan ??? Mengapa anak saya menjadi koma setelah
diinfus??? Karena anak saya koma, maka dimasukkan ke ruang ICU.



Sebelum dibawa ke ruang ICU, anak saya dianjurkan untuk diambil sample darah
dan dict scan kepala-nya, tapi untuk ct scan pun kita menunggu lama sekali
(waktu ditanya ke perawat katanya masih ada pasien yang lagi ct-scan,
padahal sebenarnya menunggu petugas-nya yang gak ditempat), padahal anak
saya keadaan sudah kritis.



Karena anak saya masuk keruang icu, dr.johannus meminta dr.chairul yoel
untuk mengecek anak saya.



Tgl 13/04/2009

dilakukan rontgen paru2 anak saya. Oleh dr.chairul yoel dikatakan hasilnya
bagus, tetapi ada kesalahan pemasangan selang katanya akan dilakukan
perbaikan. Ternyata selama 8 hari anak saya dirawat dirs.gleni sama sekali
tidak dilakukan perbaikan pemasangan selang, yang menyebabkan 1 paru2 anak
saya tidak berfungsi, dimana paru2 tersebut penuh dengan sekret, susu basi
yang tidak dibersihkan.(yang akhirnya dilakukan perbaikan oleh dokter
disingapura) Dimana tanggung jawab seorang dokter spesialis anak yang
terkenal dikota medan???



Kami pun meminta dokter syaraf untuk mengecek anak saya dan karena dimedan
yang terkenal adalah dr.tonam sps maka kami pun meminta ia datang. Tapi apa
kata dr.johannus, dengan gaya arogan ia marah dengan kami ia tidak mau
campur tangan lagi dengan urusan ini & meminta kami melihat prosedur.
Seharusnya seorang dokter memilih menyelamatkan nyawa bukan melalui prosedur
yang bertele2 dan mengikuti gengsinya.

Seharusnya seorang dokter bisa bekerja sama dengan dokter yang lebih
berkepentingan untuk menyelamatkan nyawa pasien.



Dari hasil ct scan diketahui anak saya mempunyai tumor disebelah otak kanan
yg cukup besar. Kami pun berkonsultasi dengan dr.tonam sps & dr.govar spbs.
Dan kata semua dokter2 tersebut anak saya tidak bisa ditolong lagi.



Tgl 14/4 2009

kami berencana untuk membawa anak saya kesingapura dan

semua telah disiapkan termasuk pesawat yang khusus untuk membawa pasien
koma. Dari pihak dokter singapura sudah ok.



Tgl 15/4 2009

paginya singapura dibilang tidak jadi karena anak saya belum stabil. Dan
yang memberi resume ke dokter singapura adalah dr.tonam sps. Apa yang
ditulis dalam resume itu???? Karena dari keterangan suster (kami bertanya
kesuster) anak saya keadaan stabil, layak terbang dan yang kami carter
adalah pesawat khusus. Detak jantung anak saya pada tgl

14/4 102 dan pada tgl 15/4 82, memang menurun diangka 82 tapi ternyata angka
82 itu adalah normal (itu baru kami ketahui pada tgl 19/4,dari seorang teman
yg pernah mengalami koma & dibawa kesingapura). Jadi, mengapa anak kami
ditahan?????? Apakah karena gengsi tidak bisa menyembuhkan anak saya atau
karena uang? Karena ternyata dari kabar yang saya dengar kalo seorang pasien
diopname dirs.gleni dan apabila akan dibawa keluar pasti dibilang tidak
stabil, ditahan dengan bermacam-macam alasan. Apakah seorang pasien itu
dianggap pohon uang,jadi ditahan. Dimana kode etik seorang dokter yang telah
diminta sumpahnya????



Tgl 15/4 anak saya dilakukan MRI untuk melihat secara jelas tumor
otaknya,dan pelaksanaan MRI memakan waktu hampir 2 jam lebih????



Tgl 18/4 2009

kami meminta dr.iskandar japardy spbs untuk melihat anak kami

(rekomendasi dari dokter singapura), katanya dilihat dari perkembangan anak
saya tumor otaknya jinak dan dapat dilakukan operasi dimedan,gak perlu sampe
keluar negeri,operasi cuma makan waktu 2 jam katanya. Dan yang melakukan
operasi dr.govar dan kalau diminta ia pun mau membantu.

Jadi kami diminta diskusi apakah mau dilakukan operasi. Tetapi apa yang
dikatakan dr.iskandar japardy spbs kepada dokter singapura? Katanya anak
saya kena kanker,gak bisa ditolong lagi. jadi,apa maksud perkataannya kepada
kami ia bisa operasi,tapi yang dikatakannya ke dokter singapura dibilang
tidak bisa lagi?????



Sorenya anak kami dilakukan tes EEG, padahal menurut teman kami yg
sebelumnya pernah koma, seharusnya dari awal tes tersebut telah dilakukan.
Jadi bisa tau langsung apakah otak anak saya masih berfungsi atau tidak. Dan
pada saat anak kami dilakukan tes EEG petugasnya mungkin tidak bisa, hal ini
diketahui dari teman saya yg masuk keruang icu untuk melihat ibunya yang
kebetulan disebelah kamar anak saya.

Katanya petugas angkat hp dan keluar bicara, padahal saat peralatan belum
dijalankan kami yang sebelumnya diruang icu memakai hp diusir katanya
radiasi, tapi kenapa petugas memakai hp dan menurut si teman saat melakukan
tes EEG disingapura petugas sama sekali tidak boleh keluar. Dan kami
menunggu pelaksanaan tes ini selama lebih kurang 1 jam, sedang disingapura
cuma ½ jam saja.





Tgl 19/4-2009

karena kami sudah tidak tahan lagi, maka kami memaksa untuk

membawa anak kami kesingapura. Kami mencari dokter lain dari singapura, dan
katanya pesawat yang membawa anak saya menjamin tidak akan terjadi masalah
karena pesawat sudah seperti ruang icu.(kata dokter medan tidak bisa dibawa
terbang???)



Dan ternyata benar, anak saya sampai dengan selamat disingapura (padahal
saat terbang detak jantung anak saya 76), dan begitu sampai dirs.mount
Elizabeth , anak saya lagsung ditangani (tidak bicara prosedur,langsung
melakukan penyelamatan dulu). Dari sana kami baru tahu begitu parahnya
pelayanan dirs.gleni yang katanya terbaik dikota medan . Paru2 anak saya 1
dibuat rusak oleh dokter medan , tapi dokter

singapura bisa menanganinya.



Tgl 20/4-2009

pagi2 sekali dokter anak singapura sudah memberitahu kepada kami bahwa paru2
anak saya sudah baik,tinggal masalah tumor diotaknya. Kemudian suster yang
membersihkan anak saya sangat terkejut melihat hidung anak saya kotor, tidak
pernah dibersihkan, penuh dengan susu basi (waktu dirs.gleni anak

saya minum susu melalui selang dihidung). Paru2 anak saya penuh dengan
sekret yang jarang disedot oleh suster dimedan (dan memang benar selama
dipesawat anak saya sering disedot sekretnya oleh dokter singapura yang
memang datang dengan pesawat khusus).





Tgl 21/4-2009

dilakukan ct scan ulang disingapura yang hanya memakan waktu

lebih kurang 15 menit. Dan diketahui anak saya terlambat itolong

(bukan tidak bisa ditolong lagi). Seandainya pada tanggal 15/4 kami bisa
sampai disingapura mungkin anak saya masih bisa tertolong.



Tanggal 24/4-2009

anak saya berpulang kepada Tuhan. Berarti, anak saya selama dirs.gleni
kondisi stabil, karena anak saya mampu bertahan selama 5 hari disingapura.
Mengapa dikatakan tidak stabil, tidak bisa diterbangkan???



Pelayanan suster dimedan sangat parah. Pernah 1 kali kami memaksa masuk
keruang icu untuk melihat anak saya, ternyata anak saya mukanya sudah pucat
kurang oksigen, karena selang oksigen lepas.. Dan suster2 disana tidak tahu,
rupanya mereka ada pergantian shift dan pergantian shift dilakukan sambil
bercanda, sampai2 anak saya selang oksigen lepas pun tidak tahu.



Kalau seandainya dokter dimedan tidak bisa menangani anak saya, seharusnya
dari awal diberitahu (ada pasien yang menjalani bedah otak dipenang yang
memberitahu bahwa dimedan tidak ada dokter yang bisa menangani bedah otak
jadi kalau bisa dibawa keluar aja).



Kami tidak pernah menyesali yang telah terjadi, tapi ini merupakan suatu
pengalaman & pembelajaran bahwa dokter di Indonesia (waktu disingapura ada
pasien dari Jakarta & Kendari berbagi cerita, katanya dokter mereka sudah
angkat tangan tapi tetap tidak memberi izin keluar, akhirnya mereka memaksa
untuk terbang) khususnya dimedan mungkin tidak melihat nyawa seseorang, yang
dilihat hanya gengsi dan uang saja.

Bayangkan saja dokter2 yang kami pakai adalah dokter yang terkenal dimedan,
tapi tidak memegang kode etik seorang dokter yang tugas utamanya
menyelamatkan pasien, tapi malah menahan2 seorang pasien yang akan berobat
keluar negeri.





Posted by legacy

cc wa juga dirawat di Gleni 7 taon lalu, n ga tertolong juga...



Awalnya cuma gejala demam berdarah, tapi waktu malam kedua diopname, tiba2
kejang, padahal sorenya masi baik-baik ja n bisa ngejekin aku... Setelah itu
dimasukin icu, disuntik obat penenang (yang kata dokter singapura harusnya
ga boleh langsung disuntik obat tidur dosis tinggi kek gitu, tapi tanya nya
pun uda telat...) n setelah itu ga pernah bangun lagi... mungkin karena ga
bangun2, dokternya panik ato apalah trus dipasang infus n selang2 yang
panjang2 di dalam badan cc ku, liatnya aja uda ngeri, bukannya membaik malah
makin drop. Kondisinya cuma membaik sekali pas teman2 seklolahnya datang
jenguk dia di ruang icu, n itu juga saat terakhirnya membaik... Setelah
teman2nya pulang, cc wa berpulang ke sisi Nya...

Sebelum cc ku dirawat, aku duluan yang kena gejala demam berdarah, tapi aku
ngotot ga mau di opname... n sampe sekarang aku baik2 aja



Jadi mpe sekarang aku ga tau, emank uda kehendak yang Di Atas ato emank rs
nya yang ga beres



Posted by angel

saudara gw juga kejadian di rs.gleni.waktu itu da masalah ma
pencernaannya.dibawa ke gleni nginap.yg rawat dokternya gw lupa
namanya.katanya mesti dioperasi.saudara gw pikir kl operasi kan agak
berbahaya jd dia pilih ke Penang z.sampe penang dioperasi dah sembuh cuma
saudara gw gak bisa jaga makan akhirnya infeksi lg.jadi dibawa keluarganya
ke rs.gleni balik yg tangani sama dokternya.dokternya malah gak senang
katanya dah makan enak disana baru buang sampah disini.dah itu ntah disuntik
obat apa.dr itu kondisi saudara gw mulai drop.ampe dah lama gak baik2 jadi
keluarganya mindahin ke rs lain.tp akhirnya saudara gw gak ketolong juga



The above message is for the intended recipient only and may contain
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you
are not the intended recipient, you are hereby notified that any
dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment,
is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us
immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary.
Please delete the message and the reply (if it contains the original
message) thereafter. Thank you.



_____

Yahoo! Mail Sekarang Lebih Cepat dan Lebih Bersih.
<http://id.mail.yahoo.com> Rasakan bedanya!



------------------------------------

Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JUNI 2009.

KUPAS TUNTAS METODE CEPAT BACA!

Ada banyak metode cepat baca untuk Balita Anda. Semuanya menawarkan kemudahan. 
Namun manakah yang Anda pilih? Sebelum memilih, sebaiknya Anda kenali beberapa 
metode cepat baca terpopuler di majalah Parents Guide edisi Juni 2009.

Simak juga bahasan menarik lain :

- Boom Hypno: Trio Hypno yaitu Hypnobirthing, Hypnobreastfeeding dan 
Hypnoparenting mencoba menawarkan solusi alternatif untuk para orang tua plus 
rekonstruksi tiga metode tersebut step by step. 

- BONUS: Booklet Liburan Keluarga Cerdas : SMART VACATION 3 in 1

- Kenali 8 Gejala Flu Babi pada Anak

- Annisa Pohan: "24 Jam Tak Pernah Cukup" 

- Family Finance bersama Aidil Akbar: Manajemen By Amplop (MBA)

Beli juga Majalah HIPOO untuk Balita kesayangan Anda. HIPOO edisi Juni 2009 ini 
mengangkat tema "MAINANKU".

Info berlangganan hubungi: Emma di (021) 70408785, 527 7302Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JUNI 2009.

KUPAS TUNTAS METODE CEPAT BACA!

Ada banyak metode cepat baca untuk Balita Anda. Semuanya menawarkan kemudahan. 
Namun manakah yang Anda pilih? Sebelum memilih, sebaiknya Anda kenali beberapa 
metode cepat baca terpopuler di majalah Parents Guide edisi Juni 2009.

Simak juga bahasan menarik lain :

- Boom Hypno: Trio Hypno yaitu Hypnobirthing, Hypnobreastfeeding dan 
Hypnoparenting mencoba menawarkan solusi alternatif untuk para orang tua plus 
rekonstruksi tiga metode tersebut step by step. 

- BONUS: Booklet Liburan Keluarga Cerdas : SMART VACATION 3 in 1

- Kenali 8 Gejala Flu Babi pada Anak

- Annisa Pohan: "24 Jam Tak Pernah Cukup" 

- Family Finance bersama Aidil Akbar: Manajemen By Amplop (MBA)

Beli juga Majalah HIPOO untuk Balita kesayangan Anda. HIPOO edisi Juni 2009 ini 
mengangkat tema "MAINANKU".

Info berlangganan hubungi: Emma di (021) 70408785, 527 7302Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JUNI 2009.

KUPAS TUNTAS METODE CEPAT BACA!

Ada banyak metode cepat baca untuk Balita Anda. Semuanya menawarkan kemudahan. 
Namun manakah yang Anda pilih? Sebelum memilih, sebaiknya Anda kenali beberapa 
metode cepat baca terpopuler di majalah Parents Guide edisi Juni 2009.

Simak juga bahasan menarik lain :

- Boom Hypno: Trio Hypno yaitu Hypnobirthing, Hypnobreastfeeding dan 
Hypnoparenting mencoba menawarkan solusi alternatif untuk para orang tua plus 
rekonstruksi tiga metode tersebut step by step. 

- BONUS: Booklet Liburan Keluarga Cerdas : SMART VACATION 3 in 1

- Kenali 8 Gejala Flu Babi pada Anak

- Annisa Pohan: "24 Jam Tak Pernah Cukup" 

- Family Finance bersama Aidil Akbar: Manajemen By Amplop (MBA)

Beli juga Majalah HIPOO untuk Balita kesayangan Anda. HIPOO edisi Juni 2009 ini 
mengangkat tema "MAINANKU".

Info berlangganan hubungi: Emma di (021) 70408785, 527 7302Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JUNI 2009.

KUPAS TUNTAS METODE CEPAT BACA!

Ada banyak metode cepat baca untuk Balita Anda. Semuanya menawarkan kemudahan. 
Namun manakah yang Anda pilih? Sebelum memilih, sebaiknya Anda kenali beberapa 
metode cepat baca terpopuler di majalah Parents Guide edisi Juni 2009.

Simak juga bahasan menarik lain :

- Boom Hypno: Trio Hypno yaitu Hypnobirthing, Hypnobreastfeeding dan 
Hypnoparenting mencoba menawarkan solusi alternatif untuk para orang tua plus 
rekonstruksi tiga metode tersebut step by step. 

- BONUS: Booklet Liburan Keluarga Cerdas : SMART VACATION 3 in 1

- Kenali 8 Gejala Flu Babi pada Anak

- Annisa Pohan: "24 Jam Tak Pernah Cukup" 

- Family Finance bersama Aidil Akbar: Manajemen By Amplop (MBA)

Beli juga Majalah HIPOO untuk Balita kesayangan Anda. HIPOO edisi Juni 2009 ini 
mengangkat tema "MAINANKU".

Info berlangganan hubungi: Emma di (021) 70408785, 527 7302Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke