Dear mba Asti, 

 

Sebagai majikannya, mba sudah seharusnya kasih tahu bahwa panggilan spt
itu tidak sopan, harusnya memanggil bapak dan pakaian yg dipakai harus
sopan agar tidak terkesan sbg wanita murahan, kenapa dilakukan terus.
Dan dengan suami mesti kompak dulu, spy si pembantu tahu, bahwa mba &
suami sepaham, jadi dia tidak mencari belaan/perlindungan dari suami mba
& merasa menang/benar. 

 

Kalau si pembantu sudah dinasehati tidak menurut berarti mba harus
bersikap tegas keluarkan dia segera dgn baik2 (mengingat kerjanya baik)
krn berarti dia memposisikan dirinmya sbg ratu rumah tangga, sementara
ratu sebenarnya malaj jadi gerah di rumahnya sendiri & juga mencegah
hal2 yg tidak diinginkan (audzubillahi min dzalik)krn bagaimanapun mmg
dia orang luar & bukan muhrim jadi jangan sampai kita ketergantungan
mati dengannya. Kejahatan pembantu kan tidak hanya pada anak spt di
email2, bisa juga dengan mengganggu suami kita. Sinetron sj mengajari
bgmana pembantu bisa dapatkan majikan. Jadi jangan kaget kalo dia tiru2.

 

-been there done that - yg pembantunya dihamili pembantu depan komplek-

Muti

 

1.1. Re: Pembantu panggil suami 'Pa.. / Pah'

    Posted by: "triyono bambang" [email protected]
bambang_triyono

    Date: Sat May 30, 2009 8:22 pm ((PDT))

 

 

Halo Mama Rasha,

 

Hanya satu pertanyaan dari saya: apakah menurut Mama Rasha si mba itu
tergolong cantik/manis atau berpotensi mengganggu stabilitas/ketahanan
sikap dari suami Mama Rasha?

 

Kalau jawabnya ya, hanya Mama Rasha yang tahu harus melakukan apa. Saran
saya, lakukan lah semuanya dengan santun dan baik-baik. Pada dasarnya,
semua masalah bisa diselesaikan dengan baik-baik, tidak main emosi, main
pecat dan sebagainya. 

 

-bambang-

 

 

--- On Wed, 5/27/09, asti paramita <[email protected]> wrote:

 

From: asti paramita <[email protected]>

Subject: [parentsguide] Pembantu panggil suami 'Pa.. / Pah'

To: [email protected], [email protected]

Date: Wednesday, May 27, 2009, 11:15 AM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

    

            

            

 

 

      

       

Dear Moms,

 

Minta sharing-nya, dah kira2 sebulan ini pembantu-ku kl disuruh /
panggil suami

pasti 'ya pa.. or ya pah.. or pa..'

 

dan penekanan huruf "K" dibelakang kata 'PAK' gak pernah lg aku denger.

 

dah brp hr ini aku males dirumah. Kerja-nya sih bener, ngurus anak-ku jg
bener. Emang sering aku marahin gara2 'toket-nya' suka keliatan kl lg
nunduk atau mainan sm anak-ku.

Dia sih ngerti, tp ya itu td manggil-nya kok bikin aku sebel.

Suami dimarahin tp ya gitu-lah, alesannya gak pernah denger kl dipanggil
gt.

 

Gmn dong Moms..

Aku mau ngomong ntar dikirain cemburu, tp aku sebel denger kaa2 itu..

 

tolong ya.. thanks

 

mama Rasha

 

 

      

 

 

      

 

    

    

      

       

      

      

 

 

 

 

 

 

 

 

      

 

 

      

      

 

 

      

 

 

 

Messages in this topic (31)

________________________________________________________________________

1.2. Re: Pembantu panggil suami 'Pa.. / Pah'

    Posted by: "Indriyati Nurdin" [email protected]
indriyatinurdin

    Date: Sat May 30, 2009 8:24 pm ((PDT))

 

Dear Mom,

 

Rumah harus menjadi lingkungan yang bagus untuk anak-anak berkembang. A
happy mother is a happy family. Kalo Mom nggak bahagia dengan kondisi
yang sedang dialami, menurut saya pembantunya diberhentikan saja. Temen
saya pernah punya pembantu yang nggak sekedar centil, tapi sampe
betul-betul terlihat mencoba menggoda suaminya. Sampai-sampai temen saya
itu stress n sewaktu melahirkan bayinya dia melihat wajah bayinya
seperti pembantunya itu saking stresnya. N jadinya dia nggak mau nyusuin
bayinya. Wah perlu bantuan kyai untuk nyembur dia tuh waktu itu. Maaf ya
Mom, bukan nakutin. Tapi kisah teman saya itu semoga jadi pelajaran buat
kita semua untuk betul-betul menjaga istana kita dari segala pengaruh
buruk. 

 

Regards,

Indri

 

 

 

 

 

________________________________

From: wie_0176 <[email protected]>

To: [email protected]

Sent: Thursday, 28 May, 2009 9:53:36

Subject: [parentsguide] Re: Pembantu panggil suami 'Pa.. / Pah'

 

 

 

 

> Dear Moms,

>  

> Minta sharing-nya, dah kira2 sebulan ini pembantu-ku kl disuruh /
panggil suami

> pasti 'ya pa.. or ya pah.. or pa..'

>  

> dan penekanan huruf "K" dibelakang kata 'PAK' gak pernah lg aku
denger.

>  

> dah brp hr ini aku males dirumah. Kerja-nya sih bener, ngurus anak-ku
jg bener. Emang sering aku marahin gara2 'toket-nya' suka keliatan kl lg
nunduk atau mainan sm anak-ku.

> Dia sih ngerti, tp ya itu td manggil-nya kok bikin aku sebel.

> Suami dimarahin tp ya gitu-lah, alesannya gak pernah denger kl
dipanggil gt.

>  

> Gmn dong Moms..

> Aku mau ngomong ntar dikirain cemburu, tp aku sebel denger kaa2 itu..

>  

> tolong ya.. thanks

>  

> mama Rasha

> 

 

 

 

 

 

      

 

 

 

Messages in this topic (31)

________________________________________________________________________

1.3. Re: Pembantu panggil suami 'Pa.. / Pah'

    Posted by: "triyono bambang" [email protected]
bambang_triyono

    Date: Sat May 30, 2009 8:24 pm ((PDT))

 

 

Halo Mama Rasha,

 

Hanya satu pertanyaan dari saya: apakah menurut Mama Rasha si mba itu
tergolong cantik/manis atau berpotensi mengganggu stabilitas/ketahanan
sikap dari suami Mama Rasha?

 

Kalau jawabnya ya, hanya Mama Rasha yang tahu harus melakukan apa. Saran
saya, lakukan lah semuanya dengan santun dan baik-baik. Pada dasarnya,
semua masalah bisa diselesaikan dengan baik-baik, tidak main emosi, main
pecat dan sebagainya. 

 

-bambang-

 

 

--- On Wed, 5/27/09, asti paramita <[email protected]> wrote:

 

From: asti paramita <[email protected]>

Subject: [parentsguide] Pembantu panggil suami 'Pa.. / Pah'

To: [email protected], [email protected]

Date: Wednesday, May 27, 2009, 11:15 AM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

    

            

            

 

 

      

       

Dear Moms,

 

Minta sharing-nya, dah kira2 sebulan ini pembantu-ku kl disuruh /
panggil suami

pasti 'ya pa.. or ya pah.. or pa..'

 

dan penekanan huruf "K" dibelakang kata 'PAK' gak pernah lg aku denger.

 

dah brp hr ini aku males dirumah. Kerja-nya sih bener, ngurus anak-ku jg
bener. Emang sering aku marahin gara2 'toket-nya' suka keliatan kl lg
nunduk atau mainan sm anak-ku.

Dia sih ngerti, tp ya itu td manggil-nya kok bikin aku sebel.

Suami dimarahin tp ya gitu-lah, alesannya gak pernah denger kl dipanggil
gt.

 

Gmn dong Moms..

Aku mau ngomong ntar dikirain cemburu, tp aku sebel denger kaa2 itu..

 

tolong ya.. thanks

 

mama Rasha

 

 

Mutia A. Wisnu

Manager

IndoPacific Edelman

Recapital Building, 3rd Fl.

Jl. Adityawarman Kav. 55

Kebayoran Baru, Jakarta 12160 

Indonesia

 

Phone: +62 21 721 59000

Fax: +62 21 727 86980

Mobile: +62 812 9474849

Email:[email protected] 

 

 

 

IndoPacific Edelman commenced operations in 1993, and is Indonesia's
largest public relations firm, with over 114 fulltime employees.
IndoPacific Edelman specializes in 6 business practice areas: Financial
& Investor Relations; Healthcare; Corporate; Public Affairs/Government
Relations; Technology; and Brand PR.  In addition, IndoPacific Edelman
has expertise in Litigation PR; Political Counsel, Issues and Crisis
Management; Shariah Marketing, Research, Creative Services, Media
Monitoring, Training, and Event Management. For more information, visit 
www.indopacedelman.com <http://www.indopacedelman.com> 

 

Driving Public Engagement.

 

About Edelman:

Edelman is the world's leading independent public relations firm, with
over 3,200 employees in 54 offices worldwide. Edelman was named PRWeek's
"2008 Large Agency of the Year," Holmes Report's "2008 Global Agency of
the Year," and listed as top-10 firm in Advertising Age's "2007 Agency
A-List," the first and only PR firm to receive this recognition. In
2007, CEO Richard Edelman was honored as Agency Executive of the Year by
Advertising Age and "Most Powerful PR Executive" by PRWeek. For more
information, visit www.edelman.com <http://www.edelman.com> 

 

   Edelman kindly reminds you to consider the environment before
printing this email or attachments.

 

 

 

<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

Kirim email ke