Moms, sy mau sharing aja nich. Anak saya 3,5 taon. Beberapa bln yg lalu dia mengalami batuk, sy bw ke dsa, dikasi puyer ama antibiotik. Sampe obatnya hbs, msh batuk. Sy bw lagi ke dsa tsb. Disuruh cek darah, trus kata dsanya, sel darah putihnya diatas normal, yg artinya kuman di tbhnya itu byk. Disuruh opname, krn kata dsa nya hrs diinfus dgn antibiotik yg lbh keras lg. Sy kaget, masa iya krn batuk, hrs sampe opname di rs. Kebetulan dsa itu praktek di rs. Krn bingung, sy dan suami oke aja kalo anak diopname. Kebetulan hr itu kamar vip nya jg udah penuh, kita bilang mau ke rs laen aja. Tengah jln, sy berubah pikiran, tanya pendapat dokter laen dulu. Trus sy bw ke dr umum langganan. Dr tsb baca hsl tes darahnya, katanya klo batuk memang sel darah putihnya agak naik. Dikasi puyer dan antibiotik jg...sembuh. Apa benar ya kalo batuk hrs diopname di rs dan diinfus dgn antiobiotik yg lbh keras? Sorry kalo kepanjangan dan ada kata2 yg krg berkenan. :) Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: arianti arianti <[email protected]> Date: Wed, 1 Jul 2009 21:31:54 To: <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; [email protected]<[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]> Subject: [parentsguide] (INFO) ANTIBIOTIK Tentang antibiotik... Antibiotika adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desifektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup. Tidak seperti perawatan infeksi sebelumnya, yang menggunakan racun seperti strychnine, antibiotika dijuluki "peluru ajaib": obat yang membidik penyakit tanpa melukai tuannya. Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan Setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut. Antibiotika oral (yang dimakan) mudah digunakan bila efektif, dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadangkala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep. (diambil dr id.wikipedia.org) ==== Yg bisa disimpulkan dr keterangan ttg antibiotik diatas adalah bhw tdk semua penyakit bisa disembuhkan dgn pemberian antibiotik. Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya. Jd, klo ga perlu antibiotik buat apa minum antibiotik? Betul kan moms.. Pemakaian antibiotik harus rasional.. Berikut bbrp penyakit yg tdk memerlukan antibiotik: Radang / Inflammation - Itis, Demam, Flu, Batuk (pada anak, batuk umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau alergi shg tdk memerlukan antibiotik), dll. Semoga bermanfaat.. Salam,Arianti (Mamanya Hana n Sarah)http://www.lollypopkidzshop.com

