Dear moms,
 
Setuju banget agar anak bawa bekal rumah ke sekolah.
 
Anak pertama saya, Carol (saya panggil Kakak), 3 tahun 10 bulan akan masuk TK 
minggu depan. Saya rencanakan untuk sarapan dan minum susu dulu di rumah, 
menunya ya seperti sehari-harinya ... sebisa mungkin terpenuhi 4 sehat 5 
sempurna nya. Dan untuk bekal ke sekolah rencananya akan saya siapkan 1 tangkap 
roti (isi variasi setiap hari ... kakak sih sukanya cuma isi meisis, selai 
coklat dan gula), 1 bungkus biskuit (variasi setiap hari), 1 bungkus bolu 
(variasi setiap hari), 1 kotak susu (variasi setiap hari) dan air putih. Paling 
nanti rotinya akan saya ganti dengan kentang goreng dan sosis atau kentang 
goreng dan nugget.
 
Masalahnya Kakak itu makannya lama sekali ... paling tidak memakan waktu 
sejam-an ... kadang frustasi deh saat memberi kakak makan ... jadi saya harus 
ekstra memberinya sarapan lebih pagi lagi ... bagi moms yang punya 
solusinya agar anak makannya gak lama ... bagi tips nya dong ...
 
Selama bbrp hari dalam 2 minggu ini sudah latihan sih bangun ekstra pagi, masak 
ekstra pagi serta latihan buat kakak persiapan sekolah ... nah dari bbrp kali 
latihan ini ... timingnya pas terus sih ... kakak tidak terlambat sekolah ...
 
Waduh sori dori stroberi nih ya moms ... maunya reply soal jajanan anak ... kok 
malah curhat anak mo sekolah ...
 
Sukses semua untuk para Ibu ...
 
Lynn
Mamanya Carol & Clara ...
 
 



--- On Sun, 7/5/09, Elen Putra <[email protected]> wrote:


From: Elen Putra <[email protected]>
Subject: [parentsguide] jajanan anak tercemar e-coli.
To: [email protected], [email protected], 
[email protected]
Date: Sunday, July 5, 2009, 2:10 PM











Sebentar lagi anak2 back to school, selain perangkat tulis menulis , tentunya 
kita juga siapkan bagaimana makan mereka selama di sekolah.  Ini ada artikel 
untuk menambah wawasan kita mengenai jajanan anak. Bawa dari rumah memang 
paling best...!
 
JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagian besar jajanan anak sekolah di Jakarta Barat 
tercemar bakteri E-coli, bahkan berapa mengandung bahan kimia berbahaya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat pada 
Juni ini menujukkan, dari 92 sampel jajanan sekolah yang diteliti, 46 persen 
mengandung bakteri Escherichia coli atau E-coli. Uji zat pewarna terhadap 63 
sampel memperlihatkan, 51 persen mengandung zat pewarna sintetis, bahkan ada 
tiga sampel yang menggunakan rhodamin B, zat pewarna yang tidak diizinkan untuk 
makanan. Zat pewarna ini biasanya digunakan untuk pewarnaan tekstil.

Sementara hasil uji untuk penggunaan bahan pengawet menunjukkan, dari 63 sampel 
yang diuji, 11 persen menggunakan pengawet yang dilarang untuk makanan: 
rinciannya tiga sampel mengandung formalin dan empat sampel menggunakan 
salisilat. 

"Hasil penelitian ini kami umumkan agar masyarakat menjadi lebih waspada," kata 
Yenuarti Suaizi, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Rabu (24/6). 

Menurut Yenuarti, bakteri E-coli ditemukan di jajanan berbentuk minuman seperti 
es sirup dan minuman sejenis. Zat pewarna terdapat pada makanan kecil seperti 
Chiki atau makanan berwarna terang lain. Sementara pengawet ditemukan pada 
makanan jenis bakso atau sosis. 

Jajanan bisa tercemar bakteri antara lain karena proses pengolahan yang tidak 
higienis, tempat penyajian yang terkontaminasi serangga dan debu, serta 
perilaku penjaja yang kurang memperhatikan kebersihan, seperti mengambil 
makanan menggunakan tangan, melayani pembeli sambil berbicara.

Makanan yang tercemar bakteri E-coli bisa menyebabkan diare. Sementara, zat 
pewarna bersifat karsinogenik dan dalam jangka panjang dapat memicu penyakit 
kanker, demikian juga dengan penggunaan bahan pengawet seperti formalin.

Wali Kota Jakarta Barat Djoko Ramadhan mengimbau para orangtua yang mempunyai 
anak usia sekolah agar mengawasi anaknya. "Lebih baik membawa bekal sendiri 
dari rumah, karena selain terjamin kebersihannya, makanan dari rumah juga 
terjamin kesehatannya, " kata Djoko.
 
 
  
Mau kerja di rumah? sambil jaga anak?
check it out : www.penghasilan- extra.co. cc
 
Sembari online-sembari dapat komisi
 http://www.komisigr atis.com/ ?id=vinashad
 
from the bottom of my heart 
Elen Halim-Putra


















      

Kirim email ke