hehehhe puyeng jg ya... lagi mikir , ditegor aja kali ya.. prt saya jg begitu.. di mobil waktu pergi telp2an tp mungkin saya sering menampakan muka ga suka, kalau ber-hp ria sewaktu menemani anak saya bermain.. jadi skarang sepertinya prtnya mengerti dan membatasi telpnya, jadi telp sewaktu dia sudah selesai dengan pekerjaannya *sorry ga membantu
--- On Tue, 7/7/09, dedy herdiyono <[email protected]> wrote: From: dedy herdiyono <[email protected]> Subject: [parentsguide] Dampak Negatif HP To: [email protected] Date: Tuesday, July 7, 2009, 3:57 PM Pa Kabar Ayah dan Bunda Saya Mo Sharing Nih Beberapa Bulan yang lalu PRT saya menyampaikan keinginannya untuk membeli HP, awalnya saya tidak keberatan ketika PRT saya ingin memiliki HP, dia minta rekomendasi saya HP mana yang bagus, lalu saya merekomendasi merk X yang simple pemakaiannya. Kemudian dia bersama temannya membeli HP itu di Mal dekat rumah, setelah HP dibeli ia kasih tahu ke saya dan tanya cara pemakaianya, maklum baru pertama punya HP jadi masih gaptek, istri saya tanya harga HPnya , ia kasih tahu Rp. 1,2 juta, karena istri saya kasihan kemudian istri saya membantu dengan memberi uang Rp. 200 ribu. Setelah saya ajari pemakaiannya ia langsung bisa memakainya. Pada sebulan pertama pemakaian HP masih wajar, dan saya senang karena saya sekarang tidak pernah lagi terima telpon dari teman atau saudaranya lewat telpon rumah. Tapi beberapa bulan kemudian s/d skrg saya mulai terganggu dengan pemakaian HPnya, karena ia bertelepon tidak kenal waktu, pernah saya suatu saat bangun tengah malam u/ ke toilet, saya mendengar ada suara cekikikan ternyata prt saya sedang bertelepon ria dengan speaker hp dinyalakan, dan juga ketika kami sekeluarga bepergian dengan mobil kami kerap ia menerima telpon, saya jadi risih mendengarnya. Dampak dari sering ia ber HP ria ditengah malam ialah bangunnya sekarang selalu siang, jika istri saya tidak memanggilnya ia belum bangun, dan ia sering kena flu.Suatu kali saya nasehati agar ia membatasi teleponnya, hal ini untuk menjaga kesehatannya, karena jika ia setiap malam begadang akan membuat ia sakit dan akan berdampak kepada anak-anak saya. Dan baru-baru ini saya perhatikan ia seperti kekurangan uang, dan mengajari anak saya yang umur 3 thn jika ada pesawat lewat untuk teriak " pesawat minta uang buat beli pulsa". Ternyata saat ini prt saya sudah punya 3 hp dengan operator berbeda, katanya untuk hemat pulsa, padahal ia setiap bulan harus mengisi ulang hp itu. Pernah saya rembuk sama istri apa kita ganti prt saja, tapi istri masih berat, karena susah mencari prt saat ini. Bagaimana ya cara mensehati prt seperti ini?

