Kami beserta keluarga turut berduka cita atas berpulangnya adinda Khonsa.... semoga Mommy Khonsa, diberi kesabaran...ketabahan serta kekuatan yang besar dalam menghadapi hidup kedepan. Amin
Wasalam, Bunda Jasmine & Khansa ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: MamaPreneur Online Store (MOS) <[email protected]>; [email protected] Sent: Thu, December 17, 2009 4:35:04 PM Subject: Re: [parentsguide] Trs: [asiforbaby] Re: Selamat Jalan Khonsaa', Anak, Guru dan Sahabat Terbaik Mama..(terimasih atas dukungan rekan-rekan) Turut berduka cita ya bu...pasti ada hikmah d balik semua kejadian yg menimpa kita,yang pasti Allah lebih menyanyanginya. .. Redard Bunda dinda&ica http://bossluarbias a.com/?id= lindarahmawati Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ From: "MamaPreneur Online Store \(MOS\)" <mamapreneur@ ymail.com> Date: Thu, 17 Dec 2009 06:07:54 +0000 To: ParentsGuide<parentsguide@ yahoogroups. com> Subject: Re: [parentsguide] Trs: [asiforbaby] Re: Selamat Jalan Khonsaa', Anak, Guru dan Sahabat Terbaik Mama..(terimasih atas dukungan rekan-rekan) Mommy Khonsa, yang tabah dan sabar ya.....semoga arwah adinda diterima disisiNya, amin.... Mami Anne-Sophie http://www.mamapren eur.multiply. com mamapreneur@ ymail.com ¤sent from my isatbb¤ ________________________________ From: Tina Setiawan <aod...@yahoo. com> Date: Wed, 16 Dec 2009 04:50:01 -0800 (PST) To: <parentsguide@ yahoogroups. com> Subject: Re: [parentsguide] Trs: [asiforbaby] Re: Selamat Jalan Khonsaa', Anak, Guru dan Sahabat Terbaik Mama..(terimasih atas dukungan rekan-rekan) dear mommy, turut berduka cita mom, semoga di beri ketabahan buat mom n keluarga cheers, mom adventius --- On Tue, 12/15/09, ema kusmiati <ema_cut...@yahoo. com> wrote: >From: ema kusmiati <ema_cut...@yahoo. com> >Subject: [parentsguide] Trs: [asiforbaby] Re: Selamat Jalan Khonsaa', Anak, >Guru dan Sahabat Terbaik Mama..(terimasih atas dukungan rekan-rekan) >To: "bk" <bayi-k...@yahoogrou ps.com>, "pg club" <parentsguide@ yahoogroups. >com> >Date: Tuesday, December 15, 2009, 8:10 PM > > > > >dari milis sebelah..... > >> Selasa, 17 Juli 2001, jam 10.10wib engkau hadir di tengah kehidupan kami >> nak. Sempurnalah rasanya mama menjadi seorang wanita dengan kelahiranmu. >> >>> >>> Engkau kami beri nama Khonsaa' Al Anshoriyah. Khonsaa' adalah nama seorang >>> sahabat Rosul wanita yg merelakan ke3 anaknya mati syahid di peperangan, >>> hingga akhirnya beliaupun ikut syahid. >>> Al Anshoriyah, kami pilihkan menjadi nama belakangmu dg harapan engkau >>> termasuk ke dalam golongan orang-orang yg gemar menolong layaknya kaum >>> anshor. >>> >>> Dari balita, engkau sudah menjadi tempat mamamu curhat, entah engkau paham >>> atau tidak setiap ada kegundahan engkau bantu meringankannya dengan jalan >>> mendengarkan nak. Itulah sebabnya engkau menjadi salah satu Sahabat Terbaik >>> mama. Kau tenangkan mama, kau hapus airmata mama setiap mama menangis krn >>> rindu dg alm opamu. Dengan lembut kau bisikan di telinga mama "jangan sedih >>> ma"..lalu engkaupun memeluk mama. >>> >>> Sebagai anak pertama, engkau menjadi sekolah sekaligus guru bagi mama. >>> Bagaimana naluri keibuan mama terasah dg keberadaanmu. Engkau mengajarkan >>> pada mama bahwa kesabaran tidak berbatas, walau sebagai manusia sering >>> sabar itu hilang. Engkau ajarkan pada mama, bahwa kasih sayang, kehangatan >>> dan kejujuran akan berakhir dg ketiganya pula. Kau ajarkan bahwa, ibu >>> adalah guru pertama sekaligus terbaik bagi anak-anaknya. Itu sebabnya >>> papamu meminta mama untuk tetap di rumah menemani engkau dan adik-adikmu. . >>> >>> Ketika adik-adikmu lahir, di usia yg masih sangat muda, engkau berubah >>> menjadi sosok kakak yang begitu dewasa, banyak mengalah, walau kami >>> orangtuamu tahu hal itu berat engkau lakukan. Kami sering memberimu >>> tanggung jawab "titip ade-ademu ya mba" setiap mama dan papamu pergi, walau >>> di rumah ada yang lain. Kau tunaikan amanah kami dg memberi laporan singkat >>> jelas dan padat apa yg terjadi saat mereka ditinggal. Apabila ada mainan >>> atau bukumu yg dirusak oleh adikmu, yang kau lakukan hanya menangis dan >>> mengadu pada mama, dengan harapan mama akan memperbaikinya. .itu sering >>> kita bersama. >>> >>> Engkau buat kami bangga dengan keistiqomahanmu untuk mengenakan jilbab di >>> usia 6 tahun, walau engkau hanya seorang diri yg melakukannya di kelasmu. >>> Kau butikan kecerdasanmu dg hasil IQmu yg sangat jauh di atas rata-rata dan >>> prestasimu sebagai juara kelas. Ternyata, kebanggaan ini juga dirasakan >>> oleh eyang mama dan eyang papa, oma dan bude pakde juga om kamu nak. Mama >>> sering tidak segan-segan berkata bahwa "mama banggamu nak". >>> >>> Al Anshoriyah, engkau betul-betul anak yg gemar menolong. Terbukti dari >>> cerita guru-gurumu bahwa engkau tidak segan-segan menolong temanmu yg >>> kesulitan dalam belajar, walau resikonya ditegur oleh gurumu. Bahkan suatu >>> waktu, nilaimu dikurangi karena dengan ikhlasnya soal ujian temanmu kau >>> kerjakan dari awal hingga selesai. Ingat nak..betapa marahnya mama ketika >>> tahu kejadian itu, namun di sisi lain mama melihat sikap rela berkorbanmu >>> yg begitu tinggi. >>> >>> Saat kita pindah, dari Jakarta ke Bandung, engkau terlihat sedih karena >>> harus meninggalkan sahabatmu, namun sekaligus gembira setelah mendengarkan >>> cerita mama bahwa kelak kamu akan mendapat teman-teman baru dg bahasa yg >>> tidak biasa, Bahasa Sunda. Ingat Khonsaa' ketika tanpa engkau sadari caramu >>> dan adikmu berbicara mulai berubah dan menjadi bahan becandaan sepupumu di >>> jakarta...? Itu membuktikan betapa dirimu mudah bergaul nak. Mama juga >>> bangga padamu ketika seorang walimurid menceritakan bahwa menurut anaknya, >>> kamu adalah "the coolest girl in the class" karena wawasanmu yg luas. Dari >>> masalah gadget, pelajaran, poppin (satu bentuk tarian ), music, >>> buku-buku..begitu banyak yg kau ketahui nak. Engkau memang canggih nak..! >>> >>> Saat teman-teman seusiamu masih belum kenal dunia komputer dan online, kamu >>> sudah begitu akrab dengan keduanya. Niatmu punya Facebook dan akrab dengan >>> dunia online engkau ceritakan dalam rangka "jangan mau jadi gaptek". Engkau >>> buat blog pribadi saat usiamu masih 7tahun. >>> Padahal, yg engkau lakukan hanya mengamati papamu yg sedang asyik dengan >>> pekerjaannya. >>> Sering sekali engkau cerita ke mama hasil brosingmu ke beberapa web hanya >>> untuk membedakan "akar tunggal dan akar serabut". >>> Kau buktikan, bahwa dunia online seharusnya memang digunakan u hal-hal yang >>> bermanfaat.. >>> >>> Sebagai mama, banyak sekali kesalahan yg mama perbuat padamu nak, bahkan >>> tidak terhitung..Kemaraha n yang kadang melampau batas, ketidaksabaran yang >>> sebenarnya masih sangat bisa ditahan. >>> Ketika mama menangis menyesal bila memarahimu dan adikmu, yang kau ucapkan >>> hanya "nggak apa-apa ma". Ingat nak, ketika mama menyusui adik-adikmu >>> engkau berada di dekat mama sambil engkau bertanya "aku dulu nyusu juga >>> ngga ma". Seketika itu juga mama tidak mampu menahan tangis, sembari >>> berucap "itu salah satu kebodohan mama nak, maafkan mama krn mama tdk >>> menyusuimu". Mama ceritakan alasannya bahwa luka yg ada tdk mampu mama >>> tahan. Lagi-lagi engkau menghibur mama dg berucap "nggak papa ma, yang >>> penting sudah usaha". >>> >>> Salah satu kesalahan mama terbesar padamu ialah tanggal 13 Desember 2009. >>> Hanya karena keletihan yang sebenarnya masih bisa mama tahan, mama tidak >>> menemanimu dan adikmu yg pagi itu semangat sekali ingin berenang, dan >>> memang itulah tujuan kita menginap di hotel. Mama lebih milih berada di >>> kamar hotel dan membiarkanmu beserta papa dan kedua adikmu ke kolam renang >>> yg ketika itu memang ramai. Mba Rahmi dan Mba Siti, yang selama ini >>> membantu mama mengurus rumah juga ikut menemani kalian. Padahal engkaupun >>> belum terlalu mahir berenang nak, mama tahu ketakutanmu pada air yang kau >>> coba hilangkan sedikit demi sedikit. >>> >>> 30 menit kemudian papamu kembali ke kamar hotel dan, tidak lama telpon pun >>> berdering memberitahu bahwa engkau tenggelam... !!! >>> >>> Bagai tersambar petir, mama dan papa langsung menjerit dan lari menuju >>> kolam, namun engkau sudah dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak >>> sadarkan diri. >>> >>> Sekelebat terlintas rasa marah dan was-was silih berganti.. >>> "Mana pool guard yang seharusnya menjaga kolam renang"..hanya itu kalimat >>> yang mama ucapkan seraya berlari ke arah kolam. >>> >>> Mama seorang guru renang nak, papamu mahir berenang. Mama bahkan sering >>> bercerita padamu kejadian-kejadian saat mama menolong beberapa orang yang >>> hampir tenggelam... >>> >>> Tapi.. >>> >>> Dimana mama, saat anak mama tenggelam, >>> Mana guru renang yang mahir berenang 4 gaya, dengan murid tak terhitung >>> jumlahnya..? ?. >>> Mana guru renang yg berkali-kali menolong orang yang bisa saja nyawanya >>> melayang di kolam renang...?? >>> >>> Mana....?? >>> >>> Allohu akbar..dalam perjalanan menuju rumah sakit di kepala mama yang ada >>> hanya rasa sesal.. >>> Inikah teguran atas kesombonganku ya Alloh?" >>> Sebegitu sombongkah aku hingga Engkau mengujiku seberat ini? >>> >>> Dan...hari itu Alloh menunjukkan kuasaNya.. >>> Mama menemuimu di ruang UGD ketika engkau telah terbujur kaku nak. Seketika >>> itu dunia terasa gelap, aliran darah seakan terhenti..melihat sesosok tubuh >>> tertutup kain putih... >>> >>> Ya Alloh..Ya Robbi..Ya Rohman..Ya Rohim, inilah saatnya Engkau ambil >>> titipanmu yg pernah Kau tanamkan dalam rahimku. >>> >>> Dunia seakan berhenti berputar..rasanya tidak percaya hingga mama liat >>> tanda lahir di lengan kirimu, bekas luka kecil cacar di hidungmu, tahi >>> lalat di telingamu dan sekujur badanmu yg mama hafal bentuknya satu persatu >>> karena kamu anak mama.. >>> >>> Mama segera memeluk jasadmu nak, tanpa berpikir lagi apakah engkau dengar >>> atau tidak, hanya kata maaf yg mampu mama ucapkan di telingamu. Dada ini >>> terasa sesak menahan sebuah beban yg terasa seperti sebuah gunung yang >>> sangat besar. >>> >>> Sambil memandikan jenazahmu, mama bisikkan di telingamu bahwa, mama >>> buktikan kalau mama kuat menerima kepergianmu. Demi mengharap ridho Alloh >>> Azza Wajalla, mama tahan air mata dan rasa marah yang sebenarnya lebih >>> mudah bila diledakkan saat itu juga. >>> Demi meyakini akan syahidnya seseorang yang wafat karena tenggelam, mama >>> tahan emosi mama nak.. >>> Demi meyakini, bahwa engkau akan menjadi hijab api neraka bagi orang tuamu >>> yang kotor ini, mama tahan dorongan ingin menjerit sekeras-kerasnya. >>> >>> Engkau penuhi janjimu nak.. >>> Al Anshoriyah, Engkau gemar menolong saat masih hidup. Dan, engkau tolong >>> kami dengan kepergianmu. >>> >>> Banyak sekali janji mama padamu nak, hadiah sepeda BMX bila engkau juara >>> kelas lagi, jalan-jalan ke dufan dan menaiki semua wahana krn kini engkau >>> sudah tinggi, latihan renang intensif selama liburan nanti..., bermain >>> hujan bertiga adikmu, menyambangi sahabat-sahabat dan guru-gurumu di >>> Jakarta..namun, semua itu tinggal janji... >>> >>> Engkau tunaikan janjimu...tapi pada siapa mama tunaikan janji-janji mama >>> nak..? >>> >>> Cita-cita kami orang tuamu ingin merawat dan mendidikmu hingga dewasa, >>> digantikan dengan sebuah cita-cita mulia yg tak mampu kami ucapkan, >>> mengharapkan kita semua bisa bertemu maut dengan kesyahidan. Kau tunaikan >>> itu semua nak.. >>> >>> Maafkan mamamu nak, yang tidak berada di dekatmu saat-saat terakhir >>> hidupmu. >>> Walau pedih, mama bersyukur karena telah dipercaya oleh Alloh menerima >>> amanah seorang gadis kecil yang sangat special di mata setiap orang yang >>> mengenalnya. >>> >>> Janji mama terakhir kalinya padamu anakku, mama akan kuat melepasmu walau >>> berat. Mama akan merawat kedua adikmu, mama akan menjadi ibu yang jauh >>> lebih baik dari sebelumnya. >>> >>> Bantu mama agar kuat nak, walau air mata penyesalan, kesedihan, kerinduan >>> ingin memelukmu tak mampu mama bendung. >>> Rasa sesal tidak menjadi ibu yang sempurna begitu hebatnya mama rasakan >>> hingga saat ini. >>> >>> Semoga Alloh Sang Ilahi Robbi, memaafkan semua kesalahan mama padamu. >>> >>> Mama sangat mencintaimu anakku.. >>> Mama sangat merindukanmu. .sahabatku. . >>> Mama bangga padamu..guruku. . >>> Mama akan kuat, demi janji mama padamu..syahidahku! >>> >>> Selasa, 15 Desember 2009 >>> elona melo binti tomela arief >>> mama bagi Khonsaa'-Zainab- Tholhah >>> Powered by Telkomsel BlackBerry® >>> >> >> > ________________________________ Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. >Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!

